Robert Kubica Nyaris Jadi Pebalap F1 Ferrari

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Motorsport Week | Editor: Andi Wahyudi | 12 July 2018

SPORTKU.COM

Pebalap senior, Robert Kubica, menceritakan pengalamannya yang hampir saja menjadi pebalap F1 Ferrari.

Robert Kubica, menceritakan hal penting dalam hidupnya. Dalam sebuah wawancara bersama Formula 1, pebalap yang kini menjadi pebalap tes Williams Racing, mengatakan dirinya nyaris menjadi pebalap Ferrari di F1 andaikan ia tidak mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut pun bukan saat balapan F1, melainkan saat mengisi waktu luang karena musim F1 tengah rehat, ia memanfaatkannya dengan balapan reli.

Nasib berkata lain, ia menceritakan bahwa musibah menghampirinya saat balapan di Andora. Saat itu, mobil yang ia kendarainya mengalami kecelakaan karena menabrak pagar dan berbuah cidera parah, bahkan menurutnya hampir mengancam jiwanya. Padahal, menurut kisahnya, andaikan kecelakaan tersebut tidak terjadi, mungkin karirnya di Formula 1 bersama Scuderia Ferrari berjalan mulus.

Baca juga:
HALAL BIHALAL ALA FK3O

"Tim yang akan saya kendarai mobilnya tahun depan, tidak mengizinkan saya untuk mengikuti reli," ujar Kubica dalam wawancaranya. Tom Clarkson, yang bertindak sebagai pewawancara pun memancing pertanyaan apakah dalam tim tersebut dirinya akan bertandem dengan Fernando Alonso? Kubica pun mengiyakan pertanyaan Clarkson tersebut.

Selain itu, meski bayaran kontrak yang disodorkan oleh Ferrari lebih kecil dibandingkan saat dirinya bernaung di bawah Renault, Kubica menjelaskan bahwa dirinya telah menandatangani kontrak tersebut. Saat itu, yang menjabat Kepala Tim adalah Stefano Domenicali.

Habis jatuh tertimpa tangga, mungkin peribahasa itu yang menggambarkan perasaan Robert Kubica pasca balapan relinya. Bukan hanya rasa sakit karena kecelakaan berat, yang lebih berat lagi adalah kehilangan kesempatan untuk menjadi bagian dari Scuderia Ferrari, yang notabene sudah selangkah lagi. "Itu menyakitkan, tetapi itu tidak lebih menyakitkan karena saya tahu saya akan balapan untuk Ferrari, dan itu gagal," tambah Kubica.

Baca juga:
PRESLEY MARTONO BAWA PULANG TROFI

Pebalap kelahiran Polandia 33 tahun silam tersebut menolak ketika dikatakan dirinya hanya mencari senang-senang ketika balapan reli. Menurutnya, hal tersebut tidaklah benar. "Keinginan untuk menjadi pebalap yang lebih lengkap, untuk menemukan sesuatu yang orang lain tidak miliki, atau saya dapat meningkatkan balapan saya," pungkas Kubica.

Akibat kecelakaan tersebut, akhirnya posisi Robert Kubica pun digantikan oleh Felipe Massa. Pebalap kelahiran Brazil tersebut, menjadi rekan satu tim Fernando Alonso di Tim Kuda Jingkrak tahun 2012.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Motorsport Week | Editor: Andi Wahyudi | 12 July 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Perolehan Hasil Sesuai dengan Target

Perolehan Hasil Sesuai dengan Target

ETCC
Adrianza Akhiri Puasa Podium

Adrianza Akhiri Puasa Podium

TOURING
Koleksi Podium Tjandra Bertambah

Koleksi Podium Tjandra Bertambah

TOURING
Vergne Semakin Haus Kemenangan

Vergne Semakin Haus Kemenangan

FORMULA E

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company