image Julian Johan, offroader sekaligus pemerhati Dakar

Tanggapan Julian Johan Mengenai Jagoannya di Dakar 2018

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Dakar, Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 22 January 2018

uploads/news/2018/01/jagoannya-gagal-juara-jeje-9538853471e5e79.jpg

Jagoannya Gagal Juara, Jeje Kalem

julian-johan-jejelogy-by-9201334eddea3c5
SPORTKU.COM

Hasil podium kedua yang diraih Nasser Al-Attiyah tidak membuat Julian Johan berkecil hati. Ia tetap bangga dengan prestasi jagoannya tersebut.

Sebagai offroader yang selalu update tentang reli Dakar, Julian Johan, memiliki pandangan sendiri tentang balapan yang dilakukan di gurun pasir tersebut. Di awal balapan, offroader yang menjadi brand ambassador ban GT Radial ini menjagokan pereli asal Qatar, Nasser Al-Attiyah, sebagai Juara Dakar 2018. Rupanya apa yang ia harapkan tidak menjadi kenyataan, namun Nasser Al-Attiyah sukses bercokol di posisi kedua di akhir balapan.

"Harusnya sih bisa jadi Juara Dakar 2018. Tapi faktor keberuntungan yang didapat oleh Nasser, sangat berbeda dengan Carlos Sainz (pereli Team Peugeot Total)," komentar Jeje. Selain faktor keberuntungan, faktor lain yang menerpa Nasser juga berbeda dengan Sainz. "Dari jumlah trouble yang di dapat Nasser Al-Attiyah juga lebih banyak jika dibandingkan dengan Carlos Sainz sepanjang balapan," sambungnya.

Baca juga:
HIJRAH KE TOYOTA GAZOO RACING, OTT TANAK DIPREDIKSIKAN MERAIH KESUKSESAN

Padahal, menurut Jeje, dari segi performa yang ditampilkan, Nasser dan Sainz sama-sama unggul. Bahkan, menurut pereli yang kini aktif dengan carvlog, Nasser Al-Attiyah lebih sering unggul dibanding Carlos Sainz. "Padahal kalau dilihat dari performa, mereka berdua sama-sama bermain bersih atau clear race. Bahkan, Attiyah lebih sering unggul dibandingkan Sainz dari hasil catatan waktunya," imbuh Jeje.

Ketika disinggung apakah Nasser Al-Attiyah sedikit mengalah mengingat ini musim terakhir Peugeot, Jeje, dengan tegas membantahnya. "Menurut saya tidak seperti itu. Justru Attiyah selalu memacu mobilnya sampai SS terakhir. Tapi memang tidak cukup untuk membayar ketertinggalan dari Carlos Sainz yang ada di puncak klasemen," pungkas Jeje.

Baca juga:
KEMENANGAN CARLOS SAINZ SEBAGAI PERPISAHAN UNTUK TEAM PEUGEOT TOTAL DAKAR

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Dakar, Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 22 January 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company