image

Cole Ungkap Bobrok Manajemen Persib

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Squawka | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: goal uk | 18 November 2017

SPORTKU.COM

Carlton Cole mengaku bahwa Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar memiliki kuasa mutlak yang melebihi pelatih di klub asal Bandung tersebut.

Carlton Cole merupakan satu dari dua pemain berstatus Marquee Player kesebelasan Persib Bandung. Namun, mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Inggris itu dianggap gagal menunjukan performa terbaiknya sehingga terdepak di pertengahan musim.

Bahkan Manajer Persib, Umuh Muchtar menganggap bahwa Cole adalah salah satu penyebab kegagalan klub berjuluk Maung Bandung itu tampil sebagai juara Liga 1, bahkan posisi mereka terjerembab di zona bawah klasemen.

Namun, Cole berujar bahwa buruknya penampilan dirinya lantaran intervensi yang dilakukan oleh Umuh. Bahkan mantan pemain Chelsea itu menganggap bahwa sang manajer memiliki kuasa yang melebihi pelatih di klub.

"Mereka memiliki pelatih yang melatih anda sepanjang minggu tapi kemudian ada seorang manajer bernama Umuh Muchtar yang memesan hotel dan mengawasi para pemain," kata Cole seperti dikutip dari Goal UK, Jumat (17/11).

"Di Inggris, kami menyebut mereka penghubung pemain atau perwakilan klub, tapi di sana dikenal sebagai manajer. Di Persib, orang ini (Umuh) mendominasi keseluruhan (keputusan) tim,” sambungnya.

Cole menyebut bahwa Umuh adalah sosok yang dominan. Bahkan ia yang menentukan pemain dalam starting line up Persib. Mantan pemain West Ham itu sendiri bahkan berani menyebut bahwa Manajer klub Maung Bandung itu menggunakan relasi dengan pihak polisi dan militer untuk memuluskan hal yang dia inginkan.

Baca juga
Duh, Timnas Indonesia Kalah Lawan ABG Suriah

“Orang ini memiliki relasi dengan polisi dan militer. Dia tipe pria yang mendominasi, jika dia tidak menyukai sesuatu hal, maka dia memastikan melakukan sesuatu seperti yang ia mau. Saya tidak akur dengan dia lantaran saya coba membantu mengajar mereka cara yang berbeda untuk melakukan pendekatan sepak bola, bahkan Essien pun mencoba melakukan hal yang sama, namun dia tidak mengerti bahwa sepak bola adalah sebuah meritokrasi,” keluh Cole.

Cole mengaku sedih lantaran ia tak mampu menampilkan permainan terbaiknya di Indonesia lantaran intervensi Umuh yang berlebihan. Bahkan, sebenarnya ia merasa betah ketika bermain di Persib yang dianggap sebagai Manchester United-nya Indonesia.

“Tim tempat saya bermain adalah tim terbesar di Indonesia, mereka adalah Manchester Unitednya-Indonesia, tapi penampilan mereka tidak terlalu baik. Ini bukan karena saya, bahkan setelah saya hengkang mereka masih berkutat di papan tengah klasemen. Itulah kenapa saya agak kecewa dengan cara saya pergi. Saya tak mau mengakhirinya seperti ini. Satu orang itu mengacaukan semuanya," ungkap Cole.

Cole sendiri hanya bermain sebanyak lima pertandingan dengan total menit bermain sebanyak 268 menit. Ia juga tak mampu mencetak satu gol pun ketika berlaga di Liga 1 musim ini.

Baca juga
Ketika Ducati Tak Punya Uang

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Squawka | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : goal uk | 18 November 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company