image

Alasan Mengapa Jangan Seriusi Hasil Piala Presiden

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Viva | Editor: Andi Wahyudi | 31 January 2018

SPORTKU.COM

Banyak kejutan yang terjadi di babak grup Piala Presiden 2018. Tim-tim favorit juara justru angkat koper lebih cepat.

Babak grup Piala Presiden 2018 berakhir pada Selasa (30/1) malam WIB. Hasilnya di luar dugaan lantaran juara Liga 1 musim 2017, Bhayangkara FC hanya meraih skor imbang 0-0 di laga pamungkas melawan Arema sehingga tim berjuluk The Guardian gagal lolos ke babak 8 besar.

Padahal baik Arema dan Bhayangkara sama-sama mengakhiri grup dengan raihan poin sama, yakni lima poin. Sayang, tim yang dikomandoi oleh Simon McMenemy harus gagal di turnamen ini lantaran kalah agresivitas gol ketimbang tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Sebelumnya, tim favorit juara sekaligus mantan juara Piala Presiden 2015, Persib Bandung pun harus rela angkat koper lebih cepat dari ajang ini. Bermain dihadapan pendukungnya sendiri—lantaran berstatus sebagai tuan rumah, tim berjuluk Pangeran Biru itu justru gagal lolos dari penyisihan grup dengan catatan sekali menang dan dua kali kalah.

Padahal di awal turnamen, Persib tampil meyakinkan dengan mengalahkan Sriwijaya—tim yang lolos sebagai juara grup A dengan skor 1-0. Namun, kekalahan atas tim promosi Liga 1, PSMS dianggap sebagai titik balik bagi Persib yang harus kembali kalah melawan PSM dengan skor 1-0.

Hal ini pula yang membuat tagar #GomezOut pun sempat meramaikan lini masa yang berupa ajakan agar Manajemen Persib melengserkan Mario Gomez dari kursinya sebagai pelatih lantaran kegagalannya di ajang Piala Presiden 2018 kali ini.

Namun banyak juga yang masih percaya dengan kepemimpinan Mario Gomez dengan melawan tagar #GomezOut dengan #JagaGomez. Pasalnya, pelatih asal Argentina itu dianggap masih proses adaptasi dalam membangun tim.

Selain itu, Mario Gomez yang memiliki reputasi yang cukup disegani di Asia ini tentu harus diberikan kesempatan untuk membuktikan di ajang Liga 1 yang akan bergulir tak lama setelah ajang Piala Presiden berakhir.

Hal ini mungkin benar adanya. Sebab, ajang Piala Presiden sendiri merupakan ajang pramusim dimana tujuan ajang ini adalah untuk memulihkan kondisi pemain pasca libur panjang.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dapat dijadikan ajang bagi pelatih untuk menentukan komposisi terbaik timnya. Untuk itulah, maka tak heran banyak pelatih yang berani mengutak-atik skema taktik dan bergonta-ganti daftar starting line up.

Baca juga
Indonesia Gagal Total di Tour de Indonesia 2018

Dalam regulasi Piala Presiden kali ini juga sebuah klub boleh mendaftarkan enam pemain asing. Meski hanya empat pemain yang dibolehkan bertanding dalam satu laga. Namun, hal itu sebagai pertanda bahwa klub dibolehkan untuk mencoba pemain baru dan pelatih tentu menganggap bahwa ajang ini hanya sebatas uji coba.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts mengaku bahwa ia tak terlalu serius di ajang ini. Ia hanya menganggap laga melawan Sriwijaya, PSMS, dan Persib sebagai latihan.

“Turnamen Piala Presiden lebih kepada latihan buat kami. Bukan untuk memenangkan pertandingan, namun lebih kepada mengembangkan, seperti saat kami menggunakan enam pergantian pemain, hal yang tidak dilakukan oleh tim lainnya," ungkap Robert seperti dikutip dari Goal.

Lebih jauh, pelatih asal Belanda tersebut justru mengkritik turnamen ini yang sudah beralih dari esensi sebagai ajang pramusim menjadi ajang yang penuh gengsi.

"Jadi seperti ada kompetisi sebelum kompetisi. Ini tidak bagus untuk pengembangan sepakbola Indonesia," ujar Robert seperti dikutip dari Tribunnews.

Menariknya, ajang Piala Presiden ini menjadi sebuah ajang yang pesakitan bagi pemenangnya. Persib yang menjadi juara di tahun 2016, harus terseok-seok di aiang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 dengan hanya menempati urutan ke-5 di klasemen akhir.

Hal serupa juga dirasakan oleh Arema yang menjadi juara Piala Presiden 2017 lalu. Tim yang bermarkas di Malang itu justru amburadul ketika bermain di Liga 1 dengan hanya menempati posisi ke -9 di klasemen akhir.

Hal ini harus menjadi acuan bahwa jangan sampai ajang pra musim begitu ditanggapi serius sehingga kehabisan bensin ketika liga bergulir.


Baca juga
Bibiano Fernandes Ditantang Martin Nguyen

 

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Viva | Editor: Andi Wahyudi | 31 January 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company