image Skema taktik 4-4-2

Bisakah Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku Main Bersama?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Tribuna, Sportkeeda, Sportkeeda | Editor: Andi Wahyudi | 24 November 2017

uploads/news/2017/11/bisakah-ibrahimovic-dan-lukaku-9684494d35231a0.jpg

Bisakah Ibrahimovic dan Lukaku Bersama?

zlatan-ibrahimovic-dan-romelu-76444dcff8e2e40
SPORTKU.COM

Dapatkah Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku yang sama-sama berposisi sebagai targetman itu bisa bermain bersama di satu waktu?

Zlatan Ibrahimovic telah sembuh dari cedera panjang yang ia derita. Bahkan, pemain berkebangsaan Swedia sudah diturunkan oleh Manajer Manchester United dalam dua laga terakhir, yakni saat menghadapi Newcasle United di ajang Liga Primer Inggris dan Basel di turnamen Liga Champions.

Dalam dua pertandingan tersebut, Ibrahimovic tampil sebagai pemain pengganti. Melawan Newcastle ia diturunkan di menit ke-77 mengantikan Anthony Martial. Dan ketika menghadapi Basel, mantan pemain AC Milan itu masuk pada menit ke-74 dengan mengantikan Anthony Martial.

Mengingat masih belum pulihnya kondisi Ibraimovic secara 100 persen sempurna dan juga sedikitnya waktu yang diberikan, ia pun gagal mencetak gol dalam dua kesempatan yang diberikan itu. Meski demikian, kesembuhan pemain yang mendapatkan julukan Ibracadabra itu dapat dikatakan sebagai ancaman bagi Romelu Lukaku yang sejauh ini menjadi andalan bagi Manchester United (MU).

Ibrahimovic merupakan andalan MU musim 2016/2017 lalu. Ibra keluar sebagai top skor bagi klub dengan total mencetak 28 gol dan 10 assist dari 46 pertandingan. Ibra juga membantu klub berjuluk Setan Merah itu sukses meraih treble.

Cedera membuat Ibra sempat dibuang oleh MU di akhir musim 2016/2017 sebelum akhirnya kembali dikontrak pada Agustus 2017 lalu dengan durasi selama satu tahun.

Sementara Lukaku, pemain yang baru didatangkan oleh MU di bursa transfer musim panas ini menjelma sebagai predator kelas atas. Dari 19 total penampilannya, ia sudah mencetak 12 gol dari 3 asist bagi klub asal Manchester ini.

Tentu menarik menilik persaingan antara Ibrahimovic, striker yang memiliki segudang pengalaman dan dikenal tajam dengan Lukaku, pemuda yang tengah on fire dan haus gol itu.

Baca juga
Komunitas Bico Jelajah Bangka

Ibrahimovic, Striker Penahan Bola Idaman Mourinho

Meski usia Ibra kini telah menginajk 36 tahun yang dianggap sudah memasuki masa senjakala sebagai pesepakbola, namun Mourinho tak berpikir dua kali untuk memberikan kontrak kepadanya. Pasalnya, mantan pemain Barcelona ini masih dianggap sebagai striker penahan bola terbaik di dunia.

Kemampuan Ibra untuk untuk menahan bola dan memainkan umpan sempurna dalam melewati pertahanan lawan merupakan kesenangan Mournho yang memang sering kali melakukan serangan kepada lawan dengan cara seperti itu.

Sebenarnya, penampilan Ibra bersama MU di musim lalu merupakan musim terburuknya—bila dari jumah catatan gol. Meski demikian, ia masih tetap bisa mencatatkan diri sebagai top skor bagi klubnya itu.

Dengan formasi 4-2-3-1, Ibra adalah sosok yang sudah kadung mengisi pos paling dengan dengan sebagai targetman yang apabila sudah berada di kotak pinalti, maka akan menjadi malapetaka bagi tim lawan.

Baca Juga
Gebrakan IBL untuk Musim Depan

Lukaku, Bukan Kembar Identik dari Didier Drogba

Saat masih membela Chelsea, Lukaku sempat disamakan dengan seniornya saat itu, Didier Drogba lantaran memiliki banyak kemiripan, baik dari segi ketajaman maupun segi penampilan. Sayangnya, dalam prosesnya, kedua pemain itu tak bisa dikatakan memiliki persamaan alias kembar.

Drogba—yang pernah dilatih oleh Mourinho—merupakan sosok pemain yang bisa bekerja maksimal bila tim bermain bermain dengan serangan balik, mengingat pola taktik Mourinho yang cenderung bertahan. Sementara, Lukaku adalah tipe pemain yang mau mundur ke belakang dan ikut pertahanan—hal yang membuat Mourinho menjualnya saat itu.

Meski demikian, Lukaku memiliki kelebihan ketimbang Ibrahimovic. Mengingat ia masih muda, setidaknya pemain berkebangsaan Belgia ini memiliki kecepatan yang tidak dimiliki oleh seniornya itu dan bisa menjadi opsi bagi ragam taktik Mourinho.

Penerapan dalam Skema Mourinho

Skema taktik 4-4-2 (sportkeeda)

zlatan-ibrahimovic-dan-romelu-76444dcff8e2e40.jpg

Mourinho sendiri sejauh ini cenderung menerapkan taktik 4-2-3-1. Dengan skema ini, Ibra dan Lukaku tetap bisa dimainkan bersama. Caranya, menjadikan Ibra sebagai penyerang tunggal di depan, sementara Lukaku berada di belakang dengan bertugas sebagai penyuplai bola.

Taktik ini masih masuk akal mengingat Mourinho menyukai pemain depan yang memiliki postur besar, kuat, cepat, dan bagus menyambut operan bola-bola atas dan ini akan menjadi sebuah santapan yang baik buat Ibra. Sementara, Lukaku yang memiliki kecepatan bisa menyerang dari belakang dan menciptakan peluang.

Akan tetapi, dengan taktik ini bisa menggeser Henrikh Mkhitaryan dan Juan Mata dari posisi favorit mereka dalam tim dan tentu akan banyak mengubah cara bermain tim sepanjang pertandingan berlangsung.

Sementara, taktik 4-3-3 bisa menjadi alternatif. Dimana Ibra akan dijadikan penyerang tengah, sementara Lukaku berposisi sebagai penyerang sayap. Hal ini bagus mengingat pemain seperti Paul Pogba, Mata, dan Mkhitaryan tetap bermain di posisi terbaiknya.

Hal negatifnya adalah, mampukah penyerang sayap sebagai pendamping Ibra dan Lukaku itu bisa mengimbangi gaya bermain keduanya yang dapat dikatakan mirip?

Terakhir, dengan skemat taktik 4-4-2 dengan menempatkan Ibra dan Lukaku sebagai menara kembar di depan gawang lawan. Namun, hal ini tentu akan menjadi kesulitan pasalnya, baik Ibra dan Lukaku harus bisa saling memahami agar tidak terjadi miss komunikasi.

Akan tetapi, pilihan lain yang bisa dilakukan oleh Mourinho adalah hanya memilih satu dari dua pemain tersebut untuk tampil di starting lineup. Bahkan, solusi ini dianggap praktis dan tepat untuk solusi jangka pendek.

Baca juga
Mantan Pemain Termahal Liga Inggris Divonis 9 Tahun Penjara

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Tribuna, Sportkeeda, Sportkeeda | Editor: Andi Wahyudi | 24 November 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company