image

Praveen/debby Menangi Perlawanan Penuh Warna

Text : Maya Soeparwoto | 12 August 2016

SPORTKU.COM

Laga penuh warna ditempuh Praveen Jordan dan Debby Susanto saat hadapi pasangan Jerman.

Laga kualifikasi ganda campuran Olimpiade 2016 Debby Susanto/Praveen Jordan  melawan Michael Fuchs/Birgit Michels berlangsung penuh warna, ketegangan dan suka cita, di Riocentro Pavillion 4,  Jumat (12.8/2016)

Cukup mengejutkan, Michel Fuchs dengan ranking 37 dan Birgit Michels yang menempati ranking 33 sempat membuat duo Merah Putih kewalahan. Pada awal gim pertama terlihat pasangan Jerman terus menekan dan mencecar. Saling berebut poin terus gencar dilakukan kedua kubu. Bahkan setelah kedudukan imbang 2-2 Debby/Praven tak mampu menghadapi gempuran Fuchs/Michels hingga mencapai 3-6.

Ketinggalan tiga angka Debby/Praveen yang mulai bisa memahami kekuatan serta kelemahan lawan mulai menampatkan pola menyerang yang lebih bijak. Smash keras andalan Praveen beberapa kali jitu mengecoh lawan.

Kedudukan mulai rawan lagi saat skor 8-7 dimana duo Bavarian berhasil membuat imbang skor 8-8 dengan permainan cerdik yang terus menekan Debby. Harus diakui tekhnik netting Michels cukup baik hingga kerap membuat Debby/Praveen kehilangan poin.

Untungnya pasangan Indonesia dengan cepat merubah pole permaianan. Tak mau terus ditekan musuh Debby/Praveen gantian menekan. Poin demi poin dikum[ulkan  hingga mencapai 11-9 hingga sampai pada waktu waktu interval.

Usai interval Debby tampil lebih bijak dan meyakinkan. Meski pihak Jerman juga terus mengejar tapi saat di skor 16-11 terlihat segala beban Indonesia sudah terlewati. Debby/Praveen terus mendulang poin tanpa memberi peluang pada Fuchs/Michels.

Sebenarnya jika dilihat dengan jeli, peta kekuatan antara kedua kubu seimbang. Namun Debby/Jordan memiliki kelebihan tekhnk yang belum mampu disaingi oleh Fuchs/Michels.

Akhirnya dengan segala kehandalan Debby/Jordan gim pertama disudahi dengan pengembalian bola Fuchs yang keluar lapangan. 21-16 dibungkus rapi oleh pasangan Indonesia.

Saat waktu rehat sang pelatih pasangan Richard Mainaky langsung memberi arahan pada anak asuhnya agar mulai bersikap lebih berani dengan serangan-serangan jitu, terutama untuk Debby agar lebih beringas di lini depan.

Bermodalkan kemennagan gim pertama Debby/Praveen melakoni gim kedua dengan performa yang sangat baik. Skor 8-1 membuat Jerrman tak berkutik karena juga mereka sering melakukan kesalahan sendiri. Jumping smash Praveen yang terkenal ganas sering mematikan lawan. Ini terbukti saat kedudukan 9-2.

Debby Susanto yang menuruti anjuran pelatih makin perbaiki performa. Bahkan untuk tekhnik netting yang lebih cermat. Namun kediua pasangan Indonesia sempat terburu-buru menyudahi permainan hingga sempat kehilangan tiga poin dimana Jerman berhasil mengejar 19-12. Mencoba tenang dan sabar akhirnya Debby/Praveen meyelesaikan laga mereka dengan senyum kemenangan 21-15.

Debby akan melanjutkan perlawannannya pada Sabtu (13/8/2016) yang akan berhadapan dengan pasangan andalan Tionkok Zhang Nan/Zhao Yunlei Yunlei

 

Baca juga:
Performa Matang Tommy Sugiarto Kalahkan Pebulu Tangkis AS

Text : Maya Soeparwoto | 12 August 2016

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company