image

Siapa Kiper Inggris di Piala Dunia 2018 Mendatang?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Guardian Nigeria | Editor: Dedi Hermawan | 5 March 2018

SPORTKU.COM

Seolah-olah menjadi penyakit menahun ketika Inggris dihadapkan turnamen besar, mereka selalu kesulitan mencari kiper.

Menjelang putaran final Piala Dunia 2018, Timnas Inggris saat ini tengah kebingungan untuk mencari kiper yang akan mereka bawa ke Rusia pada Juni mendatang. Pasalnya, ada banyak faktor yang membuat The Three Lions kesulitan mendapatkan nama yang pantas mewakili negara di turnamen empat tahunan tersebut.

Bermula dari memburuknya penampilan kiper utama Inggris, Joe Hart bersama West Ham United musim ini. Padahal didatangkan dari Manchester City di awal musim dengan didapuk sebagai kiper utama setelah tampil gemilang di masa peminjaman di Torino musim lalu.

Sayang, Hart tidak menunjukkan performa seperti saat membela City dan Torino. Akhirnya, pemain bernomor punggung 25 itu tak lagi diturunkan oleh tim asal London tersebut sejak Desember 2017 lalu.

Kebobolan 33 gol dari 18 pertandingan tentu membuat David Moyes selaku manajer West Ham pun tak ingin mengambil risiko untuk tetap memainkan Hart. Apalagi posisi klub saat ini masih terancam lantaran dekat dengan zona degradasi.

Dicadangkannya Hart oleh Moyes sendiri mendapatkan perhatian dari mantan kiper Timnas Inggris, David Seaman. Menurutnya, kondisi Hart seperti itu membuat Inggris berada dalam bencana, terlebih Piala Dunia hanya tinggal tiga bulan lagi.

"Ini adalah masalah. Dan itu akan menjadi masalah apalagi semakin dia tidak bermain,” kata Seaman seperti dikutip dari Daily Mail.

Pasalnya, Hart dianggap lebih pengalaman ketimbang kiper Inggris lainnya. Dan bila posisinya digantikan, terutama saat di event besar dan beban pertandingan yang berat, maka hal tersebut bisa menjadi bencana.

Seaman mencontohkan dengan tragedi kegagalan Inggris tak lolos ke putaran final Piala Eropa (EURO) 2008 dimana Scott Carson, kiper cadangan yang dipromosikan menjadi kiper utama membuat blunder yang menyebabkan negara mereka hanya menjadi penonton saat itu.

"Harus selalu berhati-hati. Anda melihat apa yang terjadi pada Scott Carson. Ketika dia masuk untuk debutnya, debutnya di Inggris, dalam pertandingan besar itu, dia melakukan kesalahan dalam lima menit pertamanya dan hasilnya berlanjut. Anda harus selalu berhati-hati terhadap hal itu,” katanya.

Sementara pemain yang biasanya didaulat menjadi kiper cadangan Hart di Inggris adalah Fraser Forster. Sayang, di musim ini, nasibnya juga mirip dengan Hart. Forster dicadangkan oleh klubnya kendati di awal musim sempat menjadi pemain andalan.

Baca juga
5 Sirkuit Permanen Indonesia

Forster juga sudah tak lagi membela Southampton sejak Januari 2018 lalu. Posisinya di ambi alih oleh Alex McCarthy, kiper yang juga berkebangsaan Inggris.

Sementara, bila menilik dari sisi pengalaman, kiper Inggris yang memiliki syarat tersebut adalah Tom Heaton. Sayang kiper berusia 31 tahun itu nampaknya sudah dipastikan tidak akan masuk dalam skuat timnas.

Hal itu terjadi lantaran kiper andalan Burnley itu cedera cukup parah dan membuat dirinya harus absen sejak September 2017 silam atau nyaris sejauh musim ini dirinya belum merumput. Dengan level fitness yang rendah, tentu dirinya akan sulit tampil dengan performa terbaik.

Harapan di Dua Kiper Muda Inggris

Meski tiga kiper yang berpengalaman tengah menghadapi masalah rumit atas karirnya, namun secercah harapan bagi Timnas Inggris nampaknya mulai terjawab. Hal tersebut hadir dalam dua sosok kiper muda, yakni Nick Pope dan Jordan Pickford.

Pope misalnya, cederanya Heaton menjadi berkah baginya. Ia dinaikkan menjadi kiper utama Burnley dan sukses menunjukan penampilan cemerlang dengan catatan 10 cleansheet dalam 26 pertandingan di Liga Primer Inggris.

Bahkan penyerang Burnley, Ashley Barnes mengatakan bahwa Pope merupakan komponen peting bagi tim mereka yang di musim ini tampil luar biasa dengan masuk dalam 10 besar di Liga Primer Inggris. Ia bahkan menginginkan agar rekannya itu bisa tampil di Piala Dunia 2018 mendatang.

"Ya, 100 persen. Nick Pope telah menjadi pemain penting kami musim ini. Dia pantas berada di tingkat berikutnya,” kata Barnes seperti dikutip dari Sportkeeda.

Sementara, Pickford juga tak kalah mengesankan. Di awal musim, ia menancapkan reputasi sebagai kiper termahal Inggris usai Everton memboyongnya dari Sunderland dengan mahar sebesar 30 juta poundsterling atau sekitar Rp508 miliar.

Bersama Everton, Pickford tak tergantikan. Hal ini pun membuat dirinya menjadi bakal calon terkuat dibawa oleh Gareth Southgate. Tak hanya dibawa, tapi juga didapuk menjadi kiper utama meski ia baru menjalani caps sebanyak satu pertandingan.

Keputusan ini didasari lantaran Pickford merupakan kiper Inggris yang saat ini bermain di klub besar dan memiliki banyak level pengalaman di timnas level junior.

Inggris sendiri dijadwalkan akan ada empat pertandingan uji coba sebelum bermain di Piala Dunia 2018 mendatang. Dari situ mungkin akan terlihat kiper mana yang akan dijadikan sebagai pilihan bagi Inggris di turnamen empat tahunan tersebut.

Prediksi Tiga Kiper Timnas Inggris di Piala Dunia 2018
Joe Hart
Nick Pope
Jordan Pickford

Baca juga
Umbrella Girl Penakluk Hati Pebalap

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Guardian Nigeria | Editor: Dedi Hermawan | 5 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company