image

Ini Pekerjaan Rumah yang Harus Diselesaikan Demas Agil

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Greg Bima | Editor: Dedi Hermawan | 25 April 2017

uploads/news/2017/04/draft-trik-demas-agil-untuk-544777001239089.JPG

Trik Demas Agil untuk Podium

gymkhana-for-news-by-85947d9319fb082
gymkhana-for-news-by-98968b435e547a2
gymkhana-for-news-by-9584809574b62c5
SPORTKU.COM

Setelah resmi berseragam Toyota Team Indonesia, Demas Agil memiliki pekerjaan rumah baru yang harus Ia selesaikan agar bisa meraih juara.

Usai menjalani seri perdana GT Radial Auto Gymkhana Kejurnas Slalom 2017 di Solo beberapa waktu lalu, Demas Agil yang tahun ini resmi berada di bawah naungan Toyota Team Indonesia masih belum beruntung untuk mendaki podium pertama di kelas F. Ia harus mengakui kehebatan seniornya, James Sanger dari Tim NFT.

Saat itu, Demas kalah sangat tipis dari mantan rekan satu timnya tersebut. Catatan waktunya, James Sanger yang merupakan Master Slalom Indonesia mengungguli Demas dengan mencatatkan waktu 44,082 detik. Sementara Demas, harus rela kehilangan podium pertama karena mengukuhkan waktu 44,119 detik atau lebih lambat 0,037detik, waktu yang sangat tipis sekali.

Bicara hasil memang tidak bisa diubah, namun berbekal hasil tersebut, Demas Agil, mengakui memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus Ia selesaikan untuk tampil lebih baik bersama Toyota Team Indonesia di seri kedua nanti. Demas yang saat itu ditemui di sela-sela putaran pertama ISSOM 2017, di Sentul, Jawa Barat, menceritakan apa yang harus diperbaiki untuk seri dua mendatang.

Sementara itu, Demas memang harus melakukan penyesuaian terhadap pacuannya. Saat ini, pemilik online shop DemasMultiStore ini menggunakan Toyota Etios Valco. Menanggapi pacuan yang berbeda dari tahun sebelumnya, Demas mengatakan sebetulnya hal tersebut bukanlah hal yang utama, melainkan Ia harus lebih memperbaiki jarak antara mobil dengan cone.

"Mobil sebetulnya tidak masalah. Etios masih memiliki potensi untuk bertarung di lintasan. Tapi memang mungkin mesin masih kurang sedikit settingannya. Karena dari sisi lintasan, seri kemarin lintasannya pas dengan mobil kita, tapi memang mungkin jika lintasan lebih panjang kita lebih kompetitif," jelas Demas.

Karena merasa settingan mobil masih sedikit kurang, Demas pun mengkomunikasikan unek-uneknya dengan mekanik. Ada beberapa yang harus dibenahi menurut Demas, salah satu di antaranya adalah mesin dan suspensi. Mengenai ban, Demas menjelaskan bahwa saat ini ban yang Ia gunakan berbeda dari tahun sebelumnya, sehingga butuh penyesuaian lagi tentang grip dan karakternya.

"Mesin dan suspensi memang menjadi satu tolak ukur. Dua hal itu harus kepegang banget, karena memang saya rasakan bahwa handling kendaraan masih kurang, ini karena masih ada jarak antara mobil dengan cone itu sejauh 50 cm, harusnya bisa lebih tipis lagi jaraknya di 20 cm," beber Demas Agil.

Rivalitas antara Demas Agil dan James Sanger menjadi salah satu persaingan yang terkuat di balapan ini. Jika sebelumnya mereka berdua berada di dalam satu tim, namun kini mereka harus bersaing secara sehat untuk membuktikan siapa yang paling tangkas di balapan slalom ini.

Toyota Etios Valco, Jagoan TTI di Slalomgymkhana-for-news-by-85947d9319fb082.JPG

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Greg Bima | Editor: Dedi Hermawan | 25 April 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company