image

WADA: Kemungkinan Hacker Mengubah Data Medis Atlet Dunia yang Dibocorkan

Text : Maya Soeparwoto | Media Source: BBC | 6 October 2016

SPORTKU.COM

Masih ingat sekelompok hacker yang membocorkan catatan medis beberapa bintang olahraga terbesar di dunia?

Kini WADA atau Lembaga Anti Doping menyatakan bahwa  adanya indikasi perubahan data yang dilaukan oleh kelompok hacker yang menamakan The  Fancy Bears.

The Fancy Bears yang menerbitkan dokumen hasil pencurian dari Wada, mengklaim mereka ingin menyoroti kasus doping dalam olahraga dunia.

Kebanyakan dari catatan menunjukkan ketika atlet telah diberi izin untuk memakai zat yang dilarang untuk mengobati kondisi medis.

Hasil penyelidikan Wada saat ini telah menemukan "tidak semua data yang dirilis oleh Fancy Bears akurat"

Tercatat data-data atlet yan dibocorkan adalah atlet sepeda tersohor Inggris Sir Bradley Wiggins dan Mo Farah, peraih  juara dua kali Olimpiade, juara dunia 5.000 m dan 10.000 m dua kali, ternyata di antara mereka memiliki dokumen medis yang dirilis oleh tim spionase cyber.

Juga atlet lainnya termasuk Laura Kenny (sebelumnya Trott) - yang telah memenangkan lebih banyak medali Olimpiade daripada atlet wanita Inggris lainnya. Selain itu tiga kali juara Tour de France Chris Froome, petenis Serena Williams dan Rafael Nadal dan pesenam AS Simone Biles.

BBC melaporkan bahwa The Fancy Bears menggambarkan diri mereka sebagai "tim hacker internasional" yang berdiri untuk "fair play dan clean sport" ketika mereka menerbitkan data dari sejumlah atlet dalam enam gelombang terpisah.

Hampir semua orang yang ditunjuk oleh para hacker tersebut telah diberikan izin oleh badan anti-doping untuk memakai zat yang dinyatakan dilarang di bawah the Therapeutic Use Exemption system (TUEs) karena mereka memiliki kebutuhan medis seperti Kenny dan Wiggins, memiliki kondisi asma yang terdokumentasi dengan baik.

Kini sebuah pertanyaan muncul terkait penyelidikan Wada, apakah dapat terjamin tentang keakuratan beberapa data dimana para hacker mengklaim itu semua berasal dari otoritas anti-doping.

"Kami terus mengkaji sejauh mana ini sebagai prioritas dan kami akan mendorong setiap pihak yang terkena dampak untuk menghubungi Wada agar mereka menyadari adanya ketimpangan data yang telah dirilis," katanya.

Akibat kebocoran dan kekisruhan data ini WADA memakai tenaga ahli spesialis spionase cyber untuk melihat lebih dalam terkait pelanggaran data. Mereka menemukan bahwa hacker mampu mengakses sistem Wada sistem dalam "beberapa kali" yaitu pada bulan Agustus dan September setelah memperoleh password dan username email WADA dan Komite Olimpiade Internasional Wada, menipu beberapa orang dengan membocorkan informasi pribadi.

Kini Wada telah merubah sistem dan prosedur, memperkenalkan langkah-langkah IT baru dan menyarankan semua pengguna sistem data pasca serangan para hacker.

 

Baca Juga:
Hacker Bocorkan Data Atlet Tenar Dunia, Inikah Pembalasan Rusia?

 

Text : Maya Soeparwoto | Media Source : BBC | 6 October 2016

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

KM 166 Meriahkan FDR Day

KM 166 Meriahkan FDR Day

HOT ISSUE
JVT Gabung di FDR Day

JVT Gabung di FDR Day

HOT ISSUE
Knalpot Pro Speed Jaga Eksistensi

Knalpot Pro Speed Jaga Eksistensi

HOT ISSUE
Millennial Road Safety Festival 2019

Millennial Road Safety Festival 2019

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company