image

Ada Ambisi di Balik Perkelahian Comvalius dan Lilipaly

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Bali United Official | Editor: Andi Wahyudi | 7 November 2017

SPORTKU.COM

Dua pemain andalan Bali United, Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly sempat terlibat perkelahian di babak pertama.

Ada hal yang menarik di balik kemenangan Bali United atas PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Senin (6/11) malam WIB.kedua pemain andalan Serdadu Tridatu, Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly sempat berkelahi, tepatnya di babak pertama.

Adapun penyebab dua pemain kelahiran Belanda itu saling adu jotos adalah lantaran Lilipaly lebih memilih untuk melakukan tendangan ke arah gawang PSM dari luar kotak pinalti pada menit ke-41 ketimbang memberikan umpan kepada Comvalius yang tugasnya sebagai pencetak gol bagi Bali United.

Akibatnya, tembakan yang bersifat spekulasi yang dilakukan oleh Lilipaly itu melambung ke atas gawang PSM. Kemudian Comvalius yang merasa berdiri tanpa kawalan itu pun marah lantaran ia merasa bahwa bola tersebut seharusnya diberikan kepadanya yang berdiri di dalam garis pinalti dan berpeluang untuk mencetak gol.

Perkelahian pun terjadi, kedua pemain saling dorong. Comvalius bahkan sempat memukul wajah Lilipaly, namun sebelum perkelahian lebih lanjut, Irfan Bachdim yang berada di dekat mereka pun mencoba memisahkan agar perkelahian mereda.

Tak hanya Bachdim, pemain PSM, Zulham Zamrun pun ikut melerai perkelahian dengan mencoba menenangkan Lilipaly.

Meski terlibat perkelahian, namun kedua pemain tersebut menunjukan profesionalnya sebagai seorang atlet. Menjelang akhir pertandingan, tanda-tanda permusuhan antara Comvalius dan Lilipaly berakhir.

Kedua pemain itu menjadi penentu kemenangan Bali United atas PSM lantaran Lilipaly sukses mencetak gol di menit ke-95 dengan memanfaatkan umpan dari Comvalius. Bahkan, mereka berpelukan dalam merayakan gol pada injury time tersebut.

Baca juga
Bukan Uang, Ini Alasan Mbappe Tolak Real Madrid

Ambisi Besar Bali United

Perkelahian yang terjadi antara Comvalius dan Lilipaly di babak pertama barangkali sebagai gambaran bagaimana punggawa-punggawa Bali United memang sungguh-sungguh ingin memenangkan gelar Liga 1 musim ini.

Apalagi lawannya, PSM juga merupakan salah satu tim yang berpeluang juara Liga 1. Dapat dikatakan, laga yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta adalah laga yang menentukan bagi kedua tim untuk bisa bersaing dengan Bhayangkara FC untuk meraih gelar di akhir musim.

Bagi Bali United kemenangan melawan PSM menjadi penting. Sebab, dengan raihan 65 poin yang mereka kumpulkan saat ini membuat mereka selangkah lebih maju dalam meraih gelar juara di musim ini.

Saat ini dipastikan hanya Bhayangkara FC saja yang menjadi pesaing Bali United untuk meraih gelar juara liga musim ini. pasalnya, mereka hanya beda dua poin dan unggul satu laga. Namun The Guardian memiliki lawan yang cukup berat, yakni Madura United yang di awal musim menjadi juara paruh musim dan Persija Jakarta yang juga merupakan tim unggulan.

Sementara Bali United hanya akan melawan Persegres Gresk United yang di atas kertas mudah dikalahkan. Apalagi, tim tersebut juga sudah dipastikan degradasi dan hanya mencatatkan dua kemenangan di musim ini.

Sementara acungan jempol juga layak diarahkan kepada Widodo Cahyono Putro, pelatih Bali United yang mempertahankan Comvalius dan Lilipaly di atas lapangan pada babak kedua kendati di babak pertama kedua pemain tersebut berkelahi.

Belakangan, Widodo mengaku bahwa perkelahian antara Comvalius dan Lilipaly adalah bagian dari taktik untuk memecah konsentrasi PSM.

“Itu adalah salah satu trik bagi mereka. Paly dan Comvalius sudah baik. Itu bagian dari sepakbola dengan cara apapun untuk memenangkan pertandingan. Kalau di luar negeri ada hal yang seperti itu. Makanya saya tidak menggantikan posisi mereka pada laga ini,” ungkap Widodo seperti diktuip dari Goal, Selasa (7/11).

Sementara Comvalius sendiri sudah melakukan klarifikasi melaui akun Instagram miliknya bahwa perkelahian antara dirinya dengan Lilipaly akibat dari tensi pertandingan yang tinggi mengingat peluang juara bagi kedua tim ditaruhkan di pertandingan tersebut.

"Sepak bola adalah luapan emosi dan emosi menunjukkan dedikasi dan tekad untuk memenangi pertandingan. Inilah Jawabannya!" tulis Comvalius di akun instagramnya @sylvanocomvalius.

 

Football is emotion and emotion shows the dedication and will to win.. THIS IS THE ANSWER!!!!! @stefanolilipaly @baliunitedfc

A post shared by Sylvano Comvalius (@sylvanocomvalius) on


Baca juga
Aksi Ciamik Lukas Knopf

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Bali United Official | Editor: Andi Wahyudi | 7 November 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company