image

Bergabung Bersama Ferrari, Mimpi Buruk Sebastian Vettel?

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : F1 Fanatic | Editor: Andi Wahyudi | 19 December 2017

SPORTKU.COM

Sebastian Vettel kembali dihantui mimpi buruk dengan gagalnya ia dalam merengkuh titel Juara Dunia F1 2017. 

Pebalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, lagi-lagi gagal meraih gelar Juara Dunia Formula 1 2017. Padahal, di awal musim, taji pebalap berdarah Jerman ini mampu menumbangkan kedigdayaan Lewis Hamilton, pebalap nomor wahid Mercedes AMG F1. Banyak spekulasi yang berkembang bahwa pamor Scuderia Ferrari tahun ini mengalami penurunan, pasalnya dalam akhir musim ini kekuatan Scuderia Ferrari memang turun drastis. Namun pertanyaannya adalah apakah Ferrari yang melemah, ataukah Mercedes yang semakin kuat?

Jika sedikit ditelaah, peta kekuatan masing-masing team memang memiliki karakter dan keunggulan tersendiri. Seperti dalam beberapa sirkuit yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan, Mercedes memang terlihat lebih unggul untuk beberapa sirkuit seperti Belgia, Italia dan Singapura, menjadi salah satu tempat kejayaan skuat Silver Arrow. Dari 21 kejuaraan yang telah dilangsungkan, Mercedes mampu membawa pulang 12 podium pertama, sedangkan musuh utamanya, Ferrari, hanya mampu membawa pulang lima podium pertama.

Baca juga:
UPAYA PERSIKA HENTIKAN DOMINASI PERSIB DI JAWA BARAT

Ini adalah sebuah pencapaian yang kurang baik bagi seorang Sebastian Vettel, justru menjadi sebuah citra buruk bagi tim papan atas sekaliber Ferrari. Jika dibandingkan dengan dirinya saat bergabung di Red Bull Racing, Vettel justru malah terbilang moncer untuk meraih podium pertama dan keluar sebagai Juara Dunia Formula 1. Saat gabung bersama Red Bull Racing di 2009 hingga 2014, Vettel, telah empat kali merengkuh titel Juara Dunia yakni pada rentang tahun 2010 hingga 2013.

Namun saat ia menerima pinangan tim asuhan Maurizio Arrivebene pada 2015, pebalap kelahiran 3 Juli 1987 ini belum pernah mempersembahkan gelar Juara Dunia pada Scuderia Ferrari. Untuk tahun ini saja, Vettel, beberapa kali sempat mengalami kendala teknis pada mobilnya sehingga mengakibatkan performanya menurun. Begitu pun dengan rekan satu timnya, Kimi Raikkonen. Pebalap senior yang telah lama menjelajah di ajang Jet Darat ini pun tidak memberikan kontribusi positif bagi tim yang berbasis di Maranello tersebut.

Baca juga:
ANJASARA MULAI BERPALING DARI KELAS A DAN F SLALOM

Kecewa sudah pasti menjadi rasa yang harus ditelan mentah-mentah oleh Maurizio Arrivebene selaku sang arsitek, namun jika terus meratapi apa yang mereka dapatkan, itu bukan sebuah cara untuk maju dan membalas dendam kepada Silver Arrow. Kita memang tidak mengetahui apa yang ada dalam benak Arrivabene, namun yang pasti adalah racikan baru untuk menyongsong tahun depan, sudah mereka siapkan untuk membalas dendam kepada Mercedes AMG F1. Bisa jadi musim depan akan menjadi tahun yang baik bagi Ferrari dengan segenap penyempurnaan regulasi yang dilakukan oleh Liberty Media selaku pemegang Formula 1 saat ini.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : F1 Fanatic | Editor: Andi Wahyudi | 19 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company