image

Regulasi Ban MotoGP (Bagian 1/3)

Text : Suhartono | Photo / Video : Dunlop | Editor: Andi Wahyudi | 24 May 2017

SPORTKU.COM

Ban menjadi salah satu hal penting dalam dunia balap. Seperti di balap MotoGP, pemilihan ban merupakan faktor penting menuju kemenangan.

Berbicara mengenai balapan MotoGP, bukan hanya siapa yang bisa menjadi juara di setiap serinya. Juga bukan tentang siapa produsen yang mampu memberikan motor terkencang di sirkuit. Banyak faktor yang menjadi penentu kemenangan seorang pebalap. Juara pada setiap akhir pekan penyelenggaraan MotoGP juga bergantung pada jenis ban yang dimainkan masing-masing pebalap.

Selama bertahun-tahun, peraturan di MotoGP telah banyak mengalami perubahan. Dari setiap produsen sebagai pemasok tunggal MotoGP menawarkan beberapa jenis ban. MotoGP sekarang menggunakan sejumlah ban yang semuanya dibuat oleh satu produsen. Untuk MotoGP 2017 menggunakan ban Michelin.

Di arena MotoGP; Bridgestone, Michelin dan Dunlop adalah pemasok yang saling bersaing satu sama lain. Pada kenyataannya, pertempuran sesungguhnya selalu terjadi antara Michelin dan Bridgestone. Ban Dunlop jarang digunakan oleh lebih dari dua tim. Di setiap musimnya paling hanya satu tim yang mempercayakan ban Dunlop.

Antara ketiga produsen ban di atas, Anda bisa menggunakan ban sebanyak yang Anda mau. Ini bahkan termasuk diperbolehkannya menggunakan jenis ban 'spesial', ban kompleks yang sangat lembut dan hanya bertahan beberapa lap saja. Namun dengan pemakaian ban tersebut akan menjamin lap tim terbaik saat kualifikasi.

Akan tetapi semua ini berubah pada tahun 2007. Pertama, pembatasan jenis dan jumlah ban mulai berlaku selama musim 2007. Aturan tersebut diubah untuk mengizinkan hanya 31 ban per akhir pekan ke masing-masing tim, asalkan memiliki setidaknya dua kemenangan di MotoGP.

Ini berarti mereka masih bisa memilih ban lain (ada 6 tim yang memakai Michelin, 5 menggunakan Bridgestone dan 1 tim menggunakan Dunlop). Tapi jika mereka memilih Bridgestone atau Michelin, jumlahnya terbatas hanya 31 (14 depan dan 17 belakang).

Kenyataannya sekarang adalah bahwa ban mulai memainkan peran yang sangat besar dalam menentukan pemenang dari setiap akhir pekan Grand Prix (GP), sesuatu yang tidak disukai oleh para pebalap.

Tahun 2008 Dorna mulai berpikir untuk memilih satu produsen sebagai pemasok ban ke semua tim. Tapi ini segera dibatalkan. Mereka justru menambah jumlah ban yang tersedia per akhir pekan menjadi 40 (18 depan dan belakang 22). Mereka juga mengizinkan lebih banyak waktu pengujian bagi seiap produsen ban.

Produsen ban sekarang bisa menguji ban maksimal empat hari di sirkuit manapun setelah balapan selesai dilakukan di sana. Dan jika ada sirkuit baru yang ditambahkan ke musim tersebut, mereka juga bisa melakukan dua hari pengujian pada empat minggu sebelum balapan.

Selama musim tersebut berlangsung, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa menjadi salah satu pebalap yang melakukan uji coba ban Michelins pada tahun 2007, juga beralih ke pengujian Bridgestone. Yamaha Tech 3, satu-satunya tim yang menggunakan Dunlop akhirnya pindah ke Michelin. Sekaligus menjadi akhir bagi Dunlop di kelas utama MotoGP. (Bersambung...)

Baca Juga
Crosser Ryan Dungey Gantung Helm
Kenangan Termanis Rossi Bersama Hayden

Text : Suhartono | Photo / Video : Dunlop | Editor: Andi Wahyudi | 24 May 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

AHRT Terjunkan 2 Pebalap Supersport

AHRT Terjunkan 2 Pebalap Supersport

ARRC
Mario Aji Tak Dibebani Target

Mario Aji Tak Dibebani Target

ROAD RACE
Evolusi Tampilan Yamaha M1 MotoGP

Evolusi Tampilan Yamaha M1 MotoGP

MOTOGP
FDR Maxtreme SE Tampil Perdana

FDR Maxtreme SE Tampil Perdana

SUPERMOTO

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company