image

Momen Ikonik Sepak Bola 2017

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Republika | Editor: Andi Wahyudi | 9 January 2018

SPORTKU.COM

Inilah momen-momen paling tak terlupakan di dunia sepak bola sepanjang tahun 2017. Apa saja?

Tahun 2017 telah dilewati, namun banyak hal yang tak bisa dilupakan begitu saja lantaran banyak momen-momen yang dirasa sangat spesial. Berikut ini adalah kumpulan momen ikonik yang terjadi sepanjang 12 bulan belakagan.

Comeback Barcelona

Barcelona membuat sejarah dengan melakukan comeback yang fenomenal di ajang Liga Champions tahun 2017 lalu. Blaugrana yang sebelumnya tertinggal 0-4 atas Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama babak 16 besar, mampu membalikan keadaan di leg kedua dengan menggilas klub asal Prancis itu dengan skor 6-1 (agregat 6-5).

Berkat kemenangan ini, Barcelona seperti memutarbalikan sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil terjadi. Bahkan kesuksesan Lionel Messi mengalahkan PSG dianggap sebagai "The Greatest Comeback of All Time".

Messi Jemur Baju

Messi sukses membuat marah pendukung Real Madrid dengan selebrasinya menggantung jersey Barcelona miliknya usai mencetak gol kemenangan di laga El Clasico ke-266.

Gol yang dicetak oleh pemain asal Argentina pada injury time tersebut sukses membuat Barcelona menang atas Real Madrid dengan skor 3-2 di Santiago Bernabeu.

Adapun maksud selebrasi tersebut sebagai luapan rasa frustasi Messi lantaran banyaknya insiden yang terjadi di lapangan seperti saat bibirnya berdarah lantaran disikut oleh Marcelo, juga kartu merah Sergio Ramos lantaran melakukan pelanggaran terhadap rekan setimnya.

Wayne Ronney Hattrick

Pekan ke-14 ajang Liga Primer Inggris barangkali tak akan mungkin dilupakan bagi seorang Wayne Rooney. Pasalnya, untuk pertama kali ia menyumbangkan hattrick bagi Everton setelah didatangkan di awal musim.

Selain itu, gol ketiga yang Rooney cetak pada pada menit ke-66 juga dapat dikatakan sebagai gol yang spesial lantaran gol tersebut dicetak dari jarak jauh lantaran dieksekusi dari tengah lapangan. Everton sendiri menang dengan skor 4-0 dari West Ham.

Baca juga
Matuidi Kembali Jadi Korban Rasisme

Gol Hantu Bantu Panama ke Piala Dunia 2018

Panama berhasil lolos ke Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kosta Rika dengan skor 2-1. Namun satu dari dua gol yang dicetak oleh pemain Panama, Roman Torres pada menit ke-87 itu berbau kontroversi lantaran bola dianggap masuk oleh wasit kendati dalam tayangan ulang, bola tak menyentuh garis gawang.

Meski demikian, berkat gol tersebut Panama lolos ke putaran final ajang tertinggi sepak bola dunia untuk pertama kali dalam sejarah negara mereka dan menjadi kabar suka cita bagi negara yang tergabung dalam Concacaf tersebut.

Neymar Pemain Termahal di Dunia

Tahun 2017 juga menjadi tahun yang mengejutkan lantaran kepindahan Neymar dari Barcelona ke PSG. klub asal Prancis itu sukses merekrut pemain asal Brasil itu dengan biaya transfer sebesar 222 juta Euro atau sekitar Rp3,5 triliun.

Hal tersebut membuat Neymar menjadi pemain termahal di dunia sepanjang masa. Selain itu, akibat transfer gila ini, harga pemain di bursa transfer menjadi naik tak terkendali.

Cristiano Ronaldo Tamak Gelar

Crisitiano Ronaldo dapat dikatakan sebagai pemain yang paling banyak mengoleksi gelar individu di tahun 2017 kali ini. Tercatat ada empat gelar individu yang didapat oleh pemain yang berseragam Real Madrid tersebut.

Adapun raihan gelar yang didapat Ronaldo di sepanjang tahun 2017 adalah Pemain Terbaik FIFA, Pemain Terbaik Portugal, Top Skor Liga Champions, dan Ballon d’Or 2017.

Baca juga
Kunci Sukses Akademi Southampton

Salah Antar Mesir ke Piala Dunia

Mohamed Salah tampil menjadi pahlawan Mesir. Berkat gol pinaltinya nya ke gawang Kongo di menit-menit pertandingan membuat negara yang terletak di Afrika Utara itu lolos keputaran final Piala Dunia 2018 setelah 28 tahun absen.

Salah sendiri sukses mencetak dua gol dalam pertandingan yang berakhir bagi kemenangan Mesir 2-1 atas Kongo di lanjutan Grup E kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika.

Francesco Totti Pensiun

Laga antara AS Roma menghadapi Genoa di pertandingan pamungkas Serie A musim 2016/207 pada 26 Mei 2017 lalu menjadi laga terakhir Francesco Totti bersama klub ibu kota tersebut. tak lama setelah laga itu, pria berusia 40 tahun itu pun menyatakan pensiun.

Dengan demikian, Totti yang berkarir sepak bola selama 28 tahun hanya menjadikan Roma sebagai satu-satunya klub dalam hidupnya. Tak heran bila namanya menjadi salah satu legenda klub yang merupakan rival dari Lazio tersebut.

Meninggalnya Choirul Huda

Penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda harus menghembuskan nafas terakhir dalam laga melawan Semen Padang di lanjutan Liga 1 pada Minggu, 15 Oktober 2017.

Huda meninggal setelah mengalami cedera usai berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento.

Kepergian Huda tentu menjadi sebuah hal yang menyedihkan mengingat ia merupakan tulang punggung bagi klub. Bagaimana tidak, tercatat 17 tahun lamanya, pemain bernomor punggung 1 ini hanya bermain bagi satu klub saja, yakni Persela.

Baca juga
Hadiah Natal untuk Sean Gelael

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Republika | Editor: Andi Wahyudi | 9 January 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company