image Fernando Torres Huntelaar Juan Cuadrado Cassano Andy Carroll Fernando Torres

Lima Transfer Gagal Musim Dingin

Text : Aga Buge Katiara | Editor: Dedi Hermawan | 2 February 2018

uploads/news/2018/02/lima-transfer-gagal-musim-65736c606f40397.jpg

Lima Transfer Gagal Musim Dingin

transfer-gagal-464245171e7e3f6
transfer-gagal-45525b1f4e870e6
transfer-gagal-77954b2279230ed
transfer-gagal-27402026233e2bb
transfer-gagal-80169d820c1e344
transfer-gagal-464245171e7e3f6
SPORTKU.COM

Membeli pemain baru ternyata harus melihat musimnya. Jika tidak memperhitungkan hal itu bukan tidak mungkin sang pemain gagal dalam berlaga.

Bursa transfer pemain paruh musim resmi ditutup pada 31 Januari 2018. Beberapa klub pun berhasil memperkuat skuad mereka dengan pemain anyar, seperti Barcelona yang kedatangan Philippe Coutinho dan Yerry Mina. Sedangkan Arsenal melepas Alexis Sanchez tapi dapat suntikan dua pemain, Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang. Namun, tahukah Anda jika membeli pemain pada paruh musim memiliki kerugian tersendiri. Penyebabnya tentu pemain yang tidak bisa padu dengan rekan barunya karena tidak mengikuti pra musim lebih dulu.

Berikut ini merupakan lima transfer musim dingin yang gagal:

Antonio Cassano (AS Roma ke Real Madrid, Januari 2006)


transfer-gagal-27402026233e2bb.jpeg

Ketika membela Roma, Cassano merupakan pemain yang sangat menjanjikan. Performanya kala itu bahkan sempat disejajarkan dengan seniornya, Francesco Totti. Hal itu kemudian membuat beberapa klub besar tertarik dengan jasanya. Salah satunya Real Madrid yang akhirnya menebus banderol Cassano sebesar 5 juta euro atau setara Rp 84 miliar. 

Tapi, performa Cassano ternyata tidak sesuai harapan. Ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan karena kalah bersaing dengan Ronaldo dan Raul Gonzales kala itu. Tercatat, ia hanya tampil sebanyak 29 laga dengan sumbangan empat gol sebelum akhirnya dilepas ke Sampdoria.

Baca Juga:
Pebalap Malaysia Gantikan Jonas Folger di MotoGP 2018?

Klaas-Jan Huntelaar (Ajax Amsterdam ke Real Madrid, Januari 2009)


transfer-gagal-45525b1f4e870e6.jpg

Sebelum bergabung dengan Real Madrid, Huntelaar merupakan striker yang sangat tajam. Tercatat, dari 156 laga ia mengemas 112 gol. Namun, semua berbeda ketika ia memutuskan hijrah ke Santiago Bernabeu dengan mahar mencapai Rp453 miliar. Bergabung dengan skuad penuh bintang, Huntelaar tidak mampu menampilkan ketajaman yang sama seperti di Ajax.

Ia pun akhirnya hanya setengah musim membela Los Blancos karena hanya mencetak delapan gol dari 20 pertandingan. Akhirnya, Huntelaar dilepas ke AC Milan dengan harga 15 juta euro.

Juan Cuadrado (Fiorentina ke Chelsea, Februari 2015)


transfer-gagal-77954b2279230ed.jpg

Nama Juan Cuadrado menjadi pemain terburuk di bursa transfer musim dingin usai gagal total bersama Chelsea. Cuadrado yang diboyong dengan banderol Rp454 miliar ternyata tidak sesuai harapan setelah hanya tampil 15 kali dan tidak sekalipun mencetak gol. Pemain asal Kolombia ini akhirnya kembali dikirim ke Fiorentina dengan status pinjaman hanya enam bulan setelah ia bergabung dengan The Blues.

Andy Carroll (Newcastle United ke Liverpool, Januari 2011)


transfer-gagal-80169d820c1e344.jpg

Kepergian Fernando Torres ke Chelsea pada Januari 2011 membuat manajemen Liverpool terlihat terburu-buru mencari pengganti. Pilihan pun akhirnya dijatuhkan kepada Carroll yang saat itu namanya memang sedang mencuat usai membuat 33 gol dari 90 pertandingan. Tetapi, harga yang dikeluarkan The Reds yang mencapai Rp 682 miliar justru tidak sebanding dengan performa pemain bertinggi 193 cm ini. 

Selama 58 pertandingan, Carroll hanya membuat 11 gol yang membuat dirinya harus rela dipinjamkan ke West Ham United sebelum akhirnya dilepas secara permanen pada Juli 2013. 

Fernando Torres (Liverpool ke Chelsea, Januari 2011)


transfer-gagal-464245171e7e3f6.jpg

Nama Fernando Torres memang sempat menjadi idola publik Liverpool berkat ketajamannya di lini depan. Ia berhasil merobek jala lawan sebanyak 81 kali dari 142 laga ketika berseragam The Reds. Faktor itulah yang membuat manajemen Chelsea tak ragu mengeluarkan uang sebesar 50 juta pound atau setara Rp956 miliar. Angka tersebut merupakan nilai fantastis bagi seorang pemain saat itu. 

Tetapi, harga mahal yang keluar dari manajemen The Blues tidak sebanding dengan performa Torres di atas lapangan. Ia pun harus menjalani fase peminjaman ke AC Milan sebelum akhirnya benar-benar dilepas pada Januari 2015 dengan harga yang turun drastis menjadi Rp50 miliar saja.

Baca Juga:
Begini Kenali Ciri Helm Balap

 

Text : Aga Buge Katiara | Editor: Dedi Hermawan | 2 February 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company