image

KTM Bikin Panik Lawan di Moto2

Text : Suhartono | Photo / Video : ASC | 31 December 2017

SPORTKU.COM

KTM memutuskan untuk terjun balap di Kejuaraan Dunia Moto2. Prestasinya tak kalah menarik meski menjadi pendatang baru.

Grand Prix (GP) 2017 menjadi debut KTM sebagai tim pabrikan di ajang bergengsi MotoGP dan Moto2. Hadir di panggung Moto2, KTM pun tak menolak regulasi yang diberikan oleh Dorna Sport untuk menggunakan mesin Honda CBR600RR. Sekadar info, Honda memang pemasok mesin untuk balapan kelas menengah tersebut sejak kategori 250cc berganti nama menjadi Moto2.

Meski tampil sebagai pemain baru, namun KTM mampu menunjukkan permainan apik. KTM bekerja sama dengan Ajo Motorsport untuk memasuki panggung Moto2 pada awal musim 2017 dengan duet pebalap Miguel Oliveira dan Brad Binder. Ajo Motorsport juga merupakan juara dunia bersama Johann Zarco pada tahun 2015 dan 2016.

Nasib buruk dialami oleh Brad Binder yang mengalami cedera. Namun penampilan rekan setimnya Miguel Oliveira mengubah jalan hidup KTM. Sebagai tim pabrikan, KTM mengubah pandangan banyak orang. Sehingga KTM digadang-gadang akan menjadi pesaing kuat di musim balap 2018 nanti.

Miguel Oliveira berhasil memenangkan tiga balapan terakhir Moto2 2017, yakni di Australia, Malaysia, dan Valencia. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri derita Kalex dengan 49 kemenangan di Moto2. Kekuatan KTM yang semakin meningkat bisa memberikan daya saing kuat di Moto2 2018.

Baca Juga
Gabriele Ruiu Gabung Suzuki di WSBK 2018

"Faktanya sekarang Anda memiliki pesaing dari tim barikan yang nyata terlibat. Perasaan saya, Moto2 akan berubah," kata Herve Poncharal, bos Tech3. Poncharal menambahkan bahwa dia mempertimbangkan untuk mengakhiri keterlibatan pabrik Tech 3 di seri ini, dan bisa saja beralih menggunakan sepeda lain setelah 2018.

"Saya akan melakukan proyek tahun depan yang sama, sama seperti di Moto2 tapi saya harus melihat ke depan. (Kita perlu memutuskan apakah), apakah kita ingin melanjutkan proyek kita meskipun kompetitif, tapi kita tidak memiliki kemungkinan untuk mendapatkan pemenang yang tepat untuk menang," lanjut Poncharal.

"Atau apakah kita ingin kembali seperti saat berada di pabrik 250cc dengan pabrik Yamaha bersama Olivier Jacque. Ini adalah sesuatu yang harus saya putuskan," sambung Poncharal.

Sementara itu, bos Marc VDS, Michael Bartholemy juga melihat kemungkinan KTM akan menjadi pesaing tangguh di Moto2 2018. "KTM sangat kuat di Moto2, ini adalah pertama kalinya kami melawan tim pabrikan dengan perusahaan kecil seperti Kalex di Jerman," katanya.

"Bagi saya, ketika saya bergabung dengan Moto2 selalu ada hal ini sehingga kita tidak mempunyai uang dari pabrikan dan selama ini Anda bisa menghabiskan waktu untuk mengembangkan motornya. Pada saat ini seperti ini, kita harus bekerja, kita memiliki musim dingin yang sangat sibuk. Kita harus mengubah strategi kita dan saya berharap bisa kembali dengan motor yang kuat," tutup Bartholemy.

Baca Juga
Suzuki Satria Makassar Team (SMART) Touring Lintas Sulawesi
Roy Hodgson: Manchester City Biasa saja

Text : Suhartono | Photo / Video : ASC | 31 December 2017

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company