image Aksi Anjasara Wahyu menggunakan mobil RWD Aksi Anjasara Wahyu menggunakan mobil RWD Aksi Anjasara Wahyu menggunakan mobil RWD Aksi Anjasara Wahyu menggunakan mobil RWD

Anjasara Mulai Berpaling dari Kelas A dan F Slalom

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 18 December 2017

uploads/news/2017/12/anjasara-berpaling-ke-mobil-3385648803b6436.png

Anjasara Berpaling ke Mobil RWD

gymkhana-autoshow-bandung-2017-8651679654f7d82
gymkhana-autoshow-bandung-2017-257729e72104e9a
gymkhana-autoshow-bandung-2017-1952753ca89d086
gymkhana-autoshow-bandung-2017-255526c4173ee31
SPORTKU.COM

Peslalom  Anjasara mulai berpaling dari kelas A dan F dalam kejuaraan slalom. Ia mulai turun gunung untuk melakoni kelas B.

Ajang Gymkhana Autoshow 2017 yang berlangsung di stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu (16/12) memiliki sisi lain. Bukan dari segi penyelenggaraan, tetapi peslalom yang ikut meramaikan balapan di antara kun ini. Bila biasanya Anjasara Wahyu peslalom yang bernaung di bawah Toyota Team Indonesia (TTI) menggunakan penggerak roda depan, dalam event ini dirinya tampil berbeda dengan mengendarai mobil Corolla Betawi alias Corbet dengan penggerak roda belakang.

Yup, Anjasara ingin kembali bernostalgia menggunakan kendaraan ikonik ini. Meski harus banyak berlatih dalam menaklukan sisi liar kendaraan ini, Anjas, tetap merasa senang karena menurutnya ada kesenangan tersendiri saat balapan slalom menggunakan penggerak roda belakang. Dalam bincang-bincang singkatnya bersama SPORTKU, peslalom berkacamata ini membeberkan alasan dirinya kembali menggunakan penggerak roda belakang ini.

"Bawa Rear Wheel Drive (RWD) ini beberapa kali pas Kejurda sempat dikasih pinjam, sama Om Fredi dan Om Doni dengan menggunakan Corbetnya. Ini kali keempat kali ya saya menggunakan mobil ini. Mobil ini sih punya Billy, anaknya Pak Adi," ujar Anjasara di sela-sela Gymkhana Autoshow. Selain itu, rekan satu tim Demas Agil di Toyota Team Indonesia ini pun menceritakan awal mula kebangkitan Corbet ini untuk slalom.

Baca juga:
LEWIS HAMILTON INGIN SAMAI REKOR JUAN MANUEL FANGIO

"Jadi waktu itu, di bengkel kita lagi ngobrol-ngobrol kayaknya asik juga punya mobil RWD di slalom. Sampai akhirnya diseriusin dan dibangun Corbet ini. Lagi pula kan RWD sekalian buat saya ngebimbing adik-adik saya seperti Billy, Eki, untuk ikut RWD jadi sekalian bikin mobil ini untuk diseriusin di Kejurda," jelas Anjasara.

Di samping itu, sisi menarik dari mobil penggerak roda belakang ini menurut putera Petrus Aviantoro adalah seni slalom yang lebih terasa. "Menariknya gerak roda belakang (GRB) itu seni slalomnya lebih terasa, goyangannya buntutnya lebih terasa. Memang di era 90'an slalom identik dengan penggerak roda depan, tapi zaman dulu memang mobil ini yang jadi bintangnya," beber kekasih Karina Dyah Ayu ini.

Namun memang, di balik kesenangan mengendarai mobil gerak roda belakang ini lebih susah dibanding mobil penggerak roda depan. Hal ini dikarenakan harus mengatur buka tutup gas yang ideal agar mobil tidak menjadi semakin liar.

"Kenikmatannya di gerak roda belakang, mainin gasnya, geal-geol 'pantatnya' jadi lebih susah dibanding gerak depan. Karena kan kita ingin cari waktu tercepat, nah handicap per tikungan itu di slalom benar-benar banyak banget kalo buat rear wheel drive, tidak boleh ngepot banget atau terlalu over, kalau di front kan handicapnya lebih sedikit, rem, belok, baru mau dibelokin. Kalau ini dia kan ngedorong, terlalu kencang salah, kurang kencang salah, jadi seninya di situ," jelas peslalom kelahiran 28 April 1993 ini.

Baca juga:
ANJASARA WAHYU MENGAKUI KEKALAHANNYA OLEH PESLALOM PEMULA

Di akhir bincang-bincang, Anjasara, turut menekankan bahwa turunnya ia di kejuaraan slalom menggunakan penggerak belakang ini hanya sekedar fun, bukan semata-mata untuk berpaling ke lain hati dari penggerak depan ke penggerak belakang.

"Hanya untuk fun saja sih, ya kejurda ini kan hanya untuk menyalurkan hobi saya di slalom, jadi hanya sebagai penambah daya hibur diri saja," pungkasnya.

Namun demikian, prestasi yang dicapai oleh Anjasara dalam kejuaraan kemarin sukses meraih podium keempat di kelas B Open. Sukses terus Anjasara!

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 18 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company