Mengenal Aturan Bosman Soal Jual Beli Pemain Sepak Bola

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Calcioefinanza | Editor: Andi Wahyudi | 30 November 2017

SPORTKU.COM

Jean-Marc Bosman dianggap sebagai orang yang paling berjasa dalam tata cara jual-beli pemain serta hak pemain dalam sepak bola profesional.

Pada tahun 1990, seorang pesepakbola kelahiran Belgia, Jean-Marc Bosman ingin pindah dari klub yang ia bela sejak tahun 1988, RFC Liege lantaran selain kontraknya bersama klub itu sudah habis. Pria yang kini telah menginjak usia 53 tahun itu tengah diincar oleh klub asal Prancis, US Dunkerque yang bermain di Divisi Dua waktu itu.

Sayang, transfer Bosman tak terwujud. US Dunkerque tak sanggup membayar biaya transfer bebesar 250 ribu poundsterling dari RFC Liege. Bahkan, gara-gara kegagalan proses transfer ini, nasib pria yang saat aktif sebagai pesepak bola berposisi sebagai pemain tengah itu terombang-ambing. Ia dikucilkan dari tim utama dan hanya bermain di tim muda. Naasnya lagi, dirinya diberikan kontrak baru yang bayarannya berkurang 75 persen dari gajinya semula.

Atas dasar itu, Bosman pun melaporkan kasusnya tersebut ke pengadilan untuk menuntut haknya sebagai warga negara uni Eropa. Meski demikian, perjuangan dirinya di pengadilan tak mudah. Sebab butuh lima tahun baginya untuk memenangkan kasus ini di Pengadilan Eropa.

Tepat pada 15 Desember 1995, Bosman akhirnya menang dan RFC Liege dinaytakan bersalah. Kemenangan Bosman di pengadilan dapat dikatakan sebagai kemenangan bersejarah dalam dunia sepak bola profesional.

Tercatat ada tiga aturan baru yang kini dikenal sebagai aturan Bosman. Adapun ketiga aturan itu adalah:

Melarang adanya harga transfer untuk pemain yang telah selesai masa kontraknya. Sebelum itu, klub bisa mendapatkan kompensasi dari transfer pemain meskipun pemain tersebut telah habis kontraknya. Selain itu, klub juga bisa mengganjal perpindahan pemain yang habis masa kontraknya ke klub lain.

Klub tidak berhak menahan pemain yang masa kontraknya selesai untuk mendapatkan kompensasi. Pemain tersebut masuk kategori “bebas transfer”. Jika pemain tersebut menandatangani kontrak jutaan dolar, klub lamanya tidak mendapatkan apapun. Klub pembelinya bisa menjadikan nilai transaksi tersebut sebagai gaji bagi pemain tersebut dalam masa kontrak.

Menolak batasan pemain asing yang boleh bermain dalam pertandingan di liga dalam negara-negara Eropa seperti yang diberlakukan UEFA. Sebelumya, UEFA menetapkan peraturan “tiga plus dua” untuk pemain asing yang turun dalam turnamen Eropa, yakni hanya boleh tiga pemain luar Uni Eropa dan dua pemain “asimilasi”, yakni pemain asing yang sudah bermain di liga melalui jalur pemain muda.

Baca juga
Rahasia di Balik Kondisi Prima Imam Nahrawi

Dampak Aturan Bosman

Dampak signifikan ketika Aturan Bosman diberlakukan adalah banyaknya pemain Eropa berkarir di luar negeri atau di luar daerahnya. Lantaran mereka tak dihitung sebagai pemain asing selama berada di wilayah Uni Eropa.

Kemudian, tentu saja banyak klub yang diuntungkan dengan bisa mendatangkan pemain incarannya dengan cuma-cuma. Edgar Davids menjadi pemain pertama yang memiliki reputasi besar di Eropa yang pindah dari Ajax Amsterdam ke AC Milan pada tahun 1996 dengan gratis.

Sementara, Steve McManaman menjadi pemain paling terkenal dari Inggris yang tercatat pindah dari Liverpool ke Real Madrid dengan status gratis. Kepindahan ini pun membuat salah satu legenda sepak bola Inggris itu sempat tercatat sebagai pemain Inggris dengan bayaran tertinggi era tahun 1999-2001.

Di sepak bola modern, sudah banyak pemain yang memutuskan untuk pindah saat kontrak di klub lamanya tinggal tersisa 6 bulan lagi. Mulai dari Michael Ballack, Robert Lewandowksi, sampai Andre Pirlo adalah contohnya.

Meski kelihatannya sebagai peraturan yang adil. Namun aturan Bosman juga kadang dianggap merugikan bagi tim kecil. Pasalnya, mereka bisa kehilangan pemain terbaiknya saat kontraknya sudah mau habis. Selain itu, biasanya tim yang lebih besar menawarkan kontak yang lebih baik kepada pemain sehingga pilihannya cuma dua, dilepas dengan biaya transfer murah di awal tahun atau lepas di akhir musim dengan gratis.

Lewandowski adalah pemain yang oleh klub lamanya, Borrusia Dortmund terpaksa dilepas secara gratis lantaran digoda oleh Bayern Muenchen sehingga pemain asal Polandia itu tak mau memperpanjang kontraknya.

Meski demikian, Dortmund menunjukan gengsinya dengan tak melepas Lewa dari awal musim dengan harga murah. Akhirnya mereka baru melepas pemainnya itu di akhir bulan Juli 2014.

Pada Januari 2018 mendatang, pemain dengan reputasi tinggi seperti Alexis Sanchez, Mesut Ozil, Mario Balotelli, sampai Juan Mata juga bisa terancam digoda untuk pindah dari klub yang dibela mereka kini dengan bebas biaya lantaran kontrak mereka akan berakhir pada Juli 2018.

Baca juga
Inilah Lima Hal yang Sama antara Rossi dengan Lorenzo

Nasib Bosman

Bosman yang muncul sebagai pahlawan dari adanya peraturan tersebut justru tidak bernasib baik. Usai pensiun dari sepak bola, ia bangkrut dan kehilangan sebagian besar hartanya. Bahkan sempat kecanduan alkohol dan dipenjara selama satu tahun pada tahun 2013 lalu lantaran melakukan tindakan kekerasan kepada pasangan dan anaknya.

Meski begitu, Bosman mengaku bahwa ia bangga lantaran berkat perjuangannya dulu, pemain lain bisa menikmati gaji besar dan diperlakukan lebih manusiawi. Ia juga mengaku senang namanya akan tetap menjadi perbincangan di masa depan.

"Saya bahagia untuk para pesepakbola yang mendapatkan banyak uang. Saya tidak iri. Saya telah merelakan karir saya agar pesepakbola Eropa tidak bekerja seperti budak. Saya hanya ingin diakui. Orang-orang tahu ada Aturan Bosman, tapi mereka tidak tahu orang yang telah memberikan segalanya demi aturan itu, sekarang menjadi seorang alkoholik."ungkap Bosman seperti dikutp The Sun.

Atas jasa besarnya itu, nama Bosman pun dikenang sebagai nama dari sebuah peraturan yang digunakan dari tahun 1995 sampai saat ini.

Aturan Bosman 

aturan-bosman-calcioefinanza--84876d7094cbc44.jpg

Baca juga
Inilah Penampilan Poster Piala Dunia dari Masa ke Masa

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Calcioefinanza | Editor: Andi Wahyudi | 30 November 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Manajer Persija Setuju Liga Dibekukan

Manajer Persija Setuju Liga Dibekukan

FOOTBALL
Persib Bandung Terancam Didiskualifikasi

Persib Bandung Terancam Didiskualifikasi

FOOTBALL
PSSI Akhirnya Stop Liga 1

PSSI Akhirnya Stop Liga 1

FOOTBALL
Menpora Resmi Hentikan Liga Indonesia

Menpora Resmi Hentikan Liga Indonesia

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company