Suzuki Indonesia Gagal Juara Umum di SAC 2017

Text : Suhartono | Photo / Video : SIS | Editor: Andi Wahyudi | 6 December 2017

Suzuki Indonesia Gagal Juara Umum

SPORTKU.COM

Indonesia gagal mempertahankan tradisi Juara Umum Suzuki Asian Challenge (SAC) 2017 yang sudah diraihnya selama dua musim beruntun.

Tiga pebalap Suzuki Indonesia mengakhiri perjuangannya di ajang Suzuki Asian Challenge (SAC) yang menjadi bagian dalam ajang Asian Road Racing Championshop (ARRC). Seri 5 yang menjadi penampilan terakhir para pebalap dilakukan pada akhir pekan kemarin, 2-3 Desember di Sirkuit Chang Buriram, Thailand.

Suzuki Indonesia gagal menjadi juara umum. Meski begitu, tim yang diwakili oleh Ahmad Saugi, Nur Al Fath, dan Chepy Armansyah ini tetap disegani sebagai tim yang berani dan berpengalaman menciptakan pebalap-pebalap muda berbakat untuk mewujudkan mimpi berkompetisi di jenjang Internasional.

Saat balapan di grand final SAC Thailand 2017, ketiga pebalap Indonesia memang terlihat semakin matang dan sportif dalam menyusun strategi serta lebih kompetitif saat memacu Suzuki GSX-R150. Kerja keras di lintasan terlihat sejak awal latihan dan semakin serius untuk menyelesaikan Race 1 dan Race 2 secara baik.

Chepy Armansyah tampil cukup mengesankan di Race 1, ditunjang dari pemilihan gear set yang tepat membuat Chepy Armansyah lebih percaya diri. Tekadnya untuk meraih podium terus ditunjukan dengan keberanian bertarung di barisan depan. Namun perlawanan dari pebalap negara lain sempat menahan lajunya sehingga harus puas finish di posisi ke-5.

“Saya merasa sangat beruntung bisa berkesempatan gabung dengan Team Suzuki Indonesia, karena banyak sekali kesempatan dan ilmu yang saya terima untuk menjadikan mental saya lebih matang lagi. Mungkin tahun ini belum menjadi kesempatan saya untuk menjadi juara utama. Namun saya akan terus konsisten di dunia balap motor dan meningkaatkan kemampuan saya lebih baik lagi," ungkap Chepy Armansyah.

Memperbaiki keadaan Team Suzuki Indonesia, pebalap termuda Nur Al Fath tampil penuh obsesi di Race 2. Nur Al Fath yang telah mempelajari kondisi lintasan menyadari beberapa peluang yang bisa ia manfaatkan. Setelah mengikuti ritme pebalap di depannya, Nur Al Fath sempat berhasil memimpin di depan, sebelum akhirnya ia sempat tersenggol oleh pebalap lain dan harus melakukan pertahanan agar tidak terjatuh di tikungan terakhir. Alhasil podium ke-3 mampu diraih oleh Nur Al Fath.

Baca Juga
Dua Pebalap Yamaha Jadi Yang Terbaik di Kejurnas Motoprix Aceh 2017

“Terima kasih karena akhirnya saya bisa meraih podium di seri terakhir ini. Ini sangat berarti dan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah mendukung saya. Dan terima kasih juga kepada Suzuki Indonesia dan Suzuki Asian Challenge karena saya bisa balapan di Asia tahun ini," sambung Nur Al Fath.

Dengan berakhirnya putaran terakhir Suzuki Asian Challenge di Thailand, maka juara umum dipegang oleh pebalap asal Thailand, Punchana Kulrojchalalai yang sudah kunci gelar ini sejak berakhirnya Race 1. Punchana kemas 180 poin. Sedangkan Team Suzuki Indonesia menempati posisi klasemen ke-4 oleh Ahmad Saugi (118 poin), kemudian diikuti Nur Al Fath di posisi ke-5 (113 poin) dan Chepy Armansyah di posisi ke-7 (91 poin).

Sebelum balapan di Thailand, Ahmad Saugi sejatinya memang berpeluang menjadi juara umum. Namun sayang, dari dua kali balapan di SAC Thailand, Ahmad Saugi hanya sanggup menambah 18 poin.

"Target saya sesungguhnya adalah mempertahankan gelar juara Asia yang dimiliki oleh Team Suzuki Indonesia, namun kerasnya balap membuat saya harus bisa bertindak lebih bijak untuk menjaga posisi terbaik dan tidak membuat kesalahan yang fatal. Terima kasih untuk seluruh dukungan Team Suzuki Indonesia dan semua teman-teman yang selalu menjadi motivasi saya untuk juara," urai Ahmad Saugi.

Meski tahun ini belum sanggup mempertahankan Gelar Juara Asia lewat SAC, namun Team Suzuki Indonesia telah mengkoleksi kiprah sangat baik dengan menjadi juara utama dua kali berturut-turut di SAC 2015 oleh Andreas Gunawan dan SAC 2016 oleh Jefri Tosema. Saat itu balapan masih menggunakan motor Suzuki Satria F150.

“Balap tahun ini tergolong tidak semudah tahun-tahun sebelumnya. Banyak adaptasi yang perlu kita lakukan seperti pengajaran ilmu kepada pebalap baru, latihan keras menggunakan motor baru, serta menciptakan pertahanan ekstra dari aksi pebalap-pebalap negara lain. Kami mengapresiasi seluruh kerja keras tim, pebalap dan mekanik yang sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan balapan yang menaarik," tutup Robert Satrio, Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang memimpin Team Suzuki Indonesia.

Baca Juga
Indonesia CBR Race Day Dipadati Ratusan Bikers
Kejuaraan Shorinji Kempo Pasar Minggu Open

Text : Suhartono | Photo / Video : SIS | Editor: Andi Wahyudi | 6 December 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Rossi Mulai Kesal dengan Yamaha

Rossi Mulai Kesal dengan Yamaha

MOTOGP
FDR Puas dengan Indoclub Subang

FDR Puas dengan Indoclub Subang

ROAD RACE
Pebalap Luar Jawa Panaskan Indoclub

Pebalap Luar Jawa Panaskan Indoclub

ROAD RACE
Gerry Salim Bawa Pulang Poin

Gerry Salim Bawa Pulang Poin

ROAD RACE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company