image Selfie, Doni Tata salah satu pembalap motor yang mengikuti acara GFNY Bali Ali Adrian (Pembalap Motor)

2 Pebalap Motor Top Ikut Bersaing di GFNY Bali

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 19 February 2018

uploads/news/2018/02/pebalap-motor-bersaing-di-82130e93c5859a4.JPG

Pebalap Motor di GFNY Bali

fun-photo-gfny-92407a444339e24
welcome-dinner-vip-gfny-46822bb4caf2544
SPORTKU.COM

Gran Fondo New York Bali adalah kejuaraan balap sepeda marathon bagi para penggemar road bike.

Tapi Gran Fondo New York (GFNY) Bali rupanya juga diikuti oleh dua pebalap motor top Tanah Air - Doni Tata dan Ali Adrian. Ada apa?

Saat dijumpai SPORTKU.com pada kesempatan yang berbeda, Doni Tata dan Ali Adrian pun blak-blakan soal keikutsertaannya di ajang GFNY Bali.

Bagi Doni Tata, keikutsertaannya di GFNY Bali sebagai liburan sekaligus latihan fisik. Doni mengaku mengikuti GFNY Bali bersama beberapa orang rekannya di komunitas JRCC.

“Kebetulan jadwal kosong dan ada event juga di Bali,” kata Doni.

Bagi Doni sendiri bersepeda dengan road bike bukanlah hal baru. Dia telah bersepeda sejak tahun 2009, saat mengikuti World Super Sport (WSS) di Prancis. Dia pun menjadi salah satu pebalap motor yang menggunakan road bike untuk melatih fisiknya.

“Ya, sepeda adalah salah satu olahraga paling penting buat pebalap ya. Buat endurance (daya tahan) dan untuk menjaga konsentrasi berat badan yang ideal,” kata Doni.

Baca juga:
TIM SCOTT-VELOSOLUTIONS DIDUKUNG PARTNER BARU

Baca juga:
INILAH KUNCI SUKSES PERSIJA JUARA PIALA PRESIDEN 2018

Doni juga mengaku kerap kali berlatih atau bersepeda bersama atlet timnas di Jogja. Hal itu dijadikan Doni sebagai ajang sparing sekaligus menambah pengalaman.

Akan tetapi, pada tahun ini, Doni tidak begitu aktif karena mulai sibuk dengan mengelola sekolah balap yang dikelolanya, Doni Tata Racing School.

Senada dengan Doni, pebalap super sport Ali Adrian mengikuti GFNY Bali untuk berlatih fisik. Selain olahraga, Ali juga mengaku bisa silaturahmi dengan pesepeda lainnya. Dia mengikuti kategori gran fondo, 143km.

Ali sendiri mengaku baru pertama kali mengikuti ajang gran fondo. Tapi, bersepeda dalam jarak jauh bukan hal baru, dimana dia pernah ikut event sejenis, diantaranya tour de Borobudur pada 2017 lalu dan aktif di komunitas road bike Bintaro Loop.

Dalam mengikuti GFNY bali, Ali mengaku tidak melakukan persiapan khsusus.

“Persiapannya sih biasa saja. Sebenarnya kan latihan fisik dan sudah sepedahan terus. Habis sepedaan latihan strength training juga. Setiap harinya memang olahrga,” tegas pebalap yang menunggangi S-Works Tarmac itu.

Bagi Ali, bersepeda memang bukan menjadi menu wajib latihan. Tapi dengan bersepeda, dia bisa berlatih selama 3 sampai 5 jam dengan resiko yang tidak terlalu besar. Selain itu, menurut Ali, posisi riding (berkendara) pun seperti menunggangi motor.

“Naikin cardio lebih bagus (ber) sepeda, dari pada lari,” ungkap pria yang pada 13 April nanti akan berlomba di Aragon, Spanyol, di ajang WSSP 300 itu. 

 Ali Adrian 

welcome-dinner-vip-gfny-46822bb4caf2544.JPG

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Sportku | Editor: Andi Wahyudi | 19 February 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company