Roger Federer Raih Gelar Grand Slam Ke-20

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Australian Open | 28 January 2018

Federer Raih Grand Slam Ke-20

SPORTKU.COM

Roger Federer memenangkan gelar keenam Australia Terbuka dan Grand Slam ke-20 dengan kemenangan lima set atas Marin Cilic.

Petenis Swiss itu kehilangan lima game berturut-turut saat ia menjatuhkan set keempat, namun berhasil menang 6-2 6-7 (5-7) 6-3 3-6 6-1, Minggu (28/1). Federer, 36, menjadi pemain keempat setelah Margaret Court, Serena Williams dan Steffi Graf yang memenangkan 20 atau lebih gelar nomor tunggal utama.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan dongeng yang berlanjut," kata Federer.

Laga final yang paling dinanti oleh pecinta tenis dunia dimainkan di bawah atap Rod Laver Arena saat hawa panas ekstrim menyerang. Meski dimulai pukul 19.30 waktu Melbourne, pengujian kondisi telah ditempuh lebih dari 24 jam sebelumnya yaitu saat Caroline Wozniacki dan Simona Halep bermain hingga kelelahan di final kemarin.

Dengan atap tertutup dan diimbangi dengan penyejuk udara, Federer dan Cilic memainkan pertandingan yang menegangkan selama tiga jam dan dua menit. Setelah set awal yang buruk, Cilic tampak memiliki momentum saat ia memenangkan lima game berturut-turut untuk merebut set kelima. Namun Federer berpegang pada servisnya di awal penentuan dan mendapat waktu jeda pada game berikutnya.

Federer mencapai rekor untuk gelar Australia Terbuka tunggal putra sebanyak enam kali dengan Novak Djokovic, Roy Emerson dalam daftar sepanjang masa untuk juara Grand Slam putra.

"Saya sangat senang, itu tidak bisa dipercaya. Setelah tahun lalu saya menang di sini, ini luar biasa" Federer menambahkan.

Baca Juga:
Caroline Wozniacki Raih Gelar Grand Slam Pertamanya

Federer Menahan Gempuran Cilic

Cilic, 29, yang datang ke final dengan modal kemenangan impresif di perempat final atas Nadal, tapi dia memulai dengan putus asa. Dia menang hanya empat poin karena kalah dalam empat game pembuka. Lalu Federer melepaskan umpan balik dari belakang untuk kembali setelah 25 menit. Petenis Swiss itu melihat dua break point di awal kedua, sempat berteriak "ayo!" ketika ia menarik pukulan forehand ke garis depan. Tak mau buang waktu ia kemudian melanjutkan serangannya pada servis Cilic.

Tiga break point berhasil diselamatkan. Pada set ketiga dengan servis kedua, dimana Cilic melaju ke tie-break. Ia berkesempatan untuk menemukan jalannya kembali ke pertandingan. Juara AS Terbuka 2014 melakukan hal itu setelah sebuah forehand melintas lapangan yang membawa dua set poin Ia berhasil menuntaskan set kedua.

Pada saat set ketiga, Federer tampaknya mendapatkan kontrol kembali saat pengembalian umpan balik gagal dilakukan Cilic dan servisnya berhasil pada kedudukan 4-2. Sebuah pukulan voli yang luar biasa seakan menyatakan bahwa kepercayaan dirinya mengalir saat ia melangkah maju kembali.

Dengan satu poin untuk double break di awal set keempat, Federer tampil sebaik saat set pertama. Tapi sayang, servis pertamanya mulai goyah dan Cilic membungkam servis kedua dengan forehand. Setelah dua jam dan 10 menit dia akhirnya mematahkan servis Federer. Sentakan adrenalin menguasai petenis Kroasia ini dan gempuran tak terduga memuluskan dua set.

Kini Federer berjuang untuk menahan aksi petenis nomor enam dunia dan merasa lega saat melihat pengembalian bola Cilic tersangkut pada net di awal break point kelima. Federer melanjutkan peluang servis kedua.

Federer telah menghentikan momentum dan pada pertandingan berikutnya ia meraihnya untuk dirinya sendiri. Ia kembali dengan kehandalannya hingga Cilic tak mampu menanganinya. Ketegangan masih terlihat bagi juara Wimbledon delapan kali ini saat waktu pergantian. Tapi dia tidak akan membiarkan lawannya masuk dan sebuah pukulan servis memastikan dirinya.

Ada momen ketidakpastian bagi Federer, seperti di final tahun lalu. Dia terpaksa menunggu pada match point untuk Hawk-Eye memastikan bahwa dia benar-benar mempertahankan gelar tersebut.

Roger Federer, rendah hati dalam kemenanganaustralian-open-2018-ii-86982b486d33a5a.jpg

Baca Juga:
Boris Becker Kehilangan Beberapa Pialanya
Tai Tzu Juara Indonesia Masters

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Australian Open | 28 January 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

TENNIS
 Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

TENNIS
Duo Federer-Djokovic Keok di Chicago

Duo Federer-Djokovic Keok di Chicago

TENNIS
Dimitrov-Edmund Buka Kemenangan Piala Laver

Dimitrov-Edmund Buka Kemenangan Piala Laver

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company