image

Athletic Bilbao, Pemenang Bursa Transfer

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : IBTimes UK | Editor: Dedi Hermawan | 1 February 2018

SPORTKU.COM

Athletic Bilbao dianggap sebagai tim yang selalu sukses mendapatkan keuntungan di setiap musim transfer terjadi, mengapa?

Musim 2017/2018 kali ini dapat dikatakan sebagai musim yang menandai sebuah era baru, terutama dalam kegiatan jual-beli pemain. Pasalnya, harga pemain di pasar saat ini menjadi sangat tinggi dan menyebabkan banyak terjadinya rekor untuk transfer pemain.

Kesuksesan Paris Saint-Germain (PSG) merekrut Neymar dari Barcelona dengan bayaran mencapai 222 juta euro atau Rp3,5 triliun—yang sukses memecahkan rekor pemain termahal di dunia sepanjang masa—itu dianggap membawa efek buruk yang membuat klub-klub lain pun mematok harga tinggi.

Dana sebesar 55 juta euro atau sekitar Rp907 miliar yang digunakan oleh Lazio untuk menebus kepemilikan Hernan Crespo dari Parma pada tahun 2000—yang sempat tercatat sebagai transfer pemain termahal di dunia—itu kini hanya dianggap receh lantaran pemain medioker seperti Oscar saja dihargai oleh Shanghai SIPG seharga 60 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun!

Meski demikian, terjadinya bubble di dunia transfer nampaknya tak mempengaruhi Athletic Bilbao. klub penghuni La Liga itu memang tak banyak ikut andil ketika jendela bursa transfer dibuka. Bahkan, tim berjuluk Los Leones sempat absen dalam perburuan pemain pada dua musim berturut-turut. itu terjadi pada musim 2015/2016 dan 2016/2017 lalu.

Bilbao sendiri dapat dikatakan klub yang paling idealis di muka bumi. Hal tersebut dikarenakan klub tersebut memiliki kebijakan bernama Cantera. Sebuah kebijakan yang mewajibkan klub tersebut hanya dibolehkan dihuni oleh pemain yang berasal atau berdarah Basque.

Basque sendiri merupakan sebuah daerah otonom yang berlokasi di utara Spanyol yang berbatasan dengan Barat Laut Prancis.

Adapun manfaat dari aturan yang diberlakukan sejak tahun 1912 itu membuat Bilbao begitu serius mengembangkan akademinya. Pasalnya, secara otomatis, pemain hasil didikan klub nantinya yang akan menjadi pengganti seniornya di masa depan.

Tak heran, berkat aturan ini, Bilbao terbukti sukses melahirkan banyak talenta berbakat yang berguna bagi Tim Nasional (Timnas) Spanyol.

Baca juga
Selamat Tinggal Gadis Cantik F1

Nama seperti Fernando Llorente, Javi Martinez, Asier del Horno, sampai Yuri Berchiche adalah beberapa contoh alumni Bilbao yang juga sukses berkarir di klub lain.

Nama terbaru yang menjadi alumni dari Bilbao adalah Aymeric Laporte. Pemain berusia 23 tahun itu dibeli oleh Manchester City dengan harga sebesar 65 juta euro atau setara Rp 1,06 triliun. Hal ini sekaligus menjadikan dirinya pemain termahal City dan bek termahal kedua dunia.

Tingginya harga jual Laporte dapat dikatakan membuat Bilbao untung besar. Selain itu, sebagai penggantinya, mereka mendatangkan Inigo Martinez dari Real Sociedad hanya dengan mengeluarkan biaya sebesar 32 juta euro atau sekitar Rp532 miliar.

Meski terkesan murah, namun transfer Martinez itu menjadi pembelian pemain paling mahal sepanjang yang dilakukan oleh Bilbao. Mereka tentu tak asal mendatangkan pemain berusia 26 tahun tersebut. Martinez yang meski pemain Sociedad merupakan pemain yang memiliki darah Basque, sehingga bisa direkrut.

Bicara soal transfer. Kebijakan cantera yang dimiliki oleh Bilbao membuat mereka bersihkeras untuk membuat klausul kontrak setinggi langit kepada pemainnya. Martinez yang baru didatangkan itu memiliki klausul kontrak sebesar80 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun.

Sebelumnya, di musim ini Bilbao juga melakukan perpanjangan kontrak kepada dua pemain andalannya, yakni Kepa Arrizabalaga yang diincar oleh Real Madrid dan Inaki Williams yang dibidik oleh Liverpool. Berkat perpanjangan kontrak kedua pemain—sekaligus menambah klausul kontrak mereka—membuat dua klub tersebut patah hati.

Arrizabalaga yang berposisi sebagai kiper mendatangani kontrak baru yang membuat klausul kontrak yang sebelumnya seharga 20 juta euro membengkak menjadi 80 juta. Begitu juga Williams yang sebelumnya memiliki klausul sebesar 50 juta meroket ke angka 80 juta euro.

Tentunya bila Madrid atau Liverpool benar-benar menginginkan kedua pemain tersebut, maka mereka harus menebusnya dengan harga tersebut. Tentu semata-mata hal ini dilakukan untuk melindungi Bilbao dari derasnya godaan klub-klub lain atas pemain mereka.

Bilbao memang bukanlah klub yang berprestasi, bahkan mereka terakhir menjadi meraih gelar pada musim 2014/2015 dengan memenangkan Piala Super Spanyol. Akan tetapi, mereka dapat dikatakan sebagai tim juara di setiap jendela bursa transfer dibuka, setuju?

Baca juga
Butterfly Effect Aubameyang ke Arsenal

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : IBTimes UK | Editor: Dedi Hermawan | 1 February 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company