image

Saat Lorenzo Jadi Teman Terbaik, Ini Kata Dovizioso

Text : Suhartono | Photo / Video : Ducati | Editor: Andi Wahyudi | 30 October 2017

SPORTKU.COM

Jorge Lorenzo menjadi pahlawan untuk kemenangan Andrea Dovizioso di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (29/10).

Andrea Dovizioso berhasil menjadi pemenang di MotoGP Malaysia 2017. Kemenangan Dovizioso tak lepas dari peran Lorenzo. Lorenzo yang saat itu memimpin balapan dengan rela 'memberikan' kemenangannya bagi Dovizioso untuk semakin membuka peluangnya menjadi juara dunia MotoGP 2017 yang sudah dinantikan sejak lama.

Dovizioso pun memuji Lorenzo dengan menyebutnya sebagai salah satu rekan satu tim terbaik yang pernah dia miliki. Peran Lorenzo memang sangat penting. Bukan hanya untuk Dovizioso, tapi juga bagi Ducati yang sudah lama merindukan titel juara dunia. Di mana pabrikan Italia ini terakhir kali menjadi Juara Dunia MotoGP pada tahun 2007 bersama Casey Stoner.

Kepindahan Lorenzo ke kbu Ducati pada musim ini memang sempat menarik perhatian luas. Banyak yang beranggapan jika Lorenzo akan menjadi pesaing terkuat Dovizioso. Bukan hanya itu, banyak ramalan yang mengatakan hubungan Dovizioso dengan Lorenzo tidak akan harmonis. Seperti yang terjadi antara Lorenzo dengan Valentino Rossi di Yamaha.

"Saya mengatakan ini dari tahun lalu di Valencia, saya merasa sangat baik bersamanya karena seperti yang terjadi di masa lalu, dia tidak berpikir untuk mencoba membuat sesuatu menjadi buruk bagi saya atau mencoba menciptakan situasi aneh di dalam kotak. Dia sangat terkonsentrasi di pihaknya, dalam pekerjaannya, di timnya," ungkap Dovizioso.

"Setiap saat ketika semua orang melihat di TV, Anda membuat perbandingan, 'gaya balapnya berbeda', tapi saya tidak mempunyai masalah tentang itu. Dia memiliki karakter dan tidak menciptakan masalah bagi saya, jadi tentang itu, pasti dia rekan satu tim terbaik. Saya adalah orang yang tenang dan saya tidak ingin menciptakan situasi aneh bagi siapa pun jadi saya senang dengan itu."

"Saya senang saya memiliki rekan satu tim yang baik juga di masa lalu, tapi tidak semua orang! Di Argentina waktu itu adalah cerita yang sama sekali berbeda dan kami memperjuangkan Ducati. Semua orang melihat apa yang terjadi," sambung Dovizioso menceritakan masa lalunya.

Baca Juga
Dimas Ekky Dibikin Kesal Pebalap Australia

"Jorge saya pikir adalah orang yang pandai dan dia menjelaskan apa yang terjadi hari ini untuk bertarung. Saya kehilangan bagian depan saat saya sendiri dan dia kehilangan bagian depan saat dia sendiri. Grib sangat rendah dan jika Anda ingin mendorong, tidak ada margin untuk mencoba bermain."

"Saya pikir dia melakukan dengan sangat baik untuk tiga perempat balapan dan saya melihat dia mencoba untuk meminimalisir beberapa kesalahan karena ia kehilangan sedikit grip di belakang, dan itu menciptakan lebih banyak masalah di bagian depan. Saya bisa melihatnya dari putaran pertama jadi saya tahu segalanya, semua rinciannya, dan dia tidak dapat melihat saya. Dia lebih cepat di beberapa titik dan saya lebih cepat di sektor lain."

"Saya pikir dalam kondisi berbeda dia bisa bertarung lebih dari apa yang dia lakukan hari ini. Tapi saya pikir kami maksimal, maksimal sampai empat lap dari akhir," imbuh Dovizioso.

Sepanjang musim ini, Dovizioso telah menangi balapan sebanyak enam kali. Dengan kemenangannya tersebut membuat Dovizioso berpeluang besar dalam perebutan gelar jJuara Dunia MotoGP 2017. Menjadi pesaing terkuatnya tahun ini adalah pebalap Repsol Honda Marc Marquez. Dovizioso juga mengakui bahwa Ducati memberikannya paket kuat di musim ini.

"Tidak ada sepeda motor yang sempurna. Setiap motor memiliki karakteristik positif dan negatif dan memiliki keseimbangan yang sangat baik yang harus Anda lakukan dengan cepat di setiap trek, setiap kondisi. Langkah kami tahun ini pasti lebih baik dan jika Anda yang kedua di kejuaraan maka motor kami bagus," kata pebalap berusia 31 tahun itu.

Kemenangan Dovizioso di Sepang membuka peluangnya untuk kembali bertarung dengan Marquez di Valencia pada 12 November mendatang. Kini posisi Marquez masih berada di peringkat teratas klasemen sementara dengan 282 poin. Meninggalkan Dovizioso dengan selisih 21 poin.

Baca Juga
Sambut HUT ke-43, GS Astra Bagi-bagi Hadiah
Tontowi/Liliyana Berjaya di French Open Super Series 2017

Text : Suhartono | Photo / Video : Ducati | Editor: Andi Wahyudi | 30 October 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company