image

Vinales Kecewa Karena Kecelakaan di Sirkuit Austin

Text : Suhartono | Photo / Video : Ultimate MotorCycling | 25 April 2017

SPORTKU.COM

Seri 3 MotoGP 2017 di Sirkuit Austin, Amerika menjadi momen menyedihkan bagi Maverick Vinales.

Vinales tak bisa meneruskan masa jayanya. Setelah dua seri sebelumnya di Qatar dan Argentina berhasil menangi balapan, kini di putaran ke-3 pebalap Spanyol itu mengalami kecelakaan. Vinales pun dirundung kesedihan mendalam karena tak mampu menambah koleksi poinnya.

Start dari grid kedua, pebalap Movistar Yamaha itu mengalami kecelakaan di saat dirinya berada di posisi keempat. Insiden tersebut terjadi saat balapan masih menyisakan 20 lap lagi. Hingga kini Vinales pun tak mengetahui penyebab dirinya kecelakaan. Namun bisa diduga karena bermasalah dengan kompon ban depan medium yang dia pakai.

"Seperti sekarang, saya tidak tahu. Semuanya kami lakukan pemeriksaan. Itu semua sama. Kecepatannya sama. Bahkan kecepatan tersebut lebih rendah daripada pagi hari. Kami memiliki jumlah bahan bakar yang sama dalam tangki, jadi itu adalah kecelakaan yang aneh," buka Vinales.

Atas insiden tersebut, kini posisi Vinales pun melorot dari klasemen sementara. Tertinggal 6 poin, Vinales berada di posisi kedua. Sementara rekan setimnya Valentino Rossi naik ke posisi teratas dengan 56 poin. Vinales berharap penampilan seri berikutnya di Jerez bisa lebih baik lagi.

"Mari kita lihat apa yang terjadi di Jerez. Karena saya senang dengan akhir pekan yang sulit ini dan kami melihat kita bisa menjadi kuat di babak kualifikasi dan pemanasan. Saya kecewa tentang balapan. Tidak hanya sendiri, tetapi juga tim," imbuhnya dikutip dari Crash.

Atas kecelakaannya tersebut, Vinales beranggapan jika penyebab utamanya adalah karena ban depan yang dia gunakan tak berfungsi dengan baik. "Saya merasa benar-benar baik dengan bagian belakang. Saya memiliki grip yang baik, yang tidak normal untuk lap pertama. Tapi saya merasa benar-benar hebat. Tapi di bagian depan merasa berbeda."

Vinales sebelumnya merasa percaya diri sejak sesi pemanasan dengan menggunakan ban Michelin berkompon medium. Bahkan dirinya merasa harus melakukan serangan di akhir-akhir lap. Akan tetapi rencana itu sirna ketika dirinya harus mengakhiri balapan sebelum bendera finish berkibar.

"Karena saya merasa percaya diri dalam pemanasan dan saya merasa kuat, benar-benar kuat dengan ban medium. Strategi saya untuk menyerang di akhir balapan karena saya ban medium akan mengakhiri balapan dengan cara yang benar-benar baik. Saya kecewa untuk itu."

Perlu diketahui, insiden ini menjadi yang pertama bagi Vinales sejak dirinya tampil di Argentina musim lalu. Pada tahun lalu saat tampil di Sirkuit Rio Hondo, Vinales yang masih berseragam Suzuki juga mengalami kecelakaan dan gagal finish. "Tahun lalu di 18 balapan, saya hanya jatuh di Argentina," imbuh pebalap Movistar Yamaha.

"Itu sebabnya saya merasa aneh karena saya tidak pernah kecelakaan seperti itu dalam karir saya. Ini aneh. Itu adalah kecelakaan yang aneh. Itu sebabnya saya tenang. Saya tahu itu bukan kesalahan kami. Kami kira kita tahu mengapa kita jatuh. Tapi saya tahu Michelin sudah melakukan yang terbaik."

"Saya tidak bisa mengatakan apa-apa kepada mereka (Michelin). Karena mereka selalu mencoba untuk menjadi yang terbaik dan memberikan ban terbaik untuk kita," tutup Vinales yang tak mau menyalahkan pihak Michelin.

Text : Suhartono | Photo / Video : Ultimate MotorCycling | 25 April 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company