image Neymar (Wikipedia) Neymar dan Mbappe (Squawka) Madrid vs PSG (PSG Talk)

Liga Champions Bukan Hanya Soal Uang PSG

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Dedi Hermawan | 10 March 2018

uploads/news/2018/03/liga-champions-bukan-soal-5576870abe74bbd.jpg

Liga Champions Bukan Soal Uang

psg-16680186612d6aa
psg-8805815d24480fd
psg-556962b702791d1
SPORTKU.COM

Kekuatan uang saat ini memang membuat klub bisa meraih prestasi instan. Tetapi, hal itu tidak berlaku untuk Paris Saint-Germain (PSG).

Sejak diakuisisi oleh sebuah konsorsium asal Qatar bernama Qatar Sports Investments, (QSI), PSG memang menjelma menjadi kekuatan yang menakutkan di Eropa. Bagaimana tidak, sejak pihak QSI mengambil alih dari 2011 hingga musim panas 2017 lalu mereka sudah mengeluarkan 703 juta euro atau setara 11 triliun rupiah.

Uang dalam jumlah sangat besar tersebut berhasil mendaratkan pemain top seperti Marco Verratti, Thiago Motta, Zlatan Ibrahimovic, Angel Di Maria, serta Edinson Cavani. Memang membeli pemain berkualitas mereka mampu mendaratkan 16 trofi domestik ke lemari Parc des Princes. 

Jika dikompetisi domestik PSG berhasil merajalela tidak demikian di Eropa. Sejak kepemimpinan Nasser Al-Khelaifi prestasi terbaik mereka hanya mencapai perempat final. Prestasi itu bahkan belum bisa melampaui musim 2003/2004 saat mereka melaju hingga semifinal.

Untuk meraih Liga Champions PSG akhirnya memboyong Neymar (Wikimedia)

psg-16680186612d6aa.jpg

Berbagai cara pun dilakukan oleh manajemen PSG untuk berprestasi di Eropa, tapi hasilnya tetap nihil. Musim lalu, prestasi mereka hanya mentok di 16 besar usai dipermalukan Barcelona dengan agregat 5-6. Padahal di leg pertama mereka sukses menang meyakinkan empat gol tanpa balas.

Tetapi di leg kedua, mereka tidak bisa menggoyahkan keperkasaan Blaugrana yang bermain luar biasa di kandang sendiri. Penasaran dengan trofi Eropa, manajemen memutuskan menjebol kas mereka untuk memboyong bintang Barcelona, Neymar Jr. 

Tidak main-main, mereka rela mengeluarkan uang hingga 222 juta euro untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Brasil tersebut. Belum berhenti sampai di situ. Mereka kembali mengeluarkan gebrakan dengan merekrut bintang muda, Kylian Mbappe.

Saat ini, Mbappe memang masih berstatus pinjaman, tapi pada Juni nanti jika mereka mempermanenkan statusnya bisa dipastikan uang sebesar 180 juta euro harus mereka berikan kepada AS Monaco. Namun, apa yang menimpa mereka beberapa hari lalu sungguh menyedihkan karena kembali tersingkir dari Liga Champions.

Baca Juga:
5 Fakta Casey Stoner, Nomer 5 Bikin Iri

 Tidak cukup Neymar, mereka juga memboyong bintang muda, Kylian Mbappe (Squawka)

psg-8805815d24480fd.jpg

Kali ini, mereka harus mengakui keunggulan raksasa Spanyol, Real Madrid dengan agregat 2-5. Memang di leg kedua, Neymar tidak bisa bermain akibat cedera. Tapi jelas, hilangnya Neymar tidak bisa dijadikan alasan kuat karena mereka masih punya skuad yang sangat dalam.

Tentunya hal ini menjadi ironi tersendiri bagi PSG yang sudah menghabiskan ratusan juta euro membeli pemain demi trofi Eropa. Kekecewaan besar pun diamini oleh sang Presiden Al-Khelaifi. Meski ia masih bersikap tenang, diprediksi di musim panas nanti ada perombakan pada pelatih mereka sekarang, Unai Emery atau bahkan merekrut pemain bintang lainnya.

Memang jika membicarakan Liga Champions, uang tidak bisa dijadikan faktor utama kesuksesan instan. Bisa dilihat pada Manchester City yang selalu kesulitan karena tidak punya sejarah kuat di kejuaraan ini. Prestasi paling tinggi mereka hanyalah semifinal pada 2015/2016 lalu.

Tentu saja ini bisa dijadikan pelajaran bagi klub yang kaya karena sejarah tidak bisa dibeli dengan mudah. Bisa dilihat klub seperti Barcelona atau Real Madrid yang sebelumnya memang sudah punya sejarah panjang di Eropa.  

Namun datangnya pemain bintang tidak bisa membuat mereka menyingkirkan Real Madrid (PSG Talk)

psg-556962b702791d1.jpg

Membeli pemain jadi memang menjadi salah satu opsi membeli prestasi secara instan meski tidak semuanya berhasil. Dibutuhkan waktu cukup lama untuk membangun sebuah tim yang solid dan kaya akan pengalaman, tidak hanya menggunakan uang semata. Jadi, sekarang bisa dikatakan bahwa Liga Champions bukan hanya soal uang PSG...

Baca Juga:
FDR Tergiur Indoclub Championship 2018

Baca Juga:
5 Pesepakbola Yang Meninggal Dunia di Usia Emas

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Dedi Hermawan | 10 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company