image Monchi (Tribuna)

Cengiz Under, Idola Baru AS Roma

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Tribuna, as English | Editor: Dedi Hermawan | 2 March 2018

uploads/news/2018/03/cengiz-under-idola-baru-150106f3e7285d3.jpg

Cengiz Under, Idola Baru Roma

cengiz-under-english-as--592631c6d147c80
SPORTKU.COM

Dengan segala kelebihannya, Cengiz Under dirasa layak untuk menjadi idola baru bagi Romanisti di seluruh dunia.

Saat pertama kali datang di Italia, tak ada sambutan meriah yang ditujukan kepada Cengiz oleh Romanisti —sebutan penggemar AS Roma. Berbeda jauh saat mereka menyambut kedatangan Patrik Schick dari Sampdoria yang dilakukan dengan cara meriah, banyak penggemar yang menunggu di bandara untuk sekedar memastikan bahwa pemain asal Republik Ceko itu benar-benar menjadi milik Roma.

Maklum saja, AS Roma dapat dikatakan tengah kehilangan besar di awal musim. Pertama adalah pensiunnya Francesco Totti dan kedua adalah kepergian pemain andalan mereka, Mohamed Salah yang tampil impresif sepanjang musim dengan mencetak total 19 gol.

Kehadiran Schick yang memiliki reputasi yang bagus di musim lalu dianggap sebagai jawaban atas kepergian Totti dan Salah. Sementara Under, banyak yang menyangka bahwa pemain berusia 20 tahun itu hanya akan menjadi cadangan abadi di Roma.

Bahkan, sebenarnya Under sendiri nyaris dipinjamkan oleh Roma ke Chievo Verona. Namun dibatalkan dan belakangan keputusan tersebut dianggap sebagai pilihan tepat mengingat kontribusi pemain yang didatangkan dengan biaya sebesar 13,4 juta euro atau sekitar Rp 212,689 miliar itu justru lebih menonjol ketimbang Schick.

Di awal musim, Under sebenarnya bermain biasa-biasa saja. Ia bahkan jarang tampil penuh dalam sebuah pertandingan. Dalam putaran pertama Serie A iya hanya tampil sebanyak 11 pertandingan dengan total bermain hanya 327 menit, sebuah jumlah yang terbilang sedikit.

Baca juga
Rossi Klaim Belum Mau Pensiun

Adapun yang menyebabkan Under bermain buruk lantaran proses adaptasi yang lama. bahkan ia sempat merasa terasing di Roma.

"Berpindah ke luar negeri adalah kejutan budaya yang nyata.Ada lebih banyak keterlibatan daripada yang pernah saya bayangkan. Saya pindah ke luar negeri sendirian dan meninggalkan keluarga saya, tidak mengenal seseorang atau bisa berkomunikasi dengan siapapun. Aku tidak bisa berbicara dengan siapa pun. Saya tidak bisa mengatakan betapa frustrasinya itu. Saya tidak memikirkan hal-hal ini sebelumnya," kata Under seperti dikutip dari Guardian.

Namun, Roma seolah punya cara untuk membangkitkan mental Under. Mereka menyediakan penerjemah dan dukungan dari legenda klub, Francesco Totti yang menurutnya membuat dirinya merasa dibutuhkan di tim.

"Dia adalah legenda, sebuah inspirasi. Setelah Totti menyambut saya ke Roma pada hari pertama saya di sini memang sulit untuk dijelaskan. Saya bahkan tidak bisa mengatakan betapa senangnya saya. Saya merasa seperti penggemar yang bertemu dengan seorang idola, dia memiliki efek itu. Saya bahkan bertanya apakah kita bisa berfoto bersama, yang saya upload langsung ke Instagram. Totti adalah sesuatu yang lain, dia mewakili sesuatu yang lebih dari sekedar sepak bola. Di dalam dan di luar lapangan dia adalah legenda. Dia adalah nama yang identik dengan Roma. Tidak mungkin tidak merasakan koneksi ke klub saat Anda memasuki sesi latihan pertama dan disambut oleh Totti,” katanya.

Benar saja, memasuki putaran kedua, Under seolah-olah kembali menemukan sentuhannya. Gaya bermainnya yang mengandalkan kecepatan dan tusukan saat mengiring bola menjadi senjata mematikan bagi Roma.

Puncaknya, di bulan Februari lalu, Under sukses mengejutkan tak hanya penggemar Roma, bahkan dunia lantaran ia sukses mencetak lima gol dan satu assist dalam lima pertandingan.


Salah satu gol yang Under ciptakan di ajang Liga Champions ke gawang Shakhtar Donetsk pun mencatatkan sejarah baru bagi dirinya dan klub. Pertama ia sukses mencetak gol di laga debutnya dan kedua namanya tercatat sebagai pencetak gol termuda kedua Roma sepanjang sejarah Liga Champions alias cuma kalah dari Antonio Cassano.


Kejelian Monchi dalam Mendatangkan Pemain Berbakat

Monchi (Tribuna)
cengiz-under-english-as--592631c6d147c80.jpg

Roma sendiri harus berterima kasih kepada Monchi, pria asal Spanyol yang ditunjuk sebagai Direktur Olahraga di awal musim lalu itu merupakan sosok di balik kesuksesan klub mendatangkan Under dengan harga yang relatif murah.

Penampilan Under di Liga Turki bersama Basaksehir nampak luput dari pantauan tim lain. Padahal kontribusi 9 gol dari 32 pertandingan dan sukses membawa klub tersebut keluar sebagai runner up liga cukup menjadi modal bagi Monchi untuk meyakinkan manajemen untuk merekrut pemain yang dianggap berasal dari tempat antah berantah.

Monchi sendiri sebelumnya dikenal memiliki mata elang lantaran sangat jeli dalam merekrut pemain bintang dengan harga murah saat menjabat sebagai Direktur Olahraga di kesebelasan Sevilla.

Nama-nama seperti Sergio Ramos, Jesus Navas, Alberto Moreno, Luis Alberto, Dani Alves, Julio Baptista, Seydo keita, Ivan rakitic, sampai Jose Antonio Reyes adalah contoh kejelian Monchi dalam menemukan talenta berbakat dan membuat Sevilla menjadi tim yang tak hanya disegani di La Liga tapi juga di Eropa.

Kehilangan Totti dan Salah di awal musim memang menyakitkan, namun kehadiran Under dengan segala kelebihan yang dimiliki pun seolah menjadi obat pelipur lara. Bila tetap tunjukan konsistensi, bukan tidak mungkin dirinya bisa menjadi idola baru sekaligus menjadi pemain ikonik bari Roma di masa depan.

Baca juga
IMI Agendakan Workshop Tahunan

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Tribuna, as English | Editor: Dedi Hermawan | 2 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company