image

Opta: Rapot Terburuk Mu Dalam Sejarah Liga Primer

Text : Republika | Editor: Maya Soeparwoto | 29 November 2016

SPORTKU.COM

Manchester United membuat rekor start terburuk Liga Primer pada musim ini setelah seri 1-1 lawan West Ham akhir pekan lalu.

Demikian statistik Opta yang dilansir ESPN FC, Senin (28/11/2016). Hasil seri lawan West Ham adalah yang keempat secara beruntun di Old Trafford membuat United mengoleksi hanya 20 angka dari 13 laga. 

Skuat Iblis Merah saat ini berada pada posisi keenam di klasemen Liga Primer, 11 angka di bawah pemuncak, Chelsea. United tidak pernah mencatat rekor buruk seperti sekarang sejak musim 1989/1990. Pada saat itu, skuat asuhan Alex Ferguson berada di posisi ke-13 klasemen Divisi Satu setelah 13 laga dan hanya terpaut lima angka dari zona degradasi.

Pada musim 1990/1991, MU juga pernah hanya mengoleksi 20 angka dari 13 laga. Namun, itu setelah raihan angkanya dikurangi satu akibat sanksi menyusul kericuhan pada laga lawan Arsenal. Saat itu, United mengakhiri musim di posisi keenam klasemen dan menjuarai Piala Winner.

Saat Unite dilatih oleh David Moyes, United bahkan bisa meraih 2 angka dari 13 laga pertama Liga Primer. Pada musim pertamanya,  Louis van Gaal juga meraih 22 angka seperti Moyes dan pada musim selanjutnya meraih 27 angka hasil dari 13 laga. Saat Iblis Merah terakhir meraih gelar Liga Primer pada musim 2012/2013, Alex Ferguson meraih 30 angka dari 13 laga pertama liga.

 

Text : Republika | Editor: Maya Soeparwoto | 29 November 2016

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company