image Hachim Mastour (101 Great Goals)

Apa Kabar Hachim Mastour?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sortitoutsi | Editor: Andi Wahyudi | 22 February 2018

uploads/news/2018/02/apa-kabar-hachim-mastour--140119d5a7fb004.jpg

Apa Kabar Hachim Mastour?

hachim-mastour-sortitoutsi--871977299e75450
SPORTKU.COM

Sempat digadang-gadang jadi pemain besar, Hachim Mastour kini seolah-olah menghilang. Dimana dia sekarang?

Bagi penggemar AC Milan, nama Hachim Mastour sempat digadang-gadang menjadi pemain masa depan klub berjuluk Rossoneri tersebut. Bagaimana tidak, di usianya yang saat itu baru menginjak 15 tahun, ia sudah masuk di tim utama meski statusnya masih menjadi pemain cadangan di Serie A musim 2013/2014.

Saat itu, Milan yang dilatih oleh Clarence Seedorf nyaris memasukan Mastour dalam laga terakhir Serie A melawan Sassuolo. Sayang, pemain yang kedua orang tuanya berasal dari Maroko itu gagal menjalani debut.

Meski demikian, menilik usianya yang masih sangat muda saat itu, Mastour tetap diperhitungkan sebagai bagian dari rencana Milan di masa depan. Sampai akhirnya, tiga tahun kemudian, dirinya justru dilepas oleh klub yang menebusnya sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp8,3 miliar dari tim amatir Italia, AC Reggiana.

Populer Berkat Youtube

Meski berlatih bersama AC Reggiana, namun Mastour yang saat itu berusia 13 tahun sukses mencuri perhatian ketika dirinya membela Inter Milan—dengan status pinjaman dari AC Reggiana—di turnamen Ielasi Memorial dimana dirinya sukses mencetak lima gol dalam empat pertandingan, termasuk satu golnya ke gawang AS Roma di final.

Berkat penampilan gemilang Mastour, ia pun mendapatkan tawaran untuk bermain di top klub Eropa seperti Juventus, Barcelona, Real Madrid, sampai Manchester City. Namun, alih-alih dipinang Inter yang sudah memantau pemain tersebut sejak lama, Tim rival mereka, Milan justru yang sukses menyerobot dengan membeli kepemilikan dirinya dari Reggiana pada tahun 2015 di usia 14 tahun.

Tak lama setelah tanda tangan kontrak, Mastour yang dikenal memiliki kebolehan dalam teknik olah bola luar biasa itu membuat produk minuman berenergi meng-endorse dirinya bersama bintang asal Brasil, Neymar untuk adu ketangkasan freestyle.

Cuplikan freestyle yang dilakukan oleh Mastour dan Neymar sendiri ditayangkan di Youtube. Dan ketika tulisan ini dipublikasi pada Kamis (22/2), total sebanyak 9,5 juta orang sudah menyaksikan kebolehan mereka sejak pertama kali dipublikasikan pada 31 Januari 2014.

Tak heran, dengan skill tersebut membuat nama Mastour pun dikenal di dunia. Mastour bahkan menjadi pemain yang sudah tenar meski belum sekalipun debut dalam pertandingan profesional. Meski, dirinya sudah bermain bagi Milan di primavera dan di pertandingan-pertandingan persahabatan pramusim.

Baca juga
Gerry Salim Soal Kiprah di Eropa

Meredup Ketika Dipinjamkan

Akhirnya, demi perkembangan karirnya, Mastour pun dipinjamkan ke Malaga pada musim 2015/2016. Namun kepindahannya ke klub tersebut menjadi semacam awal kehancuran karirnya. Di klub asal Spanyol itu, ia hanya bermain sebanyak satu pertandingan dan dengan hanya durasi lima menit.

Kemudian di musim 2016/2017, Mastour juga tak mendapat tempat di Milan. Ia kembali dipinjamkan. Namun kali ini dirinya bermain di Eredivisie dengan membela PEC Zwolle. Dengan bermain di Belanda yang dikenal sering melahirkan pemain muda berbakat dianggap cocok bagi perkembangan dirinya.

Sayang, lagi-lagi Mastour gagal menunjukan potensi seperti saat di akademi. Ia hanya tampil sebanyak lima pertandingan dengan total waktu sebanyak 150 menit bersama Zwolle. Setelah pinjaman selesai, ia pun dilepas oleh Milan di awal musim 2017/2018.

Kesempatan Kedua?

Hachim Mastour (101 Great Goals)

hachim-mastour-sortitoutsi--871977299e75450.jpg

Pelatih Zwolle, Ron Jans mengatakan bahwa pemain yang mendapatkan satu caps bersama Timnas Maroko itu hanya bermain satu dimensi. Artinya, Mastour memang bagus dalam olah bola, namun kehadirannya di lapangan tak terlalu berarti apa-apa.

“Penjagaan bola dan kecepatan larinya sangat mengesankan. Dia meliuk-liuk dan keluar dari masalah dengan mudah namun ia hanya sedikit membantu dalam penyerangan. Dia hanya ingin bermain di ruang sempit,” kata Jans.

Selain itu, Mastour juga gagal beradaptasi dari pemain primavera menjadi pemain profesional. Gaya bermain dirinya masih dikatakan individualistik, hal yang membuat dirinya kesulitan berkembang ketika berstatus sebagai pemain pro.

Mastour yang di awal musim sempat dilepas oleh Milan, kini kembali berlatih di klub tersebut. Namun, kehadiran dirinya memang tak terpublikasi lantaran tidak diikat secara profesional. Mastour yang kini berusia 19 tahun itu dalam pernyataanya di akun sosial media miliknya mengaku hanya menjalani latihan saja bersama Milan.

"Saya sangat senang bisa kembali ke Milano, karena ini adalah klub tempat saya dibesarkan dan belajar banyak. Saya memiliki hubungan baik dengan para pemain, terutama dengan yang saya tahu sebelumnya, dan mereka memberi saya banyak nasihat bagus,” ungkap Mastour seperti dikutip dari Morocco World New,akhir Januari 2018 lalu.

Meski berstatus sebagai pemain ‘hantu’ di Milan pun memiliki harapan yang tinggi. Ingin bermain di Piala Dunia 2018 bersama Timnas Maroko meski saat ini dirinya tak lagi tampil di kompetisi.

"Saya berharap bisa bermain dengan mereka lagi di Piala Dunia. Saya selalu berbicara dengan Benatia dan Omar El Kaddouri, dan saya menganggap mereka pemain luar biasa," katanya.

Baca juga
De Gea Samai Rekor Van Der Sar

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sortitoutsi | Editor: Andi Wahyudi | 22 February 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company