image

Atlet Lari Saling Menolong Saat Terjatuh, Semangat Olimpiade Sejati

Text : Maya Soeparwoto | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Ny Times,Stuff, Stuff | 17 August 2016

SPORTKU.COM

Pelari Nikki Hamblin berbaring di jalur lintasan karena terjatuh. Kini perasaannya hancur karena harapan memperoleh medali di Olimpiade Rio hilang sudah. Tiba-tiba, ada tangan mendarat di bahunya dan suara di telinganya: "Bangunlah. Kita harus menyelesaikan ini. "

Suara dan tangan itu adalah dari seorang atlet lari Amerika Serikat, Abbey D'Agostino menawarkan bantuan untuk Nikki Hamblin

"Ya kau benar. Ini adalah Olimpiade. Kita harus menyelesaikan ini, ' "kata Hamblin.

Adegan manis ini terjadi selama kualifikasi nomor lari 5.000 meter putri, Selasa (16/8/2016) waktu setempat. Hamblin dan D'Agostino menyatu dalam semangat persaudaraan sesama peserta Olimpiade agar bisa mencapai final mereka masing-masing.

Abbey D'Agostino, kiri, sat memberi semangat pada pelari New Zealand yang terjatuh, Nikki Hamblin

Hal ini dimulai ketika D'Agostino berhasil mendahului Hamblin dari belakang dan mereka berdua sudah menyelesaikan sejauh 2.000 meter.

Tiba-tiba Hamblin terjatuh dengan posisi di bahu kanannya. D'Agostino yang berada di belakangnya tersandung dan ikut terjatuh. Hamblin terbaring dan menangis. D'Agostino berjongkok dan meletakkan tangannya di bahu Hamblin sambil berkata dengan lembut agra jangan berhenti.

"Dia semangat yang sesungguhnya di Olimpiade ini."kata Hamblin sambil menunjuk pada D'Agostino. "Saya belum pernah bertemu dan kenal sebelumnya. Tapi sikapnya yang baik seakan saya sudah mengenal sebelumnya. Dia wanita yang menakjubkan"

Ternyata, D'Agostino juga membutuhkan lebih banyak bantuan. Dia baru menyadari bahwa diapun terluka di pergelangan kakinya.

Sambil meringis ia menolak untuk menyerah, meskipun terus berjalan dengan kondisi cedera. Hamblin melakukan semampunya yang dia bisa. Berusaha menghampiri D'Agostino sejenak, memberikan dorongan sebagai upaya balas budi.

"Dia sudah membantu saya dan kini saya juga mencoba membantunya. Kondisi dia buruk, "kata Hamblin. Terpaksa Hamblin harus meninggalkan D'Agostino di belakang dan yakin bahwa atlet AS itu harus berhenti.

"Saya bahkan tidak menyadari dia masih berlari. Ketika saya berbalik badan di garis finish dan dia masih berlari. Wow "kata Hamblin.

Hamblin menunggu teman barunya untuk melewati dan mereka akhirnya berpelukan.  Kali ini, berganti D'Agostino yang menangis karena terharu.

Saat D'Agostino hendak ditangani dengan kursi roda, ia mengulurkan tangan kanannya pada Hamblin dan dua pelari putri saling bercengkeram erat lengan selama beberapa saat.

Mereka berpelukan terlarut dalam rasa haru dan persaudaraan

Inilah semangat Olimpiade sesungguhnya. Saling menyatu dalam persahabatan antar bangsa. Sayang sekali keadaan ini berbanding terbalik saat judoka Mesir yang menolak berjabat tangan dengan lawannya seorang judoka Israel.

"Saya tidak akan pernah melupakannya. Ketika seseorang bertanya padaku apa yang terjadi di Olimpiade Rio...Seornag gadis baik hati mendaratkan tangannya di bahu saya dan berkata 'Ayo bangun" ujar Hamblin penuh haru

Abbey D'Agostino saat ditangani tenaga medis berjabat tangan erat dan penuh kasih dengan Nikki Hamblin, Selasa (16/8/2016)

 

 

 

Text : Maya Soeparwoto | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Ny Times,Stuff, Stuff | 17 August 2016

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company