image Radite Wicaksono pebalap BJB Pertamax Turbo GRT Radite Wicaksono pebalap BJB Pertamax Turbo GRT

Pebalap Radite Wicaksono "Dibantu" Hujan

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : BJB Pertamax Turbo GRT | Editor: Andi Wahyudi | 4 December 2017

uploads/news/2017/12/radite-wicaksono-akui-dibantu-38813b6ace1afcf.png

Radite Wicaksono "Dibantu" Hujan

radite-wicaksono-grt-74539a7e464f825
radite-wicaksono-grt-91428168ef98393
SPORTKU.COM

Salah satu pebalap BJB-Pertamax Turbo-GRT, Radite Wicaksono, mampu memberikan kemenangan di laga terakhir ETCC Indonesia Kelas 2000 Master.

Tidak selamanya cuaca hujan menjadi sebuah momok menakutkan bagi pebalap, meski di lain sisi pebalap juga direpotkan dengan peralihan dari ban kering ke ban basah, namun hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan performa mereka. Namun bagi pebalap BJB-Pertamax Turbo-GRT, Radite Wicaksono, saat menjalani balapan seri terakhir ETCC Indonesia kemarin, dirinya justru terbantu dengan turunnya hujan.

Hal ini didasari karena adanya permasalahan yang menghantui Radite saat balapan kemarin. Menurut pengakuan pebalap gemuk ini, saat dirinya tengah melakukan pertarungan dengan pebalap ABM Motorsport, Gerhard Lukita, ada masalah yang terjadi pada radiator mobil. Saat kualifikasi pun Radite masih harus mengakui kehebatan pebalap muda tersebut.

Baca juga:
VUELTA A ESPANA 2018 KEMBALI KUNJUNGI LAGOS DE COVADONGA

Kondisi radiator yang tidak sempurna membuat Radite sedikit khawatir dengan persaingannya dengan anak dari Jimmy Lukita tersebut. Namun beruntung saat balapan hujan turun, sehingga ketika balapan cuaca tersebut memberikan sedikit bantuan untuk mengatasi overheat.

"Mesin memang dapat penyempurnaan lagi dari tim mekanik, dan hasilnya pun ada peningkatan sehingga saya optimis bisa bersaing dengan Gerhard. Namun saat QTT, radiator bermasalah sehingga tidak bisa berjalan normal kualifikasinya," buka Radite.

Mengetahui adanya permasalahan di bagian radiator, tim mekanik pun bergerak cepat untuk melakukan perbaikan agar mobil kembali prima. "Selesai kualifikasi tim melakukan service radiator, nah saat balapan cuaca hujan, ini sedikit memberikan bantuan kepada mesin agar tidak cepat panas dan kebetulan saya start di belakang Gerhard, sehingga saya dengan sabar membuntuti Gerhard dan terakhir bisa melampauinya," tambah Radite.

Menyadari posisinya tengah memimpin pertarungan dengan Gerhard Lukita, Radite pun akhirnya bermain aman dengan menjaga kecepatan sepanjang balapan. Meskipun tidak bisa mengejar dua pebalap di depannya yakni Radityo dan Aldio Oekon, namun keberhasilan yang dicapai oleh Radite ini merupakan pencapaian manis di akhir tahun ini.

"Lomba berjalan seru, mobil juga bebas dari permasalahan, mencoba untuk lebih menjaga pace aja karena hujan, dan Alhamdulillah bisa raih posisi ketiga di kelas Master," pungkasnya.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : BJB Pertamax Turbo GRT | Editor: Andi Wahyudi | 4 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

5 Fakta Baru di TTI

5 Fakta Baru di TTI

CIRCUIT
Safety Car McLaren British GT

Safety Car McLaren British GT

SPORTCAR
Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

CIRCUIT
Mobil Balap Baru Toyota

Mobil Balap Baru Toyota

SPORTCAR

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company