image

Bila Catalunya Merdeka, Ini Opsi Barcelona Bermain

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Timeincapp | Editor: Andi Wahyudi | 6 October 2017

SPORTKU.COM

Bila wilayah Catalunya benar-benar merdeka dari Spanyol. Kira-kira Barcelona akan bermain dimana? Berikut opsi-opsinya.

Pemungutan suara di wilayah Catalunya telah selesai dan hasilnya dapat dikatakan mengejutkan. Pasalnya mayoritas penduduknya menginginkan agar mereka terlepas dari Spanyol, sebanyak 90 persen dari total 2,2 juta penduduk di wilayah tersebut ingin merdeka.

Rencananya, dalam waktu dekat. Otoritas pemerintah Catalan akan mendeklarasikan kemerdekaan mereka. Paling cepat akan dilakukan pada pekan ini. Meski demikian, terkait legalitas pemungutan suara itu masih belum sah lantaran kegiatan ini dianggap illegal oleh pemerintah Spanyol.

Masalah politik di wilayah Catalunya mau tak mau menyeret Barcelona. Pasalnya, Blaugrana merupakan tim yang dianggap mempresentasikan wajah daerah tersebut lantaran prestasinya yang gemilang sepanjang sejarah sepakbola.

Barcelona sendiri saat ini berposisi sebagai pihak oposisi Pemerintah Spanyol dengan mendukung referendum dengan alasan kebebasan dalam berdemokrasi.

“Barcelona menyatakan dukungan kepada seluruh manusia, entitas, dan institusi yang bekerja untuk memperjuangkan hal tersebut. Barcelona dan semua pihak yang terkait akan terus mendukung penduduk Katalunya dengan cara damai dan teladan," bunyi pernyataan klub.

Sikap inilah yang membuat kedudukan Barcelona di ajang La Liga bisa terancam. Namun, bila akhirnya wilayah Catalunya merdeka, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan oleh manajemen agar klub tetap berkompetisi.

Bermain di Liga Catalunya

Bila nantinya kemerdekaan Catalunya disahkan, maka mau tak mau negara ini harus membuat liga sendiri, termasuk untuk menampung Barcelona. Tercatat setidaknya ada 17 klub yang siap bermain di liga tersebut bila menilik dari home base mereka.

Selain Barcelona, terdapat Espanyol dan Girona yang kini bermain di La Liga, juga masih ada 14 klub lainnya yang bermain di level bawah seperti CE Europa, Gimnastic de Tarragona, UE Lleida, CD Condal, Terrassa FC, CF Badalona, CE Sabadell FC, UE Figueres, UE Sant Andreu, Palamos CF, CE Jupiter, EC Granollers, CFJ Mollerussa, dan UE Llagostera.

Namun, opsi ini nampaknya menjadi opsi yang buruk. Pasalnya, hal ini akan menjadi kerugian lantaran lawan-lawan Barcelona di atas kertas hanya Espanyol dan Girona yang dapat dikatakan memberikan perlawanan, selebihnya merupakan tim amatir. Hal ini bisa saja melemahkan Blaugrana lantaran daya saing yang jomplang.

Selain itu, dengan bermain di Liga Catalunya, tentu Barcelona tentu akan kesulitan bermain di Liga Champions. Pasalnya, untuk mengikuti ajang tersebut, koefisien liga akan dihitung. Cules mungkin akan menjalani babak kualifikasi yang panjang untuk bisa bermain di ajang tersebut, atau barangkali hanya boleh bermain di Liga Europa.

Baca juga
Tim Balap Sepeda Musim 2018

Bermain di Ligue 1

Secara demografis, bermain di Prancis menjadi opsi bagi Barcelona lantaran letak klub yang tak berjauhan. Selain itu, Ligue 1 juga menampung klub seperti AS Monaco yang notabene merupakan klub milik negara Monaco.

Menteri Olahraga Catalan, Gerard Figueras sendiri mengaku menyarankan Barcelona untuk bermain di Prancis lantaran UEFA pun nampaknya tidak akan melarang sebuah klub untuk bermain di kompetisi lintas negara.

Namun yang jadi pertanyaan. Apakah Barcelona bisa langsung bermain di Liga 1 secara otomatis? Pasalnya rata-rata peraturan di liga-liga besar Eropa setiap klub harus bermain dari level bawah terlebih dahulu, bila demikian, butuh waktu lama agar bisa kembali bermain di level tertinggi.

Bermain di Liga Top Eropa Lainnya

Bermain di Italia, Inggris, atau Swiss juga bisa dijadikan opsi. Pasalnya ketiga negara tersebut menampung klub dari negara lain. Di Italia ada klub bernama San Marino yang bermain di divisi amatir, di Inggris ada Swansea, Cardiff City dan Newport Count, tiga klub asal Wales yang memilih bermain di Inggris. Lalu ada FC Vaduz, klub asal Lichtenstein ini bermain di Liga Swiss.

Namun, lagi-lagi permasalahannya adalah, apakah ketiga negara tersebut mau menampung Barcelona untuk bisa langsung bermain di Liga Utama mereka? Yang pasti, kecemburuan tentu akan timbul, terutama bagi tim yang telah berdarah-darah berjuang untuk naik di kasta tertinggi.

Bertahan di La Liga

Barangkali, opsi ini adalah opsi paling realistis. Pasalnya, baik La Liga dan Barcelona adalah kedua kubu yang saling membutuhkan. La Liga membutuhkan Barcelona untuk menarik pihak sponsor dan antusiasme penonton.

Sementara Barcelona yang telah mengemas 33 trofi La Liga, juga butuh panggung untuk mereka untuk menambah daya saing dan agar bisa berkompetisi di Eropa. Mungkin nantinya, Blaugrana akan menjadi semacam Monaco di Prancis, klub “tamu’ yang sukses di tanah orang.

Selain itu resiko kehilangan pemain bintang macam Lionel Messi dan Luis Suarez akan kecil. Bayangkan bila pemain bintang yang dimiliki Barcelona saat ini bermain di kompetisi amatir, kesetiaan pemain pun nampaknya cuma hisapan jempol belaka.

Baca juga
Advannov Mulai Berbenah Mobil Balap

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Timeincapp | Editor: Andi Wahyudi | 6 October 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company