Era Emas Kiper Asia Tenggara

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 13 March 2018

Era Emas Kiper Asia Tenggara

SPORTKU.COM

Kini setidaknya ada dua kiper asal Asia Tenggara yang bermain di klub Eropa. Era emas kiper asal Asia Tenggara kah?

Bulan Februari lalu bisa dikatakan merupakan bulan berkabung bagi sepak bola Malaysia. Hal tersebut terjadi lantaran Chow Chee Keong, mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Malaysia itu wafat pada 21 Februari 2018 lalu di usia 69 tahun karena menderita kanker.

Saat masih aktif bermain sebagai pesepak bola, Chee Keong memiliki julukan Pedang Gila. Julukan pedang biasanya diberikan kepada penyerang yang tajam, namun dirinya yang sebagai kiper justru mendapatkan julukan tersebut karena ketangkasannya dalam mempertahankan gawang dari bola lawan.

Tak heran, Chow Chee Keong menjadi pionir pemain asal Malaysia yang berkiprah di luar negeri. Ia pernah bermain di Inggris bersama kesebelasan Bedford Town. Namun pria bertinggi badan 180 cm itu baru menemui populatirasnya saat bermain di Liga Hong Kong.

Saat itu, Chee Keong mendapatkan bayaran selangit. Dilansir dari South China Morning Post, ia mendapatkan bayaran lebih tinggi dari pemain asing seperti Derek Currie dan Walter Gerrad—dua pemain asal Inggris yang populer di Hong Kong saat itu.

Di South China, Chee Keong mendapatkan bayaran 7000 dolar Hong Kong per bulan saat itu. Bersama klub tersebut dirinya sukses memenangkan banyak gelar baik tim maupun individual. Tak heran namanya tercatat sebanyak lima kali terpilih menjadi kiper terbaik Asia oleh AFC.

Rekor lainnya yang dibuat oleh Chee Keong adalah soal dirinya yang sudah memperkuat Malaysia sejak 15 tahun. Selain itu, dirinya juga merupakan pemain yang tampil bagi Malaysia di ajang Olimpiade Muenchen 1972.

Kepergian Chee Keong sendiri pun seperti membuka diskusi tentang kiper asal Asia Tenggara yang bisa menyamai prestasinya di masa depan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut setidaknya saat ini sudah ada dua kiper yang dianggap memiliki potensi untuk menyamai raihan pemain Legenda Malaysia itu.

Baca juga
Lima Nomor Punggung yang Dipensiunkan

Chow Chee Keong (yahoo)
kawin-thamsatchanan-and-neil-625191220012341.jpg

Adapun dua nama yang dimaksud adalah Kawin Thamsatchanan dan Neil Etheridge. Keduanya merupakan kiper asal Asia Tenggara yang bermain di Eropa. Kawin sejak awal tahun 2018 bergabung bersama OH Leuven, tim Divisi Kedua Liga Belgia dan Etheridge yang membela kesebelasan Cardiff City, tim asal Wales yang bermain di Divis Championship Inggris.

Kawin yang sudah menjadi punggawa Timnas Thailand sejak usia belia sukses menjadi pemain asal Thailand pertama yang bermain di Belgia. Dilansir dari dari Transfermarkt, ia sudah tampil sebanyak dua pertandingan.

Meski belum banyak dipercaya sebagai kiper utama OH Leuven, namun Kawin layak diapresiasi. Hal tersebut menandakan bahwa ia sudah dipercaya tim Eropa untuk menunjukan penampilannya setelah menjadi kiper yang sukses di wilayah Asia Tenggara.

Kawin sendiri merupakan kunci dari kuatnya pertahanan Thailand. Ia yang sudah tampil sebanyak 61 pertandingan sukses mengantarkan negaranya itu juara Piala AFF sebanyak dua kali dan Sea Games sekali.

Sementara, prestasi Etheridge lebih hebat lagi. Kiper naturalisasi Filipina itu kini menjadi buah bibir di Wales. Pasalnya, penampilan yang memikat bersama Cardiff dianggap menjadi kunci mereka saat ini berada di posisis kedua di klasemen sementara Divisi Championship—kasta kedua Liga Inggris.

Dikutip dari Transfermarkt, Etheridge berhasil melakukan cleansheet sebanyak 16 pertandingan dari 35 laga bersama Cardiff. Hal ini pun semakin mengikis rasa sanksi kepada kiper asal Asia Tenggara yang ternyata bisa bersaing di level tertinggi.

Bukan tidak mungkin, bila Etheridge dan Cardiff konsisten dan meraih promosi, keduanya akan mencatat sejarah sebagai orang Asia Tenggara pertama yang bermain di Liga Primer Inggris.

Chee Keong mungkin telah pergi, namun penggantinya sudah lahir. Keraguan muncul mungkin hanya lantaran kedua kiper tersebut bukanlah kiper asal Malaysia. Namun yang pasti saat ini adalah era emas dari kiper Asia Tenggara dimulai.

Baca juga
Jawaban Kapan Rossi Akan Pensiun

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 13 March 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Fakhri: Lawan Vietnam Seperti Latihan

Fakhri: Lawan Vietnam Seperti Latihan

FOOTBALL
Mourinho Semprot Pemain MU

Mourinho Semprot Pemain MU

FOOTBALL
Demi Gengsi, Persib Harus Menang

Demi Gengsi, Persib Harus Menang

FOOTBALL
Kontraknya Segera Berakhir, Valverde Santai

Kontraknya Segera Berakhir, Valverde Santai

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company