image

Marquez Kritik Ban Depan Asimetris Milik Michelin

Text : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 9 June 2017

SPORTKU.COM

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengkritik Michelin jelang laga kandang di Sirkuit Catalunya, Spanyol akhir pekan ini, 10-11 Juni.

Marquez mempertanyakan keputusan Michelin yang mengalokasikan ban depannya dengan ban asimetris untuk balapan kandang di Sirkuit Catalunya. Marquez sembari memberikan pernyataannya jika pada balapan sebelumnya di Mugello, Italia dirinya banyak mengalami masalah dengan ban.

Selama balapan di Mugello, 4 dari 5 pebalap Honda berjuang keras dengan ban depan. Marquez dan Cal Crutchlow memilih opsi ban medium, satu-satunya ban asimetris yang disediakan oleh Michelin. Jelang balapan di Sirkuit Catalunya, Marquez tampak tidak senang bahwa ban depan yang dia gunakan dan yang disukai pada tes pribadi baru-baru ini di trek yang sama tidak ada dalam alokasi.

"Kami melakukan tes di sini. Ban belakang menurun, tapi tidak apa-apa. Ini bukan masalah besar. Ban depan adalah tempat saya berjuang lebih tahun ini. Dalam uji coba saya merasa sangat baik dengan satu ban tapi tidak di sini. Kami akan mencoba jenis senyawa yang berbeda," ungkap Marquez.

"Bagi saya, apa yang membuat sulit bagi kita adalah setiap balapan kita memiliki ban asimetris. Saya pikir dengan 50 derajat di tanah kita tidak perlu ban asimetris. Inilah sebabnya mengapa kita memiliki lebih banyak kebingungan tahun ini dan mengapa kita memiliki lebih banyak masalah. Ban depan asimetris yang kita miliki dengan 50 derajat tidak kita butuhkan."

"Tahun lalu merupakan balapan yang bagus bagi kami, meski di sirkuit ini (Catalunya) belum bagus buat saya. Tahun ini saat uji coba saya merasa baik. Tahun lalu saya merasa baik. Sepertinya akan sangat panas pada hari Minggu. Kami akan berusaha menemukan pegangan yang baik."

"Mugello, sejujurnya saya tidak merasa sangat buruk selama akhir pekan tapi kemudian pada hari Minggu kami berbicara sedikit dan menyadari bahwa kami tidak bisa menyelesaikan balapan dengan ban depan yang saya sukai," imbuh Marquez yang di Mugello hanya finish ke-6.

"Lalu kita balapan dengan ban medium. Ada perasaan kosong tapi inilah ban yang kami pilih untuk selesaikan lomba, karena dengan yang lain semua pebalap Honda hancur. Kami tahu bahwa jika kami pergi ke sana, kami akan menyelesaikan balapan. Di sini, kami memiliki perasaan yang berbeda, terutama dengan bagian depan," pungkas Marquez.

Text : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 9 June 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company