Abbey and Rigby Buktikan Jati Diri dengan Prestasi

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Greg Bima, Sonny Hastara | 24 April 2017

SPORTKU.COM

Tim balap Abbey and Rigby langsung mencuri perhatian di awal karirnya sebagai tim balap pendatang baru.

Jika pernah mendengar tembang Jika Kami Bersama yang dibawakan oleh band Superman Is Dead, mungkin ini adalah visualisasi yang tepat untuk tim balap Abbey and Rigby. Dalam lagu tersebut tercantum lirik, muda, beda dan berbahaya. Yup, seperti itulah karakteristik tim balap yang dinaungi oleh Julian Johan dan Advannov Agung Putra. Sekalinya turun balap di tahun pertamanya, mereka langsung memetik kemenangan di ajang Kejurnas Sprint Rally 2017 yang berlangsung di sirkuit Chanti Dharma, Sentul, Jawa Barat.

Berisikan empat anak muda, Julian Johan yang berpasangan dengan Jordan Johan, serta Advannov Agung Putra yang ditemani oleh Febrizky, mereka berhasil mencuri perhatian tim balap lain dalam kancah balapan sprint rally Indonesia. Bagaimana tidak, mereka mampu membungkam omongan miring bahwa anak muda hanya bisa hura-hura, namun mereka membuktikannya dengan prestasi yang membanggakan.

Dalam video berikut, kami berhasil mengabadikan kesuksesan dua pereli tersebut dalam ketatnya persaingan di ajang sprint rally. Meskipun masih seusia umur jagung, baik Advannov dan Julian Johan tetap bersaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil yang gemilang. Keberhasilan mereka dibuka oleh Julian Johan dan Jordan Johan yang naik ke podium pertama kelas Jeep Kejurnas Sprint Rally 2017.

Begitupun dengan Advannov, Ia terbilang cukup berhasil meskipun di awal karirnya hanya mampu meraih podium keempat di kelas F.3. Tidak muluk-muluk memang impian dari keempat pemuda tersebut, mereka ingin memberikan cerminan bagi para anak muda yang memiliki passion balap untuk bisa bersemangat dan terpacu untuk terjun ke dunia balap. Mereka memiliki pandangan bahwa meskipun muda, mereka bisa membuktikan dengan prestasi yang berhasil di raih.

Melihat perjalanan karirnya di awal musim ini, baik Jeje (sapaan akrab Julian Johan) dan Advannov merasa cukup puas. Jika melihat perjuangan mereka dalam meraih podium bukan perkara mudah. Jeje contohnya, Ia harus beradaptasi dengan menggunakan dua penggerak dari empat penggerak yang ada di mobilnya. Sedangkan Advannov, Ia sempat mengalami masalah engine mountingnya lepas saat ingin melakukan start di SS1 saat laga lalu.

Dalam wawancaranya bersama tim SPORTKU, Jeje, Jordan, Advan dan Febrizky tetap merasa puas dengan apa yang mereka raih di awal karirnya Abbey and Rigby Racing Team ini.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Greg Bima, Sonny Hastara | 24 April 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company