Carmelo Ezpeleta, Dulu Ternyata Seorang Atlet Pelota

Text : Suhartono | Photo / Video : Sport.de | Editor: Andi Wahyudi | 3 July 2018

SPORTKU.COM

Carmelo Ezpeleta adalah sosok penting di balik kesuksesan Kejuaraan Dunia MotoGP.

Menjabat sebagai orang nomor satu di Dorna Sports yang merupakan penyelenggara MotoGP, namun Carmelo Ezpeleta dengan jabatannya sebagai CEO selalu tampil kalem. Pria yang lahir di Barcelona, Spanyol pada tahun 1946 silam ini sangat jarang memperlihatkan penampilannya dengan setelan jas dan dasi.

Ezpeleta akan lebih sering tampil dengan busana kemeja putih berhias logo Dorna di saku dada. Saat cuaca dingin, Ezpeleta akan memakai jaket ketimbang jas. Itulah sekilas tentang Ezpeleta yang sudah dikenal oleh para pecinta MotoGP di seluruh penjuru dunia.

Darah balap memang mengalir di tubuh Ezpeleta. Di mana Ezpeleta mulai bergabung dengan Dorna pada tahun 1991 silam. Pada waktu itu, perusahaan baru memiliki 7 karyawan. Sekarang, ada sekitar 300 orang. Sejak akhir 2012, Dorna juga membeli hak untuk World Superbike (WSBK), menjalankan dua kejuaraan balap jalan paling penting di seluruh dunia.

Ketertarikan Ezpeleta dengan dunia balap memang cukup tinggi. Dia adalah seorang bikers amatir. Justru lebih menonjol sebagai pemain pelota di Spanyol. Ezpeleta adalah juara lima kali pelota dari Spanyol dengan tim Catalan dua kali juara Catalonia.

Di ajang pelota, Ezpeleta mewakili Spanyol di berbagai turnamen internasional. Ezpeleta, sebagai seorang olahragawan pelota juga pernah tampil di acara perayaan dua abad kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1976 silam.

Penelitian teknik Ezpeleta memberinya kesempatan untuk mengawasi konstruksi dan promosi Sirkuit Calafat di Spanyol pada awal tahun 1970-an. Ezpeleta juga pernah menjabat sebagai direktur fasilitas dari 1974 hingga 1978, sebelum pindah ke Madrid untuk menjadi Direktur Sirkuit Jarama dan manajer semua kegiatan olahraga untuk Real Automobile Club of Spain (RACE).

Baca Juga
Tim Balap Motor Pernah Ganti Nama, di Indonesia Karena Pebalapnya Nyolong

Selama waktu itu tanggung jawab Ezpeleta juga masuk dalam manajemen tim Ford RACE, dengan Carlos Sainz sebagai pebalap untuk mereka di Kejuaraan Reli Dunia pada 1987 dan 1988.

Setelah 10 tahun menjabat sebagai Direktur Sirkuit Jarama, Ezpeleta kembali ke Barcelona sebagai direktur eksekutif konsorsium yang mengelola pembangunan Sirkuit de Barcelona-Catalunya dan Direktur Olahraga RACC (Reial Automobil Club de Catalunya).

Meski sudah sejak tahun 1991 bergabung dengan Dorna, namun Ezpeleta baru menduduki jabatan sebagai CEO pada tahun 1994. Pada tahun 1998, Ezpeleta juga menjadi Managing Director dan pemegang saham perusahaan.

Karier Ezpeleta sebagai bos MotoGP pun moncer. Bersama dirinya, pendapatan dari Kejuaraan Dunia MotoGP pun meningkat drastis. Pendapatan Dorna langsung naik tajam dengan pemasukan USD1,2 juta per seri atau Rp16,8 Miliar. Dari sebelumnya hanya USD6,4 juta atau sekitar Rp89,6 Miliar selama satu musim.

Bukan hanya soal pendapatan yang meningkat. Popularitas MotoGP di mata dunia pun kian menanjak. Dalam hal ini, Dorna juga mengirim sekitar 180 karyawan ke seluruh dunia untuk memberi kompensasi kepada tim, dan mengurus siaran TV di setiap negara.

Baca Juga
Kejayaan Aprilia Bersama Gigi Dall’Igna, Kini Jadi Tim 'Sampah'
Benteng Racing Team, Lahirkan Pemenang Bukan Pecundang (Video)

Text : Suhartono | Photo / Video : Sport.de | Editor: Andi Wahyudi | 3 July 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Data dan Fakta MotoGP Jerman

Data dan Fakta MotoGP Jerman

DID U KNOW
Tinta Emas Pedrosa dalam Angka

Tinta Emas Pedrosa dalam Angka

DID U KNOW
Tiga Mesin Andalan di MotoGP

Tiga Mesin Andalan di MotoGP

DID U KNOW
Bikin Mobil Balap? Berikut Panduannya!

Bikin Mobil Balap? Berikut Panduannya!

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company