Panduan Singkat Membangun Mobil Balap BMW

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : SPORTKU | Editor: Andi Wahyudi | 10 July 2018

SPORTKU.COM

Untuk membangun mobil balap tidak bisa sembarangan dilakukan, ada beberapa pakem yang harus disesuaikan agar mobil menjadi kompetitif.

Selain mengoprek mesin, hal pertama yang harus dilakukan dalam membangun mobil balap adalah mempelajari regulasi untuk kejuaraan yang ingin diikuti. Seperti contoh, untuk Kejuaraan BMWCCI One Make Race, sebuah kejuaraan baru yang mengisi slot Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM). Langkah awal untuk membangun mobil balap adalah dengan mempreteli peranti yang ada di sektor interior terlebih dahulu.

Hal ini dimaksudkan agar bobot mobil menjadi lebih ringan, sehingga dengan dieliminasinya beberapa peranti tersebut, dapat menciptakan beban yang sesuai dengan regulasi. Dalam kejuaraan BMWCCI OMR contohnya, bobot yang harus diperhatikan untuk kejuaraan tersebut adalah 1.220 kilogram (seeded), 1160 kilogram (non seeded) dan 1100 kilogram (rookie).

Baca juga:
FERRARI MENANG, ARRIVABENE MARAH BESAR

Dengan berpatokan pada regulasi, maka tuner sudah bisa mengambil ancang-ancang mengenai apa yang harus ia lakukan untuk membangun mobil balap. Kali ini, Andre Timothy, tuner Alta Racing, memberi beberapa pencerahan mengenai bagaimana membuat mobil balap tahap awal. Menurut Timothy, meskipun mengejar bobot minimum, hal yang paling penting untuk tidak dilupakan adalah faktor safety atau keamanan yang harus diperhatikan.

"Ini kembali lagi kepada regulasi, kita membuat mobil untuk kejuaraan yang mana. Nomor satu yang paling penting adalah safety, yaitu roll cage, sistem rem. Kedua sistem rem, jika regulasi tidak membolehkan untuk mengubah dengan dimensi yang lebih besar, paling tidak selang rem diganti dengan yang branded agar lebih aman. Lanjut, brake pad dan ke sistem suspensi serta ruang mesin menjadi yang terakhir untuk dibangun," ujar Timothy kepada SPORTKU.

Baca juga:
MAX VERSTAPPEN 'SENTIL' FERNANDO ALONSO?

Dalam mengejar bobot minimum, selain menggusur beberapa peranti yang tidak perlu, ada hal lain yang juga harus dieliminasi. "Kabel-kabel yang tidak perlu, itu kita lepas semua dari perlengkapan standar. Seperti dari speaker, tape, AC, juga harus dilepas semua. Karpet juga harus dilepas, karena karpet itu berat banget. Di BMW, karpet itu lumayan berat, sehingga itu harus dicabut," tambah Timothy.

Karena berdasarkan pengalaman bongkar mobil BMW, jika kabel tidak dieliminasi, menurut tuner yang biasa mengerjakan mobil BMW ini setidaknya bobot untuk kabel sendiri mencapai 19 kilogram. Oleh karena itu, hal yang sepele seperti kabel ternyata juga harus diperhatikan dalam membangun mobil balap. Dan yang terpenting, pesan Andre Timothy adalah menjaga sistem keamanan di mobil agar tetap sesuai dengan regulasi dan sesuai dengan certificated FIA.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : SPORTKU | Editor: Andi Wahyudi | 10 July 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Data dan Fakta MotoGP Jerman

Data dan Fakta MotoGP Jerman

DID U KNOW
Tinta Emas Pedrosa dalam Angka

Tinta Emas Pedrosa dalam Angka

DID U KNOW
Tiga Mesin Andalan di MotoGP

Tiga Mesin Andalan di MotoGP

DID U KNOW
Carmelo Ezpeleta, Dulu Atlet Pelota

Carmelo Ezpeleta, Dulu Atlet Pelota

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company