image Aksi Wawan Hermawan di grand final HDC 2017 di Sirkuit Bung Tomo Aksi Wawan Hermawan di grand final HDC 2017 di Sirkuit Bung Tomo Aksi Wawan Hermawan di grand final HDC 2017 di Sirkuit Bung Tomo

Wawan Hermawan: Pilih Ban Balap Harus Jeli

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 21 December 2017

uploads/news/2017/12/jeli-pilih-ban-balap-4016215feb4a394.JPG

Jeli Pilih Ban Balap

akhir-manis-dam-di-384625fc7bb1824
akhir-manis-dam-di-814876383119f44
akhir-manis-dam-di-36016f5479bd13b
SPORTKU.COM

Wawan Hermawan nyaris menang sempurna di ajang balap Honda Dream Cup (HDC) 2017.

Mengakhiri musim balap HDC 2017, pebalap asal Ciamis, Jawa Barat ini berhasil menggondol tropi kemenangan. Tampil selama 4 seri, Wawan Hermawan nyaris tampil sempurna. Dari 4 seri tersebut, Wawan Hermawan hanya kalah satu kali. Ini terjadi pada Seri 1 yang hanya kemas 13 poin.

Akan tetapi, setelah seri pembuka, Wawan Hermawan yang tampil di Kelas Sport 150cc TU Open (HDC 7) ini mampu menjaga konsistensinya. Tiga seri penutup HDC 2017 mampu dia lalui dengan sempurna. Hingga akhir kompetisi HDC 2017, pebalap Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta ini kemas 88 poin.

Meski bisa selalu finish terdepan di tiga seri terakhir, namun perebutan gelar juara umum tak berjalan mudah bagi Wawan Hermawan. Pebalap asal Bandung, Jawa Barat, Tammy Pratama menjadi pesaing terkuatnya. Hingga akhir seri, pebalap Honda WHK 35 IRS NHK Bien Racing ini hanya tertinggal 7 poin dari Wawan Hermawan.

"Untuk bisa menjadi juara umum bagi saya itu membutuhkan konsistensi. Walaupun di Kelas HDC 1 dari seri ke seri terus mengalami penurunan peserta. Tapi di sini memang kuncinya harus bisa menjaga konsistensi untuk bisa mencapai juara umum," buka Wawan Hermawan.

Baca Juga
Banyak Yang Belum Tahu Siapa Pencetus Motorhome di Arena MotoGP?

Berbicara soal jumal starter di Kelas HDC 7 memang cukup miris. Benar kata Wawan Hermawan, dari satu seri ke seri berikutnya jumlah starternya terus melorot. Seperti pada putaran grand final di Sirkuit Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur akhir pekan kemarin yang hanya diikuti 3 starter saja.

"Kalau kendala di setiap serinya tidak ada ya. Alhamdulillah setiap ada masalah mampu kita atasi dengan cepat. Karena kita juga melakukan persiapan matang setiap serinya, baik dari segi mekanik maupun tim juga tidak ada masalah," cetus Wawan Hermawan yang memang dikenal ramah kepada jurnalis racing.

Patut diketahui, selama balapan di HDC 2017 di Kelas Sport 150cc TU Open, Wawan Hermawan mengandalkan ban balap FDR. "Saya pakai ban FDR Sport FR75. Over all gak ada masalah dengan ban tersebut selama saya pakai. Apalagi kalau kita jeli harus pakai ban yang mana pada setiap serinya."

"Karena tiap tipe ban FDR punya keunggulan, nah dari situ kita harus bisa pilih sesuai dengan gaya balap kita. Kalau masukan buat ban basahnya sih, harus develop lagi. Terutama di bagian grip biar bisa lebih menggigit ke aspal," tutup Wawan Hermawan yang geber Honda CB150R.

Baca Juga
Video Komitmen FDR Dukung Kejurnas IRS
PTT Jadi Sponsor Utama MotoGP Thailand

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 21 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company