image Diva Ismayana (kanan) bersama Harlan Fadhillah

Diva Turun Balap di Kejurnas IRS

Text : Suhartono | Photo / Video : Sonny Hastara | 14 October 2017

uploads/news/2017/10/diva-turun-di-kejurnas-33463094e9eb1f6.JPG

Diva Turun di Kejurnas IRS

kejurnas-irs-838423d33221743
SPORTKU.COM

Diva Ismayana turun balap di Seri 4 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indospeed Race Series (IRS0 2017 akhir pekan ini, 14-15 Oktober.

Diva yang lebih sering terlihat di ajang Kejurnas Motocross dan Kejurnas Supermoto kini menjajal kemampuannya di balap road race. Adaptasi dengan motor baru menjadi konsentrasi awal bagi pebalap asal Bali tersebut. Meski demikian, tak butuh waktu lama bagi Diva untuk bisa langsung gas pol.

Ditemui di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/10), Diva mengaku sudah mendapatkan feeling bagus dengan motor balap Honda CBR250RR. Kedatangan Diva di ajang Kejurnas IRS kali ini menjadi yang kedua untuknya. Diakuinya, pada tahun 2015 lalu pebalap bernomer 26 ini juga pernah menjajal kemmapuannya di trek aspal.

"Di Kejurnas IRS kali ini saya turun di Kelas Honda Dream Cup (HDC) CBR250R. Baru mulai jajal motor di hari Kamis (12/10) sore. Itu juga cuma bentar. Latihan pertama kali masih agak kaku. Tapi setelah turun latihan bersama para pebalap pro lainnya jadi lebih tahu body language-nya," buka Diva kepada SPORTKU.com.

Bagi Diva, adaptasi yang paling sulit adalah saat menikung dan menyesuaikan bodi position. Maklum saja, selama ini Diva memang lebih akrab dengan tunggangan motor berjangkung tinggi. Apalagi penampilan Diva kali ini memang tak direncanakan sejak jauh-jauh hari. Di tengah padatnya jadwal balap regulernya, Diva juga tak pernah jajal motor balap sport.

Baca Juga
Video Crutchlow Tabrak Lorenzo, Bikin Marah!

"Motor sport untuk balap aspal beda banget sama yang selama ini saya pakai di motocross maupun supermoto. Awal saya bisa balapan di IRS karena Om Bie Hau, owner kanlpot Pro Speed yang kenal dekat sama Om Jimmy pemilik Wahana. Seharusnya sudah sejak Seri 1 IRS diajak, tapi waktu itu belum bisa," imbuh Diva.

Tak ada target dari tim untuk Diva. Akan tetapi untuk menunjukkan talentanya sebagai seorang pebalap serba bisa, Diva justru punya target sendiri untuk bisa masuk posisi 10 besar. "Kalau untuk target memang tidak ada dari tim, tapi saya sendiri sebisa mungkin kalau bisa di posisi 10 besar. Karena sudah bisa tembus waktu 1,50detik.

Beruntung bagi Diva yang sudah banyak mengenal para pebalap di kelas yang dia ikuti. Hal itu membuatnya tak terlalu tegang saat membalap di tengah persaingan yang ketat. Kalau racing line, Diva juga belajar dari Harlan Fadhillah yang menjadi rekan setimnya. "Racing line balajar dari Harlan, cara ngerem juga. Awalnya ngeremnya masih kebawa motocross," ujar Diva.

Sementara itu, Honda Wahana Federal Oil Racing Team yang juga didukung oleh ban FDR meraih posisi pole di Kelas Honda Dream Cup (HDC) CBR250R. Di mana Harlan kemas waktu terbaik 1menit 47.410detik. Sedangkan Diva berada di peringkat 7 dengan raihan waktu 1menit 49,705detik.

Baca Juga
Yamaha Turunkan Pebalap baru di Seri 4 IRS 2017
Galeri Foto Kejurnas Drift 2017 Putaran Kedua

Text : Suhartono | Photo / Video : Sonny Hastara | 14 October 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company