image Suporter Persika (simajawara) Ricky Nelson (borneo fc) Indra Sjafri (berita bola indonesia)

Upaya Persika Hentikan Dominasi Persib di Jawa Barat

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 19 December 2017

uploads/news/2017/12/upaya-persika-hentikan-dominasi-6731214f04968e5.jpg

Upaya Persika Hentikan Dominasi Persib

persika-karawang-laskarjawara--82255b42ebf4975
persika-karawang-laskarjawara--2690664e13b51ed
persika-karawang-laskarjawara--584555939a7d109
SPORTKU.COM

Persika Karawang nampaknya menjadi tim yang paling serius dalam menghadapi Liga 2 musim 2018 mendatang.

Persika Karawang dipastikan bertahan di Liga 2 untuk musim 2018 mendatang. Klub berjuluk Laskar Jawara tercatat sebagai runner up terbaik dari empat grup di babak play-off Liga 2 2017 lalu sehingga mendapatkan satu tiket dari lima tiket yang tersedia.

Meski demikian, tentu saja tantangan lebih besar akan hadir di musim kompetisi 2018. Pasalnya, pesaing mereka tak hanya kontestan Liga 2 musim lalu, akan tetapi juga mantan peserta Liga 1 seperti Semen Padang, Persiba Balikpapan, dan Persegres Gresik United.

Hal ini tentu harus membuat tim peserta kontestan Liga 2 harus berbenah. Bila tidak ancaman degradasi tentu akan menghantui. Tak usah jauh-jauh, Juara Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016, PSCS Cilacap tergedradasi di akhir musim, kemudian Persik Kediri yang sempat menjadi Juara Liga Indonesia sebanyak dua kali juga terlempar ke Liga 3 atau Liga Nusantara.

Persika sendiri dapat dikatakan sebagai salah satu tim yang serius dalam menyiapkan amunisi untuk Liga 2 kendati belum ada regulasi yang dikeluarkan oleh PSSI atau PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait waktu penyelenggaraan dan juga dalam penentuan pemain dll.

Keseriusan Persika dalam mengarungi Liga 2 musim 2018 ditunjukan dengan merekrut dua pelatih yang memiliki reputasi nasional, yakni Indra Sjafri dan Ricky Nelson.

Indra sebagaimana diketahui merupakan pelatih yang sukses membawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 juara di Piala AFF tahun 2013 lalu. Selain itu, pelatih berdarah minang ini juga dikenal memiliki mata elang lantaran intuisinya dalam menemukan pemain muda berbakat di tanah air.

Indra sendiri memang tidak melatih Persika, akan tetapi dia menjabat sebagai Direktur Teknik di klub tersebut, sebuah posisi yang dapat dikatakan cukup penting. Ke depannya, mantan pelatih Bali United itu yang akan mengarahkan pengembangan tim Persika, termasuk merekrut pemain yang cocok bagi tim.

Indra sendiri sebelumnya tak pernah ada niatan untuk ikut berkontribusi bagi Persika. Awalnya, Indra hanya berniat mendirikan akademi sepak bola di Karawang. Pelatih berusia 54 tahun itu menganggap bahwa Karawang memiliki potensi untuk mengembangkan pembinaan usia dini lantaran mendapatkan dukungan dari pemda.

"Keputusan saya membuka akademi sepak bola di Karawang ini karena tawaran dari Wakil Bupati Kawarang Ahmad Zamaksyari untuk membesarkan sepak bola di Karawang. Dari Karawang ini saya berharap akan muncul bibit pemain sepak bola nasional," ungkap Indra seperti dikutip dari Sindonews.

Baca juga
Messi Kunci Sukses Argentina

Sementara yang didapuk menjadi pelatih adalah Ricky Nelson. Bagaimanpun dapat dikatakan Ricky merupakan pelatih muda yang memiliki reputasi yang tak kalah hebat dari Indra. Mantan caretaker Borneo FC ini pernah mengangatkan Borneo FC II menjadi finalis di ajang Piala Presiden 2017 lalu.

Selain itu, Ricky yang menjabat sebagai pelatih Borneo FC U-21 ini sukses mengorbitkan banyak pemain muda berkualitas ke tim utama. Salah satunya adalah Muhammad Ridho, kiper berusia 26 tahun ini menjadi salah satu kiper terbaik di Liga 1 dengan mencatatkan penyelamatan terbanyak dengan 104 penyelamantan.

Upaya Hentikan Dominasi Persib?

Bagaimana pun Persib merupakan klub yang paling populer di Jawa Barat. Meski ada embel-embel Bandung, namun tak hanya di kota itu saja mereka memiliki basis massa. Karawang merupakan salah satu basis massa pendukung Maung Bandung yang cukup banyak.

Banyak yang menganggap dominannya Persib membuat tim-tim sepak bola Jawa Barat lainnya tidak muncul ke permukaan. Tengok saja Liga 2 musim 2017 lalu. Ada empat tim asal Jawa Barat yang tampil, yakni Persikabo, Persikad, PSCS Cilacap, dan Persika. Dari keempat tim itu, hanya Persika yang masih bertahan di Liga 2.

Didatangkannya duet Indra dan Ricky barangkali adalah upaya untuk menghentikan dominasi Persib di Jawa Barat. Apalagi, saat ini dapat dikatakan Persika mendapatkan dukungan dari Pemda dalam hal ini Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana yang kerap hadir bila tim ini bertanding.

Tagar #Liga1HargaMati menjadi kampanye online yang sering diutarakan tak hanya akun official tetapi juga pendukungnya. Hal tersebut dianggap sebagai doktrin bahwa Persika memang memiliki niatan atau target untuk promosi ke liga tertinggi sepak bola Indonesia.

Dengan dukungan pemerintah yang bersinergi dengan manajemen Persika yang berani merekrut dua pelatih jitu bukan tidak mungkin kalau tim ini bisa promosi sekaligus bersaing sehat dengan Persib di Liga 1.

Baca juga
Sistem Suspensi Polygon Paling Inovatif

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 19 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company