image Aldio Oekon saat berlaga di seri ketiga ISSOM

Sirkuit Baru, Aldio Oekon Lebih Menyesuaikan Ban dengan Aspal

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi, Dokumentasi Sportku | 19 August 2017

uploads/news/2017/08/aldio-oekon-butuh-penyesuian-3835683354bf186.JPG

Aldio Oekon Butuh Penyesuian Ban

issom-seri-3-by-447828225be1142
SPORTKU.COM

Menjalani balapan di sirkuit jalan raya membuat pebalap Aldio Oekon haru melakukan penyesuaian ban dengan baik. Seperti apa penyesuaiannya?

Gelaran Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) putaran keempat berlangsung beda, kali ini ajang balap mobil bergengsi di Tanah Air menempati sirkuit Jalan Raya, BSD City. Melihat karakter sirkuit dan aspal yang berbeda dari sirkuit Sentul, membuat pebalap Pertamax Motorsport, Aldio Oekon, butuh penyesuaian terhadap bannya.

Pebalap yang menggeber BMW E36 ini merasa ban masih licin untuk beberapa lap awal. Menurut putera Donny M Oekon ini butuh setidaknya tiga sampai empat lap di awal agar ban lebih ngegrip.

"Ban di awal terasa licin, ini karena menggunakan kompon semi slick, jadi harus adaptasi dulu tiga sampai empat lap supaya bisa panas. Aspal sirkuit jalan raya BSD ini kurang abrasif, sehingga harus memanfaatkan warming up lap dengan maksimal, berbeda dengan aspal sirkuir Sentul," jelas Aldio di sela-sela kualifikasi petang tadi (19/8).

Hadirnya rintangan seperti chicane dan hairpin pada sirkuit jalan raya ini, tidak membuat pebalap dengan nomor start 142 ini merasa kesulitan. "Chicane kurang lebih hampir sama lah sama S kecil di Sentul. Tapi kalo untuk hairpin (u turn), memang saya belum pernah ngerasain," tambah Dio.

Menurutnya justru dengan adanya medan baru seperti chicane dan hairpin, balapan akan lebih variatif. "Saya senang dengan adanya hairpin dan chicane, ini adalah tantangan baru yang harus disesuaikan lagi. Kita kan seringnya di Sentul, jadi dengan adanya sirkuit ini lebih ada pengalaman baru," imbuhnya.

Usai menjalani kualifikasi tadi siang, pebalap yang dimentori oleh Andre Dumais ini sukses meraih pole position secara overall. Dio mengukuhkan waktu satu me it 42,7 detik. Di Kejurnas ETCC kelas 2000, Aldio menggunakan ban Achilles dengan type ATR-K Sport.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi, Dokumentasi Sportku | 19 August 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company