image

SOS: Sepak Bola Itu Hiburan, Bukan Kuburan

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 28 July 2017

uploads/news/2017/07/sepakbola-itu-hiburan-bukan-33519fac226613e.jpg

Sepakbola itu Hiburan, bukan Kuburan

akmal-marhali-sos-21261dacfad0ca8
akmal-marhali-sos-868126b9f6da4a4
SPORTKU.COM

Sepak bola Indonesia kembali dirundung duka lantaran korban nyawa kembali muncul, kali ini adalah seorang penggemar Persib, Ricko Andrean. 

Ricko yang notabene seorang Bobotoh—julukan penggemar Persib menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Santo Yusuf, Kota Bandung, Kamis (27/7). Pria yang berusia 22 tahun itu merupakan korban pengeroyokan oknum bobotoh sendiri usai pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 22 Juli 2017.

Menurut lansiran yang diterima SPORTKU dari Komunitas Save Our Soccer (SOS), Kamis (27/7) Ricko tercatat sebagai tumbal ke-56 kekerasan di sepak bola Indonesia sejak Suhermansyah, Bonekmania, yang tewas pada 28 Januari 1995 setelah terhimpit dan terinjak usai menyaksikan laga PSIM melawan Persebaya. Ricko sendiri tercatat sebagai bobotoh kelima yang tewas usai mendukung tim kesayangannya, Persib Bandung.


Sebelumnya tercatat empat Bobotoh tewas, yakni Rangga Cipta Nugraha (22), Lazuardi (29), Dani Maulana (17), dan Muhammad Rovi Arrahman (17) terjadi dengan cara yang nyaris serupa.

Akmal Marhali, koordinator SOS menyebutkan bahwa ada 56 tumbal nyawa di sepak bola Indonesia penyebabnya beragam. Terinjak ada 6 orang. Jatuh dari kendaraan (8), Pengeroyokan (17), Pukulan benda keras (11), tusukan benda tajam (12), gas air mata (1) dan penembakan 1 orang.

“Buat apa ada sepak bola bila masih ada darah, nyawa, dan air mata terbuang sia-sia. Pemerintah dan pihak-pihak terkait harus tanggung jawab terhadap kejadian ini. Tak ada musuh dalam sepak bola. Yang ada hanya rivalitas selama 90 menit di lapangan. Dan, ini harus dipahami semua elemen sepak bola di tanah air. Sepak bola adalah hiburan, bukan tempat pemakaman,” kata Akmal.

Menurut Akmal, kematian supporter kali ini harus menjadi renungan sekaligus intropeksi bagi seluruh stakeholder sepak bola nasional. Mulai dari PSSI, operator kompetisi, klub, sampai kepada organisasi suporter harus berbenah.

Baca juga
New Honda CR-V Berlimpah Fitur


akmal-marhali-sos-21261dacfad0ca8.png

Ricko cukup jadi ‘tumbal nyawa” yang pertama dan terakhir di tahun 2017 dan kedepannya. Gesekan suporter yang berujung bentrokan dan menelan korban nyawa tak boleh lagi terulang. Salah satunya tentu dengan membuat regulasi dan aturan yang jelas dan tegas untuk suporter.

“Sudah waktunya suporter juga dibuatkan regulasi. Football Spectator Act (FSA) yang diberlakukan di Liga Inggris sejak 1989 bisa dijadikan rujukan. FSA mewajibkan seluruh suporter di Inggris memiliki kartu keanggotaan dari klub yang mereka dukung. Ini untuk mengidentifikasi suporter yang bikin rusuh. Mereka akan dicabut kartu anggotanya serta tak boleh menonton pertandingan seumur hidup di stadion bila dinyatakan bersalah,” ujar Akmal.

FSA sendiri berfungsi untuk mengatur keberadaan Badan Otoritas Lisensi baru yang bertugas memberi, atau mencabut izin sebuah stadion untuk menyelenggarakan pertandingan. Kewenangan besar diberikan kepada Badan Lisensi agar tak ada lagi stadion yang tingkat keamanannya rendah.

Intinya, baik PSSI, operator liga, dan juga klub harus memberikan pembinaan kepada supporter. Mulai dari rule of games sampai kepada sanksi-sanksi yang akan diberikan bila melakukan aksi anarkis dan vandalis baik di dalam maupun di luar stadion. Ini salah satu cara untuk mencegah potensi kekerasan yang berujung tumbal nyawa.

akmal-marhali-sos-868126b9f6da4a4.png

Baca juga
Semarak ISSOM Seri 3 2017

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 28 July 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company