PAHAMI Menjadi Wadah Resmi Perkumpulan Pelaku Aftermarket Indonesia

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Greg Bima | 30 April 2017

Organisasi Pelaku Industri Aftermarket Indonesia

SPORTKU.COM

Ajang IIMS 2017 tidak hanya menyertakan deretan mobil dan motor saja, melainkan juga kembali menghadirkan industri aftermarket sebagai pesertanya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, gelaran Indonesia International Motor Show 2017 ini PAHAMI (Persatuan Pengusaha Aftermarket Indonesia) resmi mendeklarasikan diri sebagai wadah persatuan bagi para pelaku industri aftermarket otomotif Indonesia. Dalam kehadirannya di IIMS 2017, PAHAMI tampil berbeda dengan suguhan satu area yang mengumpulkan seluruh pelapak aftermarket di IIMS. Mereka menyebutnya sebagai PAHAMI Village.

Tidak hanya sektor audio, dari beberapa pantauan SPORTKU, PAHAMI Village ini juga ditempati oleh aksesoris seperti velg mobil, aksesoris eksterior, pelapis jok, hingga sistem keamanan untuk mobil. Dalam bincang-bincangnya, Irwan Kusuma atau yang akrab di sapa Koh Abay, menjelaskan apa tujuan dari adanya PAHAMI Village ini. Menurut pria yang menjabat sebagai Sekjen PAHAMI ini adalah untuk mempersatukan para pelapak aftermarket dalam satu area, sehingga lebih memudahkan pengunjung IIMS yang datang.

"Jadi adanya PAHAMI Village ini adalah sebagai langkah kami untuk memudahkan konsumen atau pengunjung yang datang, sehingga tidak terlalu pusing keliling area. Karena kan konsepnya kita jadi satu di sini. Berbeda dari tahun lalu yang di semi permanen, itu terasa berbeda dengan tahun ini. Selain itu, kami juga memiliki semacam regulasi yang mengatur booth anggota PAHAMI di IIMS," ujar Koh Abay.

Adapun tujuan dari pembentukan asosiasi PAHAMI ini menurut koh Abay adalah langkah besar bagi dunia aftermarket Indonesia agar tidak lagi dipandang sebelah mata. "Sebenarnya ide mendirikan ini sudah ada sejak 1996, dan secara resmi kami dirikan PAHAMI ini pada November 2016 kemarin. Terbentuknya PAHAMI ini karena adanya kesamaan visi misi diantara kami, karena kita ini tidak pernah dilihat oleh otomotif. Dengan adanya asosiasi ini, kita turunkan ego masing-masing, dari sini kita bikin ide bareng, dengan tujuan mengangkat industri otomotif itu sendiri," beber pria yang juga pemegang brand audio Venom di Indonesia ini.

Meski membawahi berbagai macam brand yang ada, pria yang sudah malang melintang di usaha audio ini menjelaskan bahwa anggota PAHAMI tidak boleh bersinggungan, tidak boleh ada gesekan di dalam. Justru dirinya menggaris bawahi yang mereka takutkan adalah ancaman dari luar. Terakhir, berdasarkan data yang masuk, PAHAMI ini telah memiliki anggota sebanyak 88 anggota, yang terdiri dari seluruh industri aftermarket Indonesia.

Irwan Kusuma, Sekjen PAHAMI
iims-liputan-day-1-5741862bf1edb36.jpg

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Greg Bima | 30 April 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Kerjasama UCI-Red Bull Berlanjut

Kerjasama UCI-Red Bull Berlanjut

BUSINESS & TECHNOLOGY
Polygon Bantu Korban Gempa

Polygon Bantu Korban Gempa

BUSINESS & TECHNOLOGY
Ratusan Unit MTB Dicuri

Ratusan Unit MTB Dicuri

BUSINESS & TECHNOLOGY
Gelaran Women's Day Out

Gelaran Women's Day Out

BUSINESS & TECHNOLOGY

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company