image

Olimpiade 2020 Akan Terhelat di Daerah Gempa dan Bencana Nuklir

Text : Maya Soeparwoto | 20 October 2016

SPORTKU.COM

Presiden IOC Thomas Bach mengusulkan agar beberapa cabang olah raga Olimpiade 2020 Tokyo akan digelar di wilayah yang pernah hancur oleh bencana gempa 2011, tsunami dan bencana nuklir.

Komite Olimpiade Tokyo mengatakan bahwa sekitar 80 persen dari perhelatan cabor berlokasi di radius 8 km (5 mil) dari Perkampungan  Atlet di Tokyo. Hal ini dimaksudkan agar dapat memotong biaya dimana beberpa venue harus dipindahkan dari kota.

Dayung kano / kayak sprint dan bisbol / sofbol adalah beberapa cabor yang akan pindah sejauh 400 km ke utara dari Tokyo.

Komite Olimpiade Internasional sedang mengadakan pembicaraan setelah hasil resume menunjukkan bahwa anggaran bisa melebihi dari £ 23 milyar atau stara dengan 237 milyar rupiah,  empat kali lebih besar dari estimasi.

Nmaun presiden IOC Thoomas Bach mengatakan "kita-harus menghormati" para atlet.

"Para atlet adalah jantung dan jiwa dari Olimpiade," Bach menekankan, demikian dilaporkan BBC.

Thomas Bach, kiri, dan Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori sebelum konferensi pers di Tokyo, Rabu (19/10/2016)

IOC memulai pembicaraan dengan pemerintah kota, Panitia Penyelenggara Tokyo dan pemerintah pusat Jepang pada Selasa lalu dalam upaya mengurangi pengeluaran pada Olimpiade 2020 nanti.

Usulan untuk memindahkan beberapa cabor ke daerah utara-timur Jepang yang hancur oleh gempa adalah hasil review biaya yang dipaparkan oleh Gubernur Tokyo Yuriko Koike.

Beberapa cabor telah dipindahkan di luar kota Tokyo, seperti cabor bersepeda sekarang telah pindah sejauh 200km dari kota ke distrik Shizuoka.

Bach mengatakan bahwa ia optimis pengurangan biaya saja terjadi, tapi saran dari pihak penyelenggara mengatakan bahwa kota Tokyo harus tetap berdekatan dengan beberapa venue sesuai dengan proposal penawaran asli yaitu berjarak 8 km dari perkampungan atlet.

Bach menjelaskan bahwa dipindahkannya di lokasi bekas bencana gempa adalah salah satu dari beberapa opsi pemotongan biaya, dan itu itu bisa menjadi kontribusi untuk regenerasi daerah stempat.

Tercatat anggaran termahal sepanjang sejarah Olimpiade adalah Olimpiade London yaitu sebesar £ 12 milyar (191 milyar rupiah) dan Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014 di Rusia berbiaya £ 17.7 milyar (282 milyar rupiah). Sedangkan Olimpiade yang belu lama berlangsung berbiaya £ 9.7 milyar datang (154 milyar rupiah)

Thomas Bach berbicara kepada media perihal pertemuannya dengan PM Shinzo Abe di kediaman resmi Abe di Tokyo Rabu (19/10/2016)

 



Text : Maya Soeparwoto | 20 October 2016

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company