Rossi Kritik MotoGP

Text : Suhartono | Photo / Video : Crash | Editor: Andi Wahyudi | 19 June 2018

SPORTKU.COM

Valentino Rossi kembali melontarkan kritikannya kepada Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP.

Pebalap asal Italia itu beranggapan jika kontrak para pebalap dengan tim untuk MotoGP 2019 dan 2020 mendatang diambil terlalu dini. Dimana sudah banyak para pebalap yang melakukan kontrak baru dengan tim hanya setelah 6 seri balapan.

Menurut Rossi, pengumuman tersebut menjadi yang paling konyol sepanjang musim. Kabar tentang bursa transfer pebalap MotoGP memang cukup mengagetkan publik. Seperti pada Rabu (6/6) lalu. Para pebalap dan tim secara serentak mengumumkan status mereka masing-masing.

Ada pengumuman dari Jorge Lorenzo yang secara resmi akan menggantikan posisi Dani Pedrosa di tim Repsol Honda. Sedangkan Ducati juga tak menunggu waktu lama untuk mengumumkan Danilo Petrucci sebagai pengganti Lorenzo dengan duetnya bersama Andrea Dovizioso.

Bagi Rossi, situasi Lorenzo dan Iannone adalah bukti bahwa tim-tim di MotoGP harus mengambil lebih banyak waktu sebelum memutuskan line-up mereka untuk musim berikutnya. "Itu salah bahwa mereka harus memutuskan kontrak sedini mungkin," buka Rossi.

Baca Juga
Menanti Debut Josh Herrin di WSBK Amerika 2018

"Situasi Iannone, Lorenzo, dan lainnya membuktikan bahwa semuanya diputuskan mungkin dalam tiga balapan pertama. Bagi saya, terlalu tergesa-gesa. Saya bahkan sudah menandatangani kontrak sebelum awal musim, tetapi saya pikir keputusan saya sedikit berbeda, mengingat saya memutuskan untuk tetap bersama melanjutkan balapan selama dua tahun lagi," jelas Rossi.

"Bagi pebalap lain yang berjuang untuk kursi penting, tentu saja masalah untuk memutuskan ini lebih awal. Lorenzo dan Iannone, ketika mereka menyadari dalam bahaya, mulai menjadi kuat, dan karena itu mulai menempatkan tim mereka dalam sedikit kesulitan."

"Akan menyenangkan untuk mengatakan kita mulai berbicara tentang tahun berikutnya hanya di bagian musim kedua. Tapi saya menyadari itu adalah hal yang sulit untuk dikendalikan," sambung Rossi.

Hingga kini, hampir seluruh slot pebalap telah terisi penuh dengan hijrahnya beberapa pebalap dari satu tim ke tim lainnya. Hanya ada dua kursi tim pabrik untuk 2019 yang masih tersisa, yaitu di Suzuki dan Aprilia. Semua kontrak pebalap dengan tim pabrik berlangsung dua musim, kecuari Danilo Petrucci yang hanya menyepakati kontrak satu musim dengan Ducati.

Baca Juga
3 Promotor Balap Motor Lintas Negara
Messi Gagal Eksekusi Penalti di Piala Dunia Rusia 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : Crash | Editor: Andi Wahyudi | 19 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Rossi Bajak Kepala Kru Vinales

Rossi Bajak Kepala Kru Vinales

MOTOGP
Tom Sykes Hengkang dari Kawasaki

Tom Sykes Hengkang dari Kawasaki

SUPERBIKE
Biang Kerok Kecelakaan Crutchlow

Biang Kerok Kecelakaan Crutchlow

MOTOGP
Yamaha MotoGP Resmi Berganti Nama

Yamaha MotoGP Resmi Berganti Nama

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company