image Ryuji Utomo (@Indostransfer)

Pemain Indonesia Main di Luar Negeri, Berkah atau Bencana?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Indostransfer, sportku | Editor: Andi Wahyudi | 15 December 2017

uploads/news/2017/12/main-di-luar-negeri--2073287850eae06.jpg

Kontroversi Main di Luar Negeri

ryuji-utomo-indostransfer--46676167d6fd928
SPORTKU.COM

Pemain Indonesia secara berbondong-bondong main di luar negeri. Sebenarnya, hal ini merupakan anugerah atau bencana?

Hingar bingar Liga 1 musim 2018 nampaknya tak dinikmati oleh semua pemain terbaik Indonesia. Pasalnya, beberapa di antaranya justru mendapatkan kesempatan bermain di luar negeri. Sampai saat ini, sudah ada tiga pemain asal Indonesia yang akan bermain di dua negara berbeda.

Adapun ketiga pemain yang dimaksud adalah Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn, dan Ryuji Utomo. Evan dan Ilham resmi dikontrak oleh kontestan Liga Super Malaysia, Selangor. Sedangkan, Ryuji akan bermain di PTT Rayong, klub asal Thailand yang bermain di Divisi Dua negara tersebut.

Sebelumnya sudah ada Ezra Walian yang bermain di klub asal Belanda, Almere City sejak Agustus 2017 silam. Bahkan penampilan pemain berusia 20 tahun di Eerste Divisie atau Divisi Dua Liga Belanda itu dapat dikatakan cukup baik, dari 14 penampilan, dirinya sukses mencetak empat gol.

Juga jangan lupa dengan Victor Igbonefo yang sudah sejak beberapa tahun betah bermain di Thailand dan hingga kini belum kembali ke Indonesia.

Bahkan, bila menilik kondisi terkini, kemungkinan besar masih ada pemain yang akan hijrah ke luar negeri. Salah satunya adalah Andik Vermansyah. Meski statusnya masih free transfer, namun ada kemungkinan ia akan melanjutkan karir di Malaysia mengingat sebelumnya tidak ada deal terjadi antara dirinya dengan Persebaya beberapa waktu lalu.

Tentunya dengan banyaknya pemain Indonesia yang main di luar negeri, dapat dikatakan sebagai pertanda baik alias berkah. Itu artinya, kemampuan anak bangsa sudah diakui oleh dunia kendati masih dalam lingkup yang belum besar seperti misalnya pemain Jepang dan Korea Selatan yang sudah bermain di Eropa misalnya.

Robbi Darwis, mantan pesepak bola Indonesia yang pernah bermain bagi Kelantan FC di Liga Malaysia mengatakan bahwa banyak manfaat yang akan didapat oleh pemain Indonesia bila memiliki kesempatan bermain di luar negeri, bahkan bisa memberikan pengalaman tersebut di Indonesia ke depannya.

“Tentu bagus yah, artinya akan banyak pengalaman yang bisa diberikan pemain itu (di luar negeri) untuk diberikan di sini,” Katanya.

Selain pengalaman, tentu pemain Indonesia yang bermain di luar negeri berstatus sebagai pemain asing. Sehingga bayaran mereka pun besar. Bahkan alasan Ryuji pindah dari Persija ke PTT Rayong salah satunya adalah karena mendapatkan bayaran lebih baik dari pada klub sebelumnya.

Baca juga
3 Pebalap Indonesia Ikuti Ajang Internasional

“Alasan itu yang membuat Persija melepas Ryuji melanjutkan kariernya ke Thailand. Ryuji pemain baik dan dia itu ingin membantu pengobatan ayahnya yang sakit. Saya bilang juga ke dia, kalau kamu gagal tes di sana, kamu harus kembali ke Persija. Tapi nyatanya Ryuji lolos tes dan bergabung ke klub Thailand,” kata Gede Widiade selaku Direktur Persija Jakarta seperti dikutip dari situs resmi Persija.

Meski demikian, tak semua setuju dengan adanya pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Bahkan ketua PSSI, Edy Rahmayadi menjadi orang yang tidak mendukung anak negeri melanjutkan karir sepak bola di luar negeri.

Adapun ketidaksukaan Edy lantaran ada pemain Indonesia yang bermain di luar negeri dianggap dapat mengganggu persiapan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam Menghadapi ajang Asian Games 2018 mendatang.

“Etikanya saja mereka sudah salah. Saya ini kan bapaknya PSSI. Dimana-mana, anak itu kalau mau pergi kan seharusnya pamit sama bapaknya. Kan gak benar (etika) mereka seperti itu,” ujar Edy seperti dikutip dari Republika.

Timnas Indonesia sendiri ditargetkan bisa masuk ke babak semifinal di ajang Asian Games 2018 mendatang. Hal tentu membutuhkan program timnas jangka panjang. Dengan berpindahnya pemain Indonesia ke luar negeri nantinya akan sulit bagi Evan dkk untuk kembali ke Indonesia lantaran masalah profesionalisme.

Iya, Evan dkk yang tengah hijrah ke luar negeri memiliki kemungkinan besar tak akan mengikuti pemusatan latihan untuk Timnas Indonesia. Pasalnya, dalam peraturan FIFA, klub hanya boleh melepas pemain untuk dipanggil negara bila negara tersebut bermain di laga FIFA resmi.

“Yang lalu-lalu saya kan gak pernah ributin hak pemain untuk bermain di mana saja. Tapi saat ini ada kepentingan bangsa yang lebih penting dari sekadar kontrak,” kata Edy menambahkan.

Meski demikian, Andik yang sudah empat musim berada di Malaysia mengaku bahwa tak masalah bila bermain di luar negeri. Bahkan ia mengatakan bahwa dirinya tetap bisa memperkuat Timnas Indonesia, termasuk di ajang Piala AFF.

"Kita cari solusi yang terbaik. Pengalaman saya di Piala AAF 2016, memang ada sedikit ganjalan, karena jadwalnya padat. Tapi mereka kasih kesempatan ke timnas, tidak ada masalah," kata Andik seperti dikutip dari Viva.

Pemain Indonesia yang pernah main di luar negeri (Sportku)

ryuji-utomo-indostransfer--24077863c97f4cc.jpg


Baca juga

Kata Aji Santoso Soal Persela Lamongan Musim Depan

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Indostransfer, sportku | Editor: Andi Wahyudi | 15 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company