image

Duel All Indonesian Final, Praveen/debby Akui Keunggulan Liliyana/tontowi

Text : Maya Soeparwoto | 27 November 2016

SPORTKU.COM

Duel panas terjadi pada final  Hong Kong Open Super Series  antara Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad dan  Debby Susanto/Praveen Jordan, Minggu (27/11/2016).

Pertemuan terakhir keduanya adalah saat delapan besar Olimpiade Rio  yang dimenangkan oleh Liliyana/Tontowi 21-16, 21-11.

Pada final Hong Kong Open kali ini, penampilan duo peraih medali emas Liliyana/Tontowi patut diacungi jempol. Terlebih Liliyana yang masih didera cedera lutut ternyata mampu membuktikan kelasnya.

Di babak pertama dominasi Owi/Butet panggilan akrab Tontowi dan Liliyana sangat mencolok hingga memimpin 7-3. Beberapa kalai pukulan smash Owi yang terkenal keras sering melumpuhkan Debby/Praveen. Namun demikian pertahanan dan kecermnatan Owi/Butet sedikit kendor. Beberapa kali kesalahan keduanya membuat Debby/Praveen dapat menambah angka mereka hingga akhirnya interval ditutup 11-5.

Saling adu serangan dan pukulan semakin panas terjadi setelah interval. Saat posisi 13-6, kembali Tontowi melakukan kegagalan dalam pengembalian bola hingga tiga kali hingga sang junior mampu meraup empat angka beruntun dengan skor 13-10.  Saling mengejar angka semakin seru dan sengit. Meski Owi/Butet tetap unggul namun kegigihan Debby/Praveen pun tak kalah uletnya. Skor tipis pun sempat terjadi 15-14.

Tak mau terjebak pada ketinggalan, Owi/Butet mengejar angka hingga berhasil mendulang tiga angka lebih unggul 19-16. Namun aroma persaingan kembali lagi menyergap, Debby/Praveen sempat menyulitkan seniornya hingga lagi-lagi skor imbang terjadi di 19-19. Untung saja Owi/Butet dapat segera menyudahi game pertama dengan 21-19.

Pada babak kedua aura persaingan masih terjadi. Keduanya beberapa kali saling menambah angka secara bergantian hingga posisi imbang sempat terjadi dua kali 3-3 dan 4-4. Namun Owi/Butet berhasil menambah poin akibat kesalah yang dilakukan Debby sebanyak dua kali hingga posisi Owi/Butet sempat memimpin 7-5. Debby/Praveen semakin sengit dan gencar melakukan aksi serangan hingga pasangan Olimpiade ini sempat tertinggal hingga 7-9. Perlahan tapi pasti, beberapa kali sergapan Liliyana mamapu menutup tipis 11-10 untuk interval kedua.

Setela interval kedua kubu masih sengit dan panas berbalas angka. Namun kembali Debby dan Praveen alami bebrapa kali kegagalan. Hingga match point 20-15, Debby/Praveen masih sempat mencuri dua angka. Namun akhirnya sang juara Olipiade mampu mentutaskan laga 21-17.

Dengan kemenangan ini tercatat Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad telah memenangkan kejuaraan Super series tiga kali secara beruntun pada tahun ini yaitu Malaysia Open Super Series, China Open super series dan Hong Kong Open Super Series.

 

Text : Maya Soeparwoto | 27 November 2016

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company