image

Jelang Asian Games 2018, Ini Komentar Erick Thohir Soal Gelora Bung Karno

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Dok.Sportku | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: republikaonline | 18 December 2017

SPORTKU.COM

Erick Thohir yang menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) membeberkan kondisi terkini Stadion Gelora Bung Karno.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dipastikan akan digunakan sebagai lokasi acara pembukaan dan penutupan ajang Asian Games 2018. Tentunya, persiapan menjadi hal yang penting lantaran ajang olah raga terbesar se- Asia tersebut akan bergulir tak lama lagi.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir mengatakan bahwa kondisi GBK saat ini sudah dapat dikatakan hampir rampung alias sudah mencapai 95 persen.

“Dari peninjauan terakhir bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, sudah mencapai 95 persen. Tinggal penataan wilayahnya saja yang tengah dibenahi,” kata Erick seperti dikutip dari Republika, Sabtu (16/12).

“Pembaruan yang dilakukan di GBK sangat banyak. Kursi stadion, yang single seat kini mencapai 78 ribu tempat duduk, lalu ruangan vip box yang diperbanyak. Lalu scoring board yang sudah multimedia sehingga bisa menampilkan gambar bergerak, dan lain-lain. Sistem penyiraman rumput yang bagus dan menggunakan rumput khusus berjenis Zoysia Matrellam,” sambungnya.

Erick juga mengatakan sudah banyak perubahan terkait teknologi yang ada di Stadion yang merupakan warisan Asian Games IV di tahun 1962 tersebut. Salah satunya adalah penggunakan LED yang diakui oleh FIFA dan IAAF.

“Titik lampu sebanyak 610 set yang terkoneksi dengan tata suara, sehingga pergerakan lampu bisa seirama dengan musik,” ungkap Erick.

“Dahulu pencahayaan memakai teknologi metal halide, yang butuh 15 menit untuk pemanasan sebelum nyala. Sekarang dengan LED bisa difungsikan sebagai interactive dynamic lighting. Dengan LED lighting system, konsumsi listriknya lebih hemat hingga 50 persen dari konvensional dan kualitas pencahayaan tiga kali lebih baik,” sambungnya.

Baca juga
Ini Alasan Lukaku Tak Lakukan Selebrasi

Penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan, juga dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber listriknya. Panel surya dengan kapasitas 420 KWP yang mampu menghasilkan rata-rata 1.470 KWH/hari dengan umur teknis, minimum 25 tahun,” tambah Bos Inter Milan itu.

Kecanggihan teknologi yang akan digunakan di GBK ini nantinya akan digunakan dalam acara pembukaan dan penutupan. Erick mengatakan bahwa nantinya acara penutupan dan pembukaan akan disiarkan live di seluruh Asia.

“Upacara pembukaan dan penutupan merupakan acara yang sangat penting untuk Asian Games, karena ini akan disaksikan secara live di banyak media di seluruh asia ini sangat bagus untuk mempromosikan Indonesia. Apalagi dengan sejarah Asian Games1962 yang menempel pada stadion itu, sangat pantas jika pembukaan dan penutupan ceremony digelar di sana,” ujar Erick.

Sayang, GBK tak akan dipergunakan oleh Tim Nasional (Timnas) Indonesia bertanding di ajang Asian Games 2018. Meski demikian, Erick sudah menyiapkan alternatif sebanyak lima stadion yang jaraknya tak jauh dari Jakarta.

“Panitia Asian Games bersama PSSI menyiapkan lima stadion di Jakarta Suburb, yakni di sekitar Cibinong, Bekasi dan Jawa Barat, yakni Stadion Pakansari Cibinong, Stadion Patriot dan Wibawa Mukti di Bekasi, serta Stadion Jalak Harupat dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, di Bandung, Jawa Barat,” imbuh Erick.

Baca juga
Inilah Tampilan Baru Sunweb Musim 2018

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Dok.Sportku | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : republikaonline | 18 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company