image

Suzuki Belum Tentukan Sikap di Kejurnas IRS 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 4 January 2018

SPORTKU.COM

Suzuki mulai kembali menampakkan diri di ajang balap nasional. Kebangkitan Suzuki memang sangat dinantikan oleh para pesaingnya.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mulai unjuk gigi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indospeed Race Series (IRS) 2017. Musim lalu Suzuki memang tak turun full musim. Meski begitu kehadiran Suzuki di Kejurnas IRS bisa menjadi ancaman bagi para pesaingnya.

Lalu bagaimana dengan Kejurnas IRS 2018? Apakah Suzuki akan turun full musim? Hal tersebut masih menjadi pembicaraan panas di internal Suzuki. "Kejurnas IRS 2018 kita berusaha full seri. Tim dan pebalap juga belum kita tentukan," buka Yudi Febrianto, dari New Parta Business Development PT SIS.

Suzuki sendiri mulai menjajaki Kejurnas IRS 2017 pada putaran ketiga. Namun sayang, uji coba Suzuki dengan motor balap andalannya GSX-R150 tak berjalan mulus. Berkolaborasi dengan SND Racing dan pebalap Jefri Tosema, Suzuki GSX-R150 justru tak bisa ikutan balap di laga final. Kala itu, motor tiba-tiba mati saat kualifikasi karena bermasalah dengan koil.

Kegagalan tersebut tak membuat Suzuki patah arang. Di laga grand final Kejurnas IRS 2017, Suzuki kembali ikutan balap. Masih dengan SND Racing yang komandani oleh Sandy Agung, Suzuki kali ini menurunkan pebalap Nur Al Fath dengan bendera ICE Kawahara Ipone Sarp FDR KYT NGK FSCM Racing Team.

Baca Juga
Tak Dapat Kursi di Moto3, Maria Herrera Pindah ke WSSP300

Hasilnya sedikit lebih baik. Pada Race 1 di Kelas Kejurnas FDR 150cc, Nur Al Fath bisa finish meskin harus puas di peringkat paling bontot atau di posisi 21. Sayangnya, di Race 2 pebalap asal Sulawesi Selatan ini justru gagal finish. 

"Untuk tim apakah kita akan menjadi tim factory atau satelit juga belum bisa kita ngomong. Apakah nanti akan tetap dengan Sarp atau factory. Sebetulnya Sarp masih di bawah Suzuki, yang saya maksud dengan factory itu apakah nanti tetap pakai tim yang saat ini atau Suzuki Sarp," sambung Yudi.

Jika melihat hasil uji coba pada Kejurnas IRS 2017 lalu, Suzuki memang masih tertinggal jauh dengan para pesaingnya. Kendati demikian, Yudi mengaku optimis pihaknya bisa bersaing dengan lawan di Kejurnas IRS 2018 nanti. "Kita optimis bisa bersaing di Kejurnas IRS 2018."

"Kalau melihat history dari para kompetitor, dua tahun ke belakang waktu terbaik 1menit 56detik. Tapi kita saat ini sudah bisa tembus 1menit 55detik. Jadi saya rasa kita masih bisa bersaing. Cuma mungkin ini yang tetap harus kita kembangkan. Karena saat ini kita juga masih pakai part standar. Paling saat ini hanya over size, ecu, mapping dan rasio. Jadi belum banyak yang kita ubah," beber Yudi.

Selain nama tim, soal pebalap yang akan digunakan oleh Suzuki di Kejurnas IRS 2018 yang disupport oleh ban FDR ini pun juga belum ditentukan. Pebalap yang di musim lalu dipercaya oleh Suzuki juga belum tentu akan dipercaya lagi di musim balap 2018 ini. "Kita masih nunggu keputusan dari management," tutup Yudi.

Baca Juga
Iannone Akui Tampil Buruk di MotoGP 2017, Yakin Kompetitif di 2018
Komunitas ID42NER Adakan Touring Akhir Tahun Ke Pulau Sulawesi

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 4 January 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company