image

Tim McLaren Sudah Hilang Kesabaran dengan Honda

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : McLaren F1 | Editor: Andi Wahyudi | 8 June 2017

SPORTKU.COM

Belum adanya kemajuan yang signifikan sepanjang musim 2017, membuat tim McLaren belum bisa beranjak dari posisi juru kunci klasemen.

Terhitung sejak tes pramusim yang berlangsung di Barcelona, beberapa waktu lalu, kinerja mesin Honda menjadi sebuah tanda tanya. Pasalnya, selama tujuh seri Formula 1, kedua pebalap McLaren, Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne, belum bisa memberikan kemenangan. Jika dibandingkan dengan performa tim tahun lalu, tentunya saat ini performa tim jauh dari kata bagus.

Bermula masalah yang dialami oleh mesin Honda karena bagian oli yang bocor saat Fernando Alonso mengambil alih lintasan dalam tes pramusim. Sejak saat itu Honda seperti kehilangan arah mengenai hal apa yang harus mereka revisi. Beranjak dari kejadian tersebut, alih-alih ingin memberikan performa yang meningkat untuk pebalap utama mereka, Fernando Alonso, justru membuat bumerang bagi tim dan Honda itu sendiri.

Sesaat formasi lap dimulai, Alonso, merasakan mobilnya tidak prima. Kondisi tersebut diperparah karena Alonso langsung keluar dari kokpit, dan meninggalkan mobil MCL32 di pinggir lintasan. Melihat fenomena tersebut, Zak Brown, Direktur Eksekutif McLaren, mengatakan saat ini timnya telah berada di ambang batas kesabaran.

"Tidak ada upgrade, dan upgrade tidak dikirim pada tingkat dimana kami telah menunggu seperti yang mereka lakukan. Anda hanya bisa memakan waktu begitu lama, dan kita telah mendekati batas (kesabaran) kita," ungkap Brown seperti dilansir motorsportweek.com. Menurut Brown, saat ini Honda tengah bingung dengan unit mesin baru V6 Turbo.

Kurang beruntungnya Honda di Formula 1 juga ikut berimbas pada kinerja mereka di balapan Indycar. Beberapa waktu lalu, Fernando Alonso, yang telah memilih absen dari Grand Prix Monaco, juga menerima hasil yang tidak jauh berbeda. Alonso, yang saat itu balapan harus terungkur karena mesin Honda yang dipasangkan juga mengalami masalah. Atas kejadian tersebut, terutama di ajang Formula 1, McLaren harus mempertimbangkan siapa yang akan mereka pilih sebagai pemasok mesin untuk musim depan.

Baca juga
Strategi Ban di GP Canada 2017
Kontroversi pendapatan Tim F1 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : McLaren F1 | Editor: Andi Wahyudi | 8 June 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company