Mengenal Hermann Tilke, Arsitektur Perancang Sirkuit Balap Formula 1 dan MotoGP

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 24 June 2018

SPORTKU.COM

Meskipun telah mendapat apresiasi dari FIA, namun karya terbaik dari Hermann Tilke kerap dikritik oleh sejumlah penggemar bahkan pebalap F1.

Sirkuit balap adalah sebuah fasilitas yang dibangun untuk balapan kendaraan. Kelayakan trek yang digunakan untuk sebuah balapan kelas dunia seperti Formula 1 dan MotoGP ini pembangunannya wajib mengacu pada Standards For Road Racing Circuits (SRRC) serta standar keselamatan yang tinggi.

Seorang arsitektur asal Jerman, Hermann Tilke yang ahli mendesain sirkuit Formula 1 dan Moto GP, kiprahnya di dunia balap sudah tidak diragukan lagi. Ia juga merupakan seorang mantan pebalap era 1980-an. Dirinya juga pernah mencicipi ajang VLN Endurance Racing dan 24 Hours Nürburgring.

Lulus sebagai sarjana teknik sipil, pria kelahiran 1954 silam ini mendirikan sebuah perusahaan bernama Tilke Engineering yang bergerak di bidang arsitektur olahraga balap. Proyek pertama yang dikerjakannya adalah merancang dan membangun jalan akses kecil di Sirkuit Nurburgring, Jerman.

Setelah itu, tawaran untuk merancang, membangun, dan merenovasi sirkuit balap mulai berdatangan. Tilke pun berhasil menyelesaikan sejumlah sirkuit papan atas seperti Sirkuit A1 Ring di Austria, Hockenheimring di Jerman, Sircuit de Catalunya di Spanyol, dan Fuji Speedway di Jepang.

Tilke selalu membuat sirkuit dengan pertimbangan topografi, kecepatan angin, infrastruktur, dan kualitas tanah. Maka tidak heran jika hasil karya dari tangan dinginnya banyak membuahkan kreasi yang ciamik dan diakui oleh banyak orang, salah satunya badan tertinggi balap mobil dunia, FIA.

Namun ternyata tidak semua hasil karya Hermann Tilke dianggap fantastis oleh kebanyakan orang. Melainkan ada juga beberapa yang mengkritiknya dan mengatakan bahwa sirkuit F1 buatan mantan pebalap turing ini membosankan. Seperti yang dikatakan oleh Adrian Sutil, seorang mantan pebalap F1 yang pernah berkiprah di tim Sauber.

Baca Juga :
Mengenal Lebih Dekat 21 Sirkuit F1 2018

Sutil mengeluhkan kondisi Sirkuit Abu Dhabi yang merupakan salah satu sirkuit paling sempurna yang pernah dilintasinya. Tapi menurut Sutil juga, sirkuit tersebut adalah yang paling membosankan. "Sirkuitnya cuma lurus dan sangat membosankan. Tapi saya mungkin tidak bisa mencela faktor keselamatannya seperti seharusnya sebuah sirkuit modern," kata Sutil.

Abu Dhabi yang jadi sasaran kritik Sutil adalah salah satu dari sejumlah sirkuit yang dilabeli 'Tilkedrome', yakni sirkuit hasil rancangan arsitek Jerman, Hermann Tilke. Selain Abu Dhabi, rancangan Tilke lainnya adalah Sirkuit Sepang di Malaysia, Sakhir Bahrain, Shanghai International Circuit, Istanbul Park Racing Circuit, Valencia Street Circuit, Marina Bay Street Circuit, Yas Marina Circuit, Korea International Circuit, Buddh International Circuit (India), dan masih ada beberapa lagi.

Sutil menyarankan agar sebelum mendesain sebuah sirkuit, arsitek sebaiknya berkonsultasi dulu dengan para pebalap. Harapannya, sebuah sirkuit akan memenuhi hasrat pebalap untuk lebih banyak memperlihatkan aksi.

"Saya pikir ini saatnya melibatkan lebih banyak pebalap karena kami sangat ingin banyak tikungan cepat, terlebih mobil F1 sangat bagus di sana. Itulah yang dirasa kebanyakan pebalap saat ini. Dan tentu saja, ada juga yang ingin sirkuitnya tetap memperhatikan keselamatan. Akan selalu ada perbedaan opini, tapi mayoritas dari kami ingin ada beberapa perubahan di sirkuit," pungkasnya.

Tilke juga merupakan otak di balik pembuatan Sirkuit Internasional Lippo Village, yang merupakan mantan sirkuit jalan raya pertama berstandar Internasional di Indonesia yang terletak di Kabupaten Tangerang. Kabarnya, Tilke juga dipilih sebagai desainer dari Sirkuit Jakabaring, Palembang untuk ajang MotoGP di Indonesia.

Baca Juga :
Kilas Balik Sirkuit Paul Ricard

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 24 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Cerita Di Balik Keberhasilan Anjasara

Cerita Di Balik Keberhasilan Anjasara

GYMKHANA
ISSOM Night Race Resmi Digelar

ISSOM Night Race Resmi Digelar

TOURING
Pengganti Alonso di McLaren

Pengganti Alonso di McLaren

FORMULA 1
Modal Iseng, Malah Dapat Piala

Modal Iseng, Malah Dapat Piala

DRAG RACE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company