image

Tahun Depan, MTB Trek Gunakan Suspensi Baru

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Pinkbike | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Pinkbike | 18 July 2017

SPORTKU.COM

Tahun depan, Trek akan menggunakan suspensi baru pada MTB high end-nya. Seperti apakah profilnya?

Trek telah merilis unit suspensi RE:aktiv pada awal musim panas 2014 lalu. Suspensi tersebut merupakan hasil kerja sama dengan shock (suspensi) Penske Racing, produsen suspensi high-end yang berfokus pada dunia balap Indy dan NASCAR. Pada awalnya, produk ini dibawa ke pasar dengan menggunakan merek Fox sebagai pemasok mereka.

Trek mengakui bahwa teknologi suspensi ini bukan hal baru. AMP, White Brothers, Manitou dan RockShox telah bereksperimen dengan teknologi ini pada tahun 1990-an. Namun untuk membuat produk yang andal saat itu sangat sulit.

Setelah dua puluh tahun berlalu, Trek kini percaya bahwa mereka memiliki produk yang tahan lama dengan kinerja yang lebih baik. IFP menciptakan beberapa gesekan dan jeda dalam semua suspensi. Bahkan saat segel dan lapisan telah membaik, selalu ada kekuatan statis untuk diatasi. Fitur Thru Shaft bekerja di sekitar area ini dengan membiarkan minyak yang dipindahkan secara bebas dan menghilangkan muatan IFP dan nitrogen atau udara.

Baca juga:
MOLLEMA MENANGKAN ETAPE 15, FROOME TETAP MEMIMPIN

Fox dan RockShox akan memasok Trek secara eksklusif dengan suspensi untuk dua tahun ke depan. Namun teknologinya bersifat open source (terbuka). Jadi kita mungkin akan melihat teknologi ini pada merek lain di masa depan. Penske sendiri masih memegang hak paten RE: aktiv valve. Jadi teknologi ini akan terus menjadi unik untuk Trek di masa mendatang.

Menurut Trek, terknologi RE: aktiv dengan Thru Shaft adalah satu-satunya peredam yang menghilangkan perpindahan minyak, piston yang mengapung dinamis (IFP), dan muatan gas. Sebagai akibat dari eliminasi ini, RE: aktiv dengan Thru Shaft telah mengurangi histeresis (jeda) dan tekanan peredaman yang lebih seimbang dan memungkinkan suspensi lebih cepat dan efektif dalam bereaksi terhadap perubahan medan. Secara keseluruhan, ini adalah peredam yang jauh lebih responsif dengan kinerja yang sama dengan model pegas udara.

Dengan begitu, tanpa gaya IFP yang bekerja melawan poros peredam, sensitivitas terhadap guncangan kecil sangat meningkat. Menghilangkan IFP yang dinamis juga menghilangkan gesekan dan efek slip-nya. Jadi gerakan suspensi tidak mudah terjadi dan juga akan berubah arah lebih cepat.

Sebuah kolom yang padat minyak dan adanya keseimbangan tekanan menghasilkan dukungan dan efisiensi yang lebih banyak, dengan respon yang lebih cepat terhadap medan sepanjang terjadi hentakan. Secara total, suspensi ini memperkuat responsivitas shock RE: aktiv standar, dan menjaga ban belakang sepeda tetap pada jalurnya, sehingga pesepeda bisa menunggang dengan lebih percaya diri.

Pada 2018, Thru Shaft akan diaplikasikan secara terbatas pada MTB Trek dari model high end, termasuk Slash 9.8/9.7, Remedy 9.8 dan Fuel EX 9.9. Suspensi ini juga akan diberikan pada frame Slash, Remedy, dan Fuel EX.

Baca juga:
PENJUALAN DUCATI BISA ANCAM KONTRAK LORENZO

 

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Pinkbike | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Pinkbike | 18 July 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company